Sipahutar, Muhammad Ilyas
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam Budianti, Yusnaili; Dahlan, Zaini; Sipahutar, Muhammad Ilyas
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional guru pendidikan Agama Islam, menganalisis cara sekolah dalam mengevaluasi kompetensi profesional guru pendidikan Agama Islam, dan menganalisis upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan Agama Islam di SMK Tritech Informatika Medan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, teknik dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini yaitu: 1) pada kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam dapat menguasai materi, struktur, konsep dan ilmu-ilmu pembelajaran pendidikan agama Islam, 2) sekolah mampu mengevaluasi kompetensi profesional guru PAI dalam menguasai standar kompetensi mata pelajaran yang di ampuh. 3) upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam di SMK Tritech Informatika Medan dapat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam membantu meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam.
Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam Budianti, Yusnaili; Dahlan, Zaini; Sipahutar, Muhammad Ilyas
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional guru pendidikan Agama Islam, menganalisis cara sekolah dalam mengevaluasi kompetensi profesional guru pendidikan Agama Islam, dan menganalisis upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan Agama Islam di SMK Tritech Informatika Medan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, teknik dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini yaitu: 1) pada kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam dapat menguasai materi, struktur, konsep dan ilmu-ilmu pembelajaran pendidikan agama Islam, 2) sekolah mampu mengevaluasi kompetensi profesional guru PAI dalam menguasai standar kompetensi mata pelajaran yang di ampuh. 3) upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam di SMK Tritech Informatika Medan dapat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam membantu meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam.
Pemikiran Pendidikan Islam Menurut Kh. Imam Zarkasyi Sipahutar, Muhammad Ilyas; Siregar, Rahmayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37326

Abstract

Pemikiran Pendidikan Islam menurut KH. Imam Zarkasyi merupakan menganalisa pemikiran KH. Imam Zarkasyi tentang Pendidikan Islam yang mana materi-materi yang digunakan bersumber dari Al qur’an, Hadits dan ijtihad dari para ulama. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan pendekatan library research, dengan pengumpulan data berupa artikel, buku, majalah dan surat kabar dan bahan-bahan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) KH. Imam Zarkasyi dalam pendidikan Islam tidak memisahkan antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum sehingga tidak ada pemisahan antara keduanya dan semuanya dianggap penting sehingga harus dimiliki oleh setiap orang. Sumber yang dipegang yaitu Al-Qur’an, hadist dan ijtihad para ulama. 2) Sistem yang diterapkan KH. Imam Zarkasyi menganut sistem klasikal dan sistem asrama tidak memisahkan antara keduanya. Setiap tingkatan sudah tersusun dan dalam bentuk perjenjang dalam waktu yang telah ditetapkan. Pengkajian yang mendalam terhadap kitab-kitab tradisional sehingga para santri dapat memhami sepenuhnya. 3) apa yang diterapkan KH. Imam Zarkasyi kemudian diterapkan ke lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia seperti pesantren modern, sekolah Islam terpadu boarding school dan kelas sistem klasikal. Hal ini sudah banyak diterapkan di lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia.