Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Pengajaran Metode Bilingual Pada Perkembangan Bahasa Inggris Anak Usia 3-4 Tahun Studi Kasus Dikelas Kelompok Bermain PAUD HappyFeet Tulungagung MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 3 No 01 (2023): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya, Implementasi nilai-nilai Pancasila pada Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Menengah Pertama memiliki tujuan untuk membentuk karakter siswa yang kuat, memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan. Melalui pembelajaran yang berbasis nilai-nilai Pancasila, siswa diharapkan dapat memahami makna dari setiap nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif
Penerapan Metode Bercerita Untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Anak Kelompok A Di RA Raden Fatah Podorejo Sumbergempol Tulungagung MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 3 No 02 (2023): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan suatu proses usaha sadar yang dilakukan oleh individu untuk suatu perubahan. Belajar tidak hanya memetakan pengetahuan atau informasi yang disampaikan, namun bagaimana melibatkan individu secara aktif dan membuat atau merevisi hasil belajar yang diterimanya menjadi suatu pengalaman yang bermanfaat bagi pribadinya. Pendidikan agama Islam merupakan proses pembentukan individu berdasarkan ajaran Islam., Mengingat pembelajaran agama itu sangat penting untuk perkembangan moral dan religius bangsa, apalagi di era globalisasi dengan maraknya budaya asing baik yang positif mauoun negatif, maka diperlukan suatu fondasi yang kokoh untuk memperkuat keimanan
Peran Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Tahsin Al-Qur'an bagi Anak Usia Dini di MI MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 3 No 02 (2023): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya, Implementasi nilai-nilai Pancasila pada Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Menengah Pertama memiliki tujuan untuk membentuk karakter siswa yang kuat, memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan. Melalui pembelajaran yang berbasis nilai-nilai Pancasila, siswa diharapkan dapat memahami makna dari setiap nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di Internasional Darul Akhwan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1.Kurikulum Merdeka dengan fokus pada nilai-nilai Pancasila dapat membantu mengembangkan karakter siswa yang kuat dan menjadikan mereka sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa Pancasila dan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.2.Variasi dan fleksibilitas: Rencana pembelajaran harus mencakup variasi kegiatan pembelajaran yang menarik dan fleksibel. Variasi kegiatan dapat membantu meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam belajar.Pemanfaatan teknologi: Dalam membuat rencana pembelajaran, guru juga harus mempertimbangkan pemanfaatan teknologi pendidikan yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa.3.Membuat kerangka kurikulum: Guru harus membuat kerangka kurikulum sebagai acuan dalam mengembangkan bahan ajar. Kerangka kurikulum harus mencakup kompetensi, standar pembelajaran, serta indikator pencapaian. Mengumpulkan dan memilih materi: Guru harus mengumpulkan dan memilih materi yang relevan dan sesuai dengan tujuan dan kerangka kurikulum yang telah ditetapkan..
ANALISIS KEBERAGAMAN DAN UPAYA PEMANFAATAN PANTAI SINE SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN USAHA MASYARAKAT PESISIR PANTAI MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 4 No 01 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai sine merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Keberagaman pariwisata Pantai Sine memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung dan menjadi salah satu dari sekian banyak sektor pariwisata yang diunggulkan di Kabupaaten Tulungagung. Kekayaan alam berupa laut dan cakupan wilayah yang cukup luas memiliki peranan penting untuk perkembangan ekonomi masyarakat di sekitar pesisir pantai Sine melalui pemanfaatan sumber daya alam di Pantai Sine sebagai bentuk pengembangan usaha masayarakat. Dalam proses pengembangananya diperlukan strategi yang tepat dari berbagai pihak agar dapat berkembang dan meningkatkan kunjungan bagi para wisatawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yang mana penelitian deskriptif ini mengilustrasikan masalah pada suatu kondisi, serta cara menghadapi situasi tersebut, dan bagaimana menghubungkan antara kegiatan, serta bagaimana proses yang sedang dijalankan.sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi untuk menggali informasi terkait dengan penelitian yang dilakukan. Kata kunci : Keberagaman, Pantai Sinne, Pemanfaatan, Pengembangan Usaha
Dampak Kekerasan Orang tua Terhadap Psikologis Anak MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kekerasan terhadap seorang anak merupakan salah satu kasus yang paling dominan dan banyak dijumpai kapanpun, dimanapun, hampir disetiap tempat di seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini menjadi sangat ironis, mengingat anak yang- notabene generasi penerus bangsa, seharusnya mendapatkan kasih sayang orangtua, bimbingan serta pendidikan yang penuh cinta kasih. Metodologi Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi terlbat, wawancara mendalam dan studi dokumentasi sedangkan analisis penelitian yang digunakan melalui analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dampak dari kekerasan orang tua terhadap anak yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah kekerasan secara psikologis. Kekerasan psikologis adalah kekerasan yang dilakukan oleh pelaku terhadap mental korban dengan cara membentak, menyumpah, mengancam, merendahkan,: memerintah, melecehkan, menguntit, dan memata-matai, atau tindakan-tindakan lain yang menimbulkan rasa takut (termasuk yang diarahkan kepada orang-orang dekat korban, misalnya keluarga, anak, suami, teman, atau orangtua).Tindak kekerasanpsikologis yang dialami oleh anak didik ternyata belum berakhir. Dalam kenyataan masih banyak kita lihatadanya bentakan, ejekan dan bahkan hukuman yang diberikan oleh para pendidik terhadap anak didik yang melakukan pelanggaran tata tertib. Dampak lainnya dari kasus kekerasan terhadap anak yaitu terhambatnya perkembangan psikologis anak baik itu secara kognitif, afektif maupun psikomotor.
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Perilaku Sosial MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 5 No 03 (2024): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Technology develops very quickly so that it has a significant impact on society. In the process of its development, technology has positive and negative impacts on society. Technological developments also affect patterns of human behavior. Technology is a tool that can facilitate solving problems in everyday human life. Human life can be helped by technology that is used wisely, but it will cause humans to experience various problems if it is not used according to its function. Technology facilitates human activities by meeting the needs they need for their survival. Technological developments can change social interaction to be more open. Moral degradation can occur due to technological developments that are not filtered and make the morale of the nation's next generation worse off. Various efforts can be made to address the impacts that occur due to technology that continues to develop. The use of technology in a positive direction is one of the efforts that can be made in reducing the negative impact of technology. Keywords: Impact, Technological Development, Social Behavior
Pengaruh Kemajuan Teknologi Terhadap Perilaku Sosial MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 6 No 01 (2025): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technology develops very quickly so that it has a significant impact on society. In the process of its development, technology has positive and negative impacts on society. Technological developments also affect patterns of human behavior. Technology is a tool that can facilitate solving problems in everyday human life. Human life can be helped by technology that is used wisely, but it will cause humans to experience various problems if it is not used according to its function. Technology facilitates human activities by meeting the needs they need for their survival. Technological developments can change social interaction to be more open. Moral degradation can occur due to technological developments that are not filtered and make the morale of the nation's next generation worse off. Various efforts can be made to address the impacts that occur due to technology that continues to develop. The use of technology in a positive direction is one of the efforts that can be made in reducing the negative impact of technology. Keywords: Impact, Technological Development, Social Behavior
MELATIH KEMAMPUAN MOTORIK DAN KOGNITIF PADA PERKEMBANGAN ANAK MASA PRASEKOLAH MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 6 No 02 (2025): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v6i02.1492

