Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bimbingan Teknis Pengisian Beban Kinerja Dosen (BKD) Melalui Aplikasi SISTER di Lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara Tahun 2024 Ahmad, Adi; Maulidar, Maulidar; Adria, Adria; Susanto, Dimas Bagus; Yani, Rina Novi; Diman, Banta; Wanda, Edi; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 8 (2024): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i8.1414

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara dalam pengisian Beban Kