Rahmandika, Muhammad Aldi
Universitas Jenderal Achmad Yani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYEDERHANAAN BIROKRASI DAN TRANSFORMASI KELEMBAGAAN DEMI MEWUJUDKAN PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT Harky Ristala; Muhammad Aldi Rahmandika
Jurnal Academia Praja Vol 5 No 1 (2022): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v5i1.956

Abstract

Bureaucracy simplification and institutional transformation are the urgency of the current government. This is not only because of the mandate of the Central Government Regulations, but also the demands of the people who expect fast and accurate public services. The presence of excellent public services can be realized by the presence of agile organizations that take advantage of the conditions of collaboration between fields through their functional positions. The West Java Provincial Government responds to the mandate and demands of the community by realizing Bureaucracy Simplification and Institutional Transformation in order to create excellent and fast and accurate public services.
PERAN LEMBAGA KONSULTASI KESEJAHTERAAN KELUARGA KOTA CIMAHI DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Rira Nuradhawati; Danny Permana; Muhammad Aldi Rahmandika
Jurnal Caraka Prabu Vol 6 No 2 (2022): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v6i2.1203

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana peran LK3 Kota Cimahi dalam pemberdayaan perempuan korban KDRT. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kekerasan yang terjadi pada perempuan yang biasanya dilakukan oleh mereka yang dianggap lebih kuat. Bentuk-bentuk kekerasan adalah fisik dan psikis. Banyak korban tidak berani angkat bicara karena menganggapnya sebagai masalah rumah tangga dan aib keluarga sehingga diperlukan peran lembaga atau organisasi yang dapat memberdayakan perempuan korban KDRT. Kajian dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana LK3 dalam menjalankan perannya untuk memberdayakan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yang diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi dan wawancara mendalam dengan informan. Informan dalam penelitian ini antara lain pegawai LK3, masyarakat dan juga perempuan korban KDRT yang dianggap mampu memberikan informasi yang valid.