Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Kendali Terdistribusi pada Ketinggian dan Aliran Air Kolam Ikan Air Tawar Berbasis Metode Fuzzy Logic Chaniago, Akbar; Sukarna, Endang; Saefudin, Didin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6244

Abstract

Industri budidaya ikan di Indonesia berjumlah 583 perusahaan dengan 50,6% berfokus pada ikan air tawar. Banyaknya penggunaan tenaga manusia membuat budidaya kurang efektif. Pengendalian ketinggian dan aliran air dalam kolam ikan sangat penting untuk memastikan lingkungan yang sehat dan optimal bagi pertumbuhan ikan. Sistem kendali terdistribusi diterapkan untuk meningkatkan efisiensi terutama ketika menghadapi jumlah kolam yang banyak dan jarak yang jauh. Sistem ini menggunakan HMI sebagai perangkat lunak utama pengontrolan, dan metode logika fuzzy untuk mengatur aliran dan ketinggian air. Dalam proyek ini, terdapat dua LCU, yaitu: LCU 1 mengendalikan ketinggian air menggunakan metode PID, dan LCU 2 mengendalikan aliran air menggunakan metode PID, keduanya diatur oleh master control. Hasil pengujian menunjukkan LCU 1 dengan overshoot 0%, rise time 14,65 detik, settling time 14,67 detik, dan error steady state 0. Sementara LCU 2 menghasilkan overshoot 0%, rise time 138 detik, settling time 141 detik, dan error steady state 0. Respon dari LCU 1 digunakan sebagai respon utama, diproses oleh MCU dan ditampilkan pada HMI.
Identifikasi Bidang Gelincir Pemicu Longsor dengan Metode Geolistrik Resistivitas 2 Dimensi Daerah Wisata Bukit Chinangkiek, Kabupaten Solok, Sumatera Barat Chaniago, Akbar; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.160-165.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan bidang gelincir pada daerah Wisata Bukit Chinangkiek, Kabupaten Solok menggunakan  metode geolistrik resistivitas dua dimensi konfigurasi Wenner-Schlumberger. Penelitian ini dilakukan pada 2 lintasan dengan panjang bentangan 80 meter menggunakan software Res2Dinv. Hasil pengolahan data berupa penampang bawah permukaan yang menunjukkan bahwa daerah penelitian diduga memiliki lapisan bidang gelincir berupa batuan gamping pada kedalaman 7-11 meter dengan nilai tahanan jenis berkisar 80-190 Ω dan ketebalan ± 3 meter
Analisis Investasi Emas Online pada Aplikasi Dinaran berdasarkan Tinjauan Fatwa MUI No.77/DSN-MUI/V/2010 Chaniago, Akbar; Muhibbussabry
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v12i1.5047

Abstract

This study aims to examine the conformity of digital gold investment practices of Dinaran application with the provisions of DSN-MUI Fatwa No. 77/DSN-MUI/V/2010 and the fundamental principles of Islamic jurisprudence in mu‘āmalah. This research is motivated by the rapid growth of digital platforms for gold investment in Indonesia, which offer ease of access, transactional flexibility, and operational efficiency. Nevertheless, such developments simultaneously raise significant sharia legal concerns, given that gold constitutes a ribāwī commodity that requires contractual certainty, transparent pricing, and legitimate possession in every transaction. The study employs an empirical legal research approach combined with a normative analysis grounded in fiqh al-mu‘āmalah. Primary data were collected through direct observation of the operational mechanisms of the Dinaran platform, while secondary data were derived from DSN-MUI fatwas, relevant regulatory frameworks, and scholarly literature. The findings indicate that the digital gold purchasing process on the Dinaran application satisfies the principles of price clarity and object specification. Therefore, value fluctuations resulting from market price movements cannot be classified as ribā, but rather represent a reasonable market risk inherent in gold trading as a commodity. However, with regard to the mechanism for withdrawing physical gold, the fulfillment of the qabḍ element tends to take the form of qabḍ ḥukmī, as the delivery process involves a time delay and limited transparency concerning the existence of gold as the underlying asset. Gold investment practices within the Dinaran application may be considered permissible within sharia boundaries, although further improvements are necessary to enhance ownership transparency and ensure procedural certainty in the physical delivery of gold.