Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PEMBERIAN INFUS HANGAT TERHADAP MENGGIGIL PASCA SECTIO CAESAREA RSU MITRA DELIMA Negoro, Widigdo Rekso; Priyonggo, Reko; Saputra, Candra Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27175

Abstract

Menggigil adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk melawan hipotermi. Menggigil berpotensi memberikan dampak buruk pada pasien termasuk peningkatan konsumsi oksigen, hipoksemia, dan memperparah nyeri operasi. Penggunaan cairan infus yang hangat merupakan salah satu strategi yang digunakan di instalasi bedah sentral (IBS) untuk membantu menjaga kenyamanan dan stabilitas suhu tubuh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran pemberian cairan infus hangat terhadap pencegahan menggigil pascaoperasi pada pasien pembedahan Sectio Caesarea di RSU Mitra Delima Malang. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil secara consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah cairan infus hangat, jam tangan, termometer digital, dan lembar prosedur pemberian infus hangat. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemudian data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan frekuensi dan persentase dari kejadian menggigil pascaoperasi. Hasil penelitian didapatkan Derajat menggigil paling banyak adalah derajat 0 tidak menggigil sebanyak 42 responden (84%), derajat 2 sebanyak 2 responden (4%), derajat 3 sebanyak 5 responden (10%), derajat 4 sebanyak 1 responden (2%). Kejadian menggigil dari 50 responden yang diteliti, hanya terjadi pada 8 responden atau 16% yang menggigil, sedangkan pada 42 responden atau 84% responden tidak menggigil. Simpulan penelitian menunjukkan penggunaan cairan infus hangat efektif dalam pencegahan terjadinya menggigil pada pasien pascaoperasi sectio cesarea.
Pengembangan Bakso Ikan Tanjan pada Kelompok Wanita Nelayan Desa Wai Muli Timur Vidyarini, Andra; Firdawati, Firdawati; Verdini, Liana; Zukryandry, Zukryandry; Saputra, Candra Dwi; Dini, Naura Hafiizha
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.922

Abstract

Pengolahan dan pemasaran produk perikanan melalui platform digital merupakan strategi penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan kelompok wanita nelayan di Desa Wai Muli Timur melalui pelatihan pengolahan ikan tanjan menjadi bakso ikan berkualitas serta pemasaran produk melalui e-commerce. Metode yang digunakan adalah learning by doing dengan pendampingan intensif, mencakup pemilihan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran digital. Hasil survei menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 40% menjadi 100% dalam pengolahan bakso ikan, serta dari 51% menjadi 100% dalam pemasaran digital. Peserta berhasil membuat toko online, mengunggah produk, menentukan harga, dan melakukan promosi digital secara mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan literasi digital, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga serta penguatan ekonomi lokal. Model ini berpotensi direplikasi di desa pesisir lain dengan potensi serupa