Febrian, Raden Aryo
Universitas Bakrie

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Manajemen Keuangan Keluarga Selama Masa Pandemi Covid-19 Febrian, Raden Aryo
Journal of Entrepreneurship, Management and Industry (JEMI) Vol 4, No 3 (2021): Juli - September 2021
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/jemi.v4i3.2236

Abstract

The COVID-19 pandemic that has hit almost all parts of the world to date has caused instability in various sectors, especially in the economic sector. Economic instability that is felt in people's lives and has an impact on household life. Family income accompanied by increasing needs causes most households to experience difficulties in managing their family finances. Therefore, the role of housewives is needed in managing family finances properly and correctly during the COVID-19 pandemic to be able to maintain family welfare. The method used in this research is literature review. Literature review is research conducted by finding sources of information regarding theories related to the problems found. This study aims to describe the role of housewives in family management during the Covid-19 pandemic. The results of this study indicate that 1) a strategy that housewives can do in managing family finances well during the covid 19 pandemic is by implementing several steps, including determining the priority scale in meeting needs, making financial planning to distinguish between needs and wants. , make an ideal spending budget, make savings by shopping when shopping and calculate daily expenses by making daily and monthly shopping records, be wise in taking debts, and do something that can generate income such as a small business. 2) the efforts made by housewives to increase family income during the COVID-19 pandemic were carried out in various ways, such as opening a business in the food sector by processing food into various side dishes. Other efforts made by housewives to increase income families work odd jobs, grow crops, and others, as well as trade or do business online.
Model Strategis Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Pengelolaan Inovasi: Mengatasi Tantangan dan Memaksimalkan Potensi Djamaris, Aurino Rilman A.; Febrian, Raden Aryo; Nurmadewi, Dita
Journal of Entrepreneurship, Management and Industry (JEMI) Vol 6, No 3 (2023): July - September
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/jemi.v6i3.2526

Abstract

Perkembangan pesat dalam Kecerdasan Buatan (AI) telah membawa era transformasi bagi pengelolaan inovasi dalam organisasi. Artikel ini mengembangkan Model Strategis Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pengelolaan Inovasi, bertujuan untuk mengatasi tantangan yang ada dan memaksimalkan potensi manfaat integrasi AI. Meskipun AI menawarkan peningkatan efisiensi dan potensi untuk inovasi revolusioner, organisasi menghadapi tantangan signifikan dalam memanfaatkan sepenuhnya potensi AI. Tantangan ini termasuk pengelolaan data dalam jumlah besar, kebutuhan akan infrastruktur teknologi yang kuat, dan kurangnya keahlian dalam pengembangan AI. Lebih lanjut, integrasi AI ke dalam kerangka kerja pengelolaan inovasi yang ada memerlukan penyesuaian organisasional dalam struktur, proses bisnis, dan budaya untuk memastikan implementasi yang efektif dan etis. Model strategis ini menekankan pentingnya kepemimpinan visioner dan komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan untuk membangun kemampuan inovasi yang didukung oleh AI. Selain itu, menyoroti kebutuhan untuk menetapkan kebijakan dan standar yang jelas untuk mengatur penggunaan AI, memastikan teknologi mendukung tujuan organisasi sambil menghormati privasi, keamanan, dan nilai-nilai sosial. Model ini menyarankan pendekatan holistik terhadap integrasi AI, fokus pada pemanfaatan strategis, tanggung jawab etis, dan keberlanjutan dalam pengelolaan inovasi. Dengan mengatasi area kunci ini, organisasi dapat menavigasi kompleksitas adopsi AI, memastikan AI berkontribusi positif terhadap inovasi berkelanjutan dan pertumbuhan