Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Angka Lempeng Total (ALT) pada Ikan Laut yang Diawetkan dengan Formulasi Cuka Kulit Nanas dan NaCl Febrianti, Icha; Azizah, Fitrotin; Mardiyah, Siti; Ariana, Diah
Sainteks Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i2.23617

Abstract

Ikan laut memiliki kandungan protein yang relatif tinggi, berkisar 15 sampai 25%. Untuk menjaga kesegaran kualitas ikan nelayan mengawetkan dengan cara tradisional yang membutuhkan waktu lama. Untuk meminimalkan potensi risiko penggunaan bahan kimia, maka digunakan bahan pengawet alami yang mudah, praktis, dan efektif yaitu cuka kulit nanas yang di kombinasi dengan NaCl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Angka Lempeng Total (ALT) pada ikan tongkol segar yang direndam dengan cuka kulit nanas dan NaCl. Jenis penelitian ini deskriptif. Populasi penelitian adalah ikan tongkol segar yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok pengawetan yaitu  aquades, formalin dan cuka kulit nanas dan NaCl. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase jumlah sampel pada masing-masing kelompok pengawetan yang memiliki  nilai ALT sesuai dengan SNI. Hasil prosentase kesesuaian nilai ALT dengan SNI pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelompok ikan yang tidak diawetkan, persentase ikan cod yang tidak memenuhi standar adalah 60% dan yang memenuhi standar SNI adalah 40%. Di pemandian formalin, persentase ikan cod yang tidak memenuhi standar SNI adalah 10% dan ikan yang memenuhi standar adalah 90%. Dalam pengawetan cuka kulit nanas-NaCl, persentase ikan yang memenuhi standar SNI adalah 100%. Hal itu membuktikan cuka kulit nanas dan NaCl berpotensi sebagai pengawet alami pada ikan yang tidak memberikan dampak negatif pada kesehatan.
STRATEGI PENGUMPULAN ZAKAT INFAQ DAN SODAQOH (ZIS) DI INFAQ CENTER AL-BAHJAH BARAT CIANJUR Siroj, Sirojudin; Febrianti, Icha
El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 2, No 1 (2022): Januari (El-Ecosy: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/eeki.v2i1.2015

Abstract

ABSTRAKSebagai langkah untuk mengoptimalisasi pengumpulan dana ZIS, dibutuhkan sebuah strategi yang tepat untuk mempermudah donatur dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sodaqoh. Fokus penelitian ini adalah Bagaimanakah strategi pengumpulan dana ZIS dalam meningkatkan minat donatur di Lembaga Infaq Center Al Bahjah Barat Cianjur? Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi pengumpulan dana ZIS dalam meningkatkan minat donatur di Lembaga Infaq Center Al Bahjah Barat Cianjur. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan akan dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta dan data dilapangan. Sumber data ialah sumber data primer dan sekunder melalui teknik pengumpulan data: (1) Observasi, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Untuk menguji validitas keabsahan data: (1) Kekuatan pengamatan, (2) Triangulasi dan, (3) Referensi. Untuk teknik analisa data meliputi: (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan, (3) Simpulan atau verifikasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah Lembaga Infaq Center Al Bahjah Barat Cianjur dalam melakukan sosialisasi melalui media offline milik mereka yaitu: Flayer dan brosur juga mengajak kepada jamaah untuk menjadi orang tua asuh santri. Adapun yang melalui media online mereka lakukan pada: Blasting kontak melalui Whatsapp. Upaya Infaq Center Al Bahjah Barat Cianjur dalam meningkatkan minat donatur yaitu dengan cara: (1) Mencari orang tua asuh santri; (2) Setiap harinya orang tua asuh di blasting sesuai dengan jadwal ajakan yang akan di share oleh Costumer service maksimal dalam enam hari harus memblasting 1000 kontak untuk mengajak orang tua asuh, minimal dalam satu hari 100 data base harus di blastingABSTRACTAs a step to optimize the collection of ZIS funds, an appropriate strategy is needed to make it easier for donors to distribute zakat, infaq, and sodaqoh funds. .The focus of this research is how is the ZIS fundraising strategy in increasing donor interest at the Al Bahjah Barat Infaq Center, Cianjur? .The purpose of this study was to find out the ZIS fundraising strategy in increasing donor interest at the Al Bahjah Barat Infaq Center, Cianjur. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. .informants will be selected using a purposive technique. The collection of data obtained is based on facts and data in the field. Data sources are primary and secondary data sources through data collection techniques: (1) Observation, (2) Interview, and (3) Documentation. .to test the validity of the validity of the data: (1) Strength of observation, (2) Triangulation and, (3) Reference. Data analysis techniques include: (1) data reduction, (2) data presentation and, (3) conclusions or verification. .The final result of this research is the Al Bahjah Barat Cianjur Infaq Center Institute in conducting socialization through their offline media, namely: Flayers and brochures also invite congregations to become foster parents of students. .as for what they do through online media: Blasting contacts via Whatsapp.The efforts of the Al Bahjah West Cianjur Infaq Center in increasing donor interest are by: (1) Finding foster parents for students; (2) Every day, foster parents are blasted according to a schedule of invitations that will be shared by Customer service in a maximum of six days, they must blast 1000 contactsTo invite foster parents, at least 100 databases must be blasted in one day.
The Effect of the ICARE Model in the Context of Pagaralam Coffee on Students’ Mathematical Communication Skills in the Topic of Ratios in Year 7 at MTs Al Ikhlas Tanjung Sakti PUMI Febrianti, Icha; Susanti, Novi; Lestari, Reza
REVIEW OF MULTIDISCIPLINARY EDUCATION, CULTURE AND PEDAGOGY Vol. 5 No. 2 (2026): FEBRUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/romeo.v5i2.2266

Abstract

Mathematical communication remains one of the most persistently underdeveloped competencies among secondary school students, yet plays a crucial role in developing students' capacity to express and reason mathematical ideas meaningfully. This study examines the efficacy of the ICARE instructional model, embedded within the Pagaralam coffee context, on the mathematical communication competencies of seventh-grade students at MTs Al Ikhlas Tanjung Sakti PUMI. Grounded in constructivist learning theory, the ICARE model (comprising Introduction, Connection, Application, Reflection, and Extension) facilitates meaningful learning through active knowledge construction and contextual engagement. Mathematical communication is understood in accordance with the NCTM framework as the ability to express, represent, and reason mathematical ideas coherently. This study employed a quantitative experimental design with a Pretest-Posttest Control Group approach. Class VII.1, comprising 23 students, served as the experimental group, while Class VII.2, comprising 20 students, served as the control group. Data were collected through mathematical communication assessments and analyzed using an independent two-sample t-test. The results revealed a mean posttest score of 70.39 for the experimental group, with 69% of students attaining a "good" rating, considerably surpassing the mean posttest score of 52.95 and the 52.86% satisfactory rating recorded in the control group. This difference was statistically significant, with a t-value of 3.474 exceeding the critical threshold of 1.683, leading to the rejection of the null hypothesis. These findings confirm that the integration of the ICARE model within the Pagaralam coffee context produced a significant improvement in students' mathematical communication skills in proportional reasoning.