Abstract

Abstrak Perkembangan fisik motorik anak adalah aspek penting dalam memahami tahapan pertumbuhan dan perkembangan mereka, khususnya pada masa prasekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perkembangan fisik motorik anak serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, dengan fokus pada konteks latihan kemampuan motorik dan kognitif pada anak masa prasekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur dari berbagai sumber terpercaya yang membahas tentang perkembangan fisik motorik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan fisik motorik anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan fisik, stimulasi sensorik, dan faktor genetik. Pembahasan hasil penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya memperhatikan perkembangan fisik motorik anak dalam proses pendidikan dan perawatan anak masa prasekolah. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan fisik motorik anak serta keterkaitannya dengan perkembangan kognitif, pendekatan holistik dalam melatih kemampuan motorik dan kognitif pada anak masa prasekolah dapat memberikan dasar yang kuat bagi perkembangan optimal mereka. Kata Kunci : Prasekolah; Perkembangan anak; Kemampuan motorik; Kemampuan kognitif
Integrasi Nilai-Nilai Karakter dalam Kegiatan Rutin Anak Usia Dini di TK Islam Terpadu MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 6 No 3 (2025): Al-Athfal: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan landasan penting dalam pembentukan kepribadian anak yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai karakter diintegrasikan dalam kegiatan rutin di TK Islam Terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi di dua TK Islam Terpadu di Kabupaten Nganjuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan rutin seperti doa pagi, antre, makan bersama, dan shalat berjamaah merupakan media efektif dalam menanamkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Peran guru sangat menentukan dalam membimbing dan menjadi teladan karakter yang diharapkan. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan nilai-nilai karakter dapat dilakukan secara konsisten melalui kegiatan rutin yang terstruktur dan sesuai dengan konteks keislaman anak usia dini. Kata kunci: nilai karakter, kegiatan rutin, anak usia dini, TK Islam Terpadu
Peran Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Tahsin Al-Qur'an bagi Anak Usia Dini di MI MIFTAH KUSUMA DEWI
Bahasa Indonesia Vol 3 No 02 (2023): Al-Athfal:Pendidikan Anak Usi Dini
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/al-athfal.v3i02.888

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya, Implementasi nilai-nilai Pancasila pada Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Menengah Pertama memiliki tujuan untuk membentuk karakter siswa yang kuat, memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan. Melalui pembelajaran yang berbasis nilai-nilai Pancasila, siswa diharapkan dapat memahami makna dari setiap nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di Internasional Darul Akhwan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1.Kurikulum Merdeka dengan fokus pada nilai-nilai Pancasila dapat membantu mengembangkan karakter siswa yang kuat dan menjadikan mereka sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa Pancasila dan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.2.Variasi dan fleksibilitas: Rencana pembelajaran harus mencakup variasi kegiatan pembelajaran yang menarik dan fleksibel. Variasi kegiatan dapat membantu meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam belajar.Pemanfaatan teknologi: Dalam membuat rencana pembelajaran, guru juga harus mempertimbangkan pemanfaatan teknologi pendidikan yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa.3.Membuat kerangka kurikulum: Guru harus membuat kerangka kurikulum sebagai acuan dalam mengembangkan bahan ajar. Kerangka kurikulum harus mencakup kompetensi, standar pembelajaran, serta indikator pencapaian. Mengumpulkan dan memilih materi: Guru harus mengumpulkan dan memilih materi yang relevan dan sesuai dengan tujuan dan kerangka kurikulum yang telah ditetapkan..