Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PSIKOEDUKASI STOP BULLYING BAGI REMAJA KELURAHAN PANCURAN GEROBAK KOTA SIBOLGA Ginting, Nurmaini; Mita Ika Saputri, Nor; Ramadhani Pulungan, Husniah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.768-773

Abstract

Psikoedukasi “Stop Bullying” bagi remaja Kelurahan Pancuran Gerobak Kota Sibolga dilaksanakan pada Bulan November 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pancuran Gerobak. Teknik yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Psikoedukasi untuk mengedukasi remaja tentang bullying serta pencegahannya. Berdasarkan hasil PkM yang dilaksanakan, maka disimpulkan: 1) remaja memahami bagaimana konsep bullying; 2) mencegah bullying; 3) mengatasi bullying; 4) dan bangkit dari korban bullying.
PELATIHAN PEMETAAN POTENSI SISWA BERBASIS MULTIPLE INTELLEGENCE BAGI GURU BK Mita Ika Saputri, Nor; Arrasyd, Harun; Harahap, Erlina; Ramadhani Pulungan, Husniah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2278-2283

Abstract

Pelatihan pemetaan potensi siswa berbasis multiple intelligence bagi guru BK sekolah Muhammadiyah di Kota Padang Sidempuan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru khususnya guru bimbingan konseling atau konselor siswa untuk dapat meningkatkan potensi dan prestasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Pelatihan ini memuat kegiatan psikoedukasi, FGD dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang sudah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) mitra memahami bagaimana mengadministrasikan instrument multiple intelligence; 2) mitra sudah mampu melakukan analisis terhadap instrument MI; 3) mitra sudah mampu memberikan interpretasi terhadap instrumen MI; 4) mitra mampu menerapkan hasil interpretasi MI terhadap pembelajaran di kelas, pemetaan potensi, minat bakat dan penjurusan serta mengarahkan profesi atau karir yang tepat sesuai dengan potensi siswa.
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SMP NEGERI 1 MUARA BATANGTORU Hasanah, Nur; Mita Ika Saputri, Nor; Larseman Dela, Vitria
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1031-1033

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan dukungan teman sebaya pada siswa SMP Negeri 1 Muara Batangtoru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional dengan menggunakanteknik Pearson Product Moment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Muara Batangtoru yang berjumlah 267 siswa. Sampel dalam peneltiian ini sebesar 132 siswa yaitu seluruh kelas VII. Dalam penelitian ini terdapat dua skala adaptasi yang digunakan, yaitu skala kepercayaan diri dan skala dukungan teman sebaya. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kepercayaan diri sebanyak 53% siswa memiliki rasa percaya diri dengan kategori sedang. Dan tingkat dukungan teman sebaya berada dikategori sedang dengan presentase sebanyak 66,7%. Hasil dari analisis data diporleh nilai korelasi untuk hubungan dukungan teman sebaya dengan kepercayaan diri yaitu sebesar 0,253. Dan nilai Sig. untuk hubungan yaitu sebesar 0,02 0,05 maka dapat diartikan bahwa ada hubungan antara kepercayaan diri dengan dukungan teman sebaya. Sehingga hipotesis penelitian (H1) diterima, yang artinya semakin tinggi dukungan sosial temansebaya yang diterima maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri siswa, begitu pula sebaliknya.