Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Digital Marketing Model Uses Social Media to Get Out Of The Economic Crisis Caused By Covid 19 Putra, Saiful Aminudin Al Kusuma; Sucipto, Beni; Rachmadana, Satria Lintang
Journal of Economics Education and Entrepreneurship Vol 3, No 1 (2022): JEE, April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jee.v3i1.5032

Abstract

The phenomenon of covid-19 has not been completed because the virus continues to mutate from the alpha, delta, gamma to Omicron variants, this variant is more virulent and quickly spreads than the previous variant. The impact is still being felt today. This study aims to investigate how SMEs can deal with crises and the strategies they have used to maintain their business, to prepare SMEs for future crises. The population in this study are SMEs who are members of the Institute for Modern Creative Industries (LIKM). The sampling technique used purposive sampling technique with 6 sources. This research is a type of qualitative research with a case study approach. The type of case study used is a collective or multiple case study. This study uses primary data. Data collection techniques used in this study were interviews and observation. The data analysis technique used is the spiral model technique. The results of this study, so that SMEs can survive the strategy used is to increase advertising and promotion through social media. Marketing using social media clearly has a very high effectiveness and contributes to sales volume. The marketing model found shows that the higher the understanding of business actors on the potential of digital marketing using social media, the more precise they will be in choosing a marketing model using social media
The Influence of Tax Sanctions and Tax Rates on Perceptions of Tax Evade Agency with Tax Information Technology as a Moderation Variable in KPP Pratama Jombang Pramiana, Omi; Nabila, Fikrotun; Sucipto, Beni
Journal of Culture Accounting and Auditing Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jcaa.v3i2.9010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sanksi pajak dan tarif pajak terhadap persepsi penggelapan pajak badan dengan teknologi informasi sebagai variabel moderasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak badan yang terdaftar dan telah melakukan kewajiban perpajakannya di KPP Pratama Jombang masa pajak tahun 2022. Metode pemilihan sampel yang digunakan dengan menggunakan rumus Slovin dan diperoleh 100 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sanksi pajak berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap persepsi penggelapan pajak badan, tarif pajak berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi penggelapan pajak badan, teknologi informasi tidak dapat memoderasi atau memperlemah pengaruh variabel sanksi pajak terhadap variabel persepsi penggelapan pajak badan, dan teknologi informasi dapat memoderasi atau memperkuat pengaruh variabel tarif pajak terhadap variabel persepsi penggelapan pajak badan.
Pemberdayaan Bumdes Maju Makmur Melalui Pendampingan Administratif Untuk Mewujudkan Good Governance Di Desa Mojokrapak Sucipto, Beni; Susilo, Dwi Ermayanti; Nurianah, Nurianah; Arrahima, Irea
AKSIME : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/aksime.v3i1.8735

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes Maju Makmur) melalui pendampingan administratif guna mewujudkan prinsip good governance di Desa Mojokrapak. Permasalahan utama yang dihadapi BUMDes Maju Makmur meliputi rendahnya pemahaman pengelola terhadap administrasi kelembagaan, pencatatan keuangan yang belum tertib, serta belum optimalnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan intensif dalam penyusunan dokumen administrasi seperti laporan keuangan, buku kas, dan arsip kelembagaan. Selain itu, dilakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur tingkat pemahaman dan implementasi hasil pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengelola BUMDes Maju Makmur dalam menyusun administrasi yang sistematis dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Hal ini ditandai dengan tersusunnya dokumen administrasi yang lebih rapi, transparan, dan mudah diakses oleh pihak terkait. Dengan demikian, pendampingan administratif ini berkontribusi dalam memperkuat tata kelola BUMDes Maju Makmur yang profesional dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi pada desa lain dengan permasalahan serupa.
Micro-Resilience Fund: Model Tata Kelola Permodalan Berbasis Pkk Untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Banjir Dan Angin Kencang Di Desa Mojokrapak - Jombang Arrahima, Irea; Sucipto, Beni; Nurianah, Nurianah
AKSIME : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/aksime.v3i1.8736

Abstract

Peningkatan intensitas hujan deras dan angin kencang sebagai bagian dari bencana hidrometeorologi telah meningkatkan kerentanan ekonomi masyarakat di tingkat komunitas. Di Desa Mojokrapak, kejadian banjir dan angin kencang menyebabkan kerusakan fasilitas umum berupa atap mushola, yang penanganannya masih bersifat reaktif melalui gotong royong warga dan dana desa yang dikumpulkan setelah kejadian. Kondisi ini menunjukkan belum adanya sistem kesiapsiagaan finansial yang terstruktur di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Micro-Resilience Fund (MRF) sebagai model tata kelola permodalan berbasis PKK dalam mitigasi bencana hidrometeorologi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penyuluhan lisan kepada anggota PKK. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman anggota PKK terhadap urgensi dana mitigasi, serta kesiapan dalam mengelola dana gotong royong berbasis komunitas. Model MRF menjadi solusi preventif yang mendorong kesiapsiagaan finansial sebelum terjadinya bencana.
Penguatan Tata Kelola Administrasi Koperasi Merah Putih Untuk Mendorong Transparansi Laporan Keuangan Di Desa Mojokrapak Nurianah, Nurianah; Sucipto, Beni; Arahima, Irea
AKSIME : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/aksime.v3i1.8738

Abstract

Koperasi desa memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis komunitas. Namun, permasalahan tata kelola administrasi dan rendahnya transparansi laporan keuangan masih menjadi kendala utama dalam pengelolaan koperasi di tingkat desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi dan mendorong transparansi laporan keuangan pada Koperasi Merah Putih di Desa Mojokrapak, Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pengurus koperasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus dalam pencatatan administrasi, tersusunnya laporan keuangan sederhana, serta meningkatnya transparansi kepada anggota koperasi. Program ini juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan anggota terhadap pengelolaan koperasi. Dengan demikian, penguatan tata kelola administrasi terbukti menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi desa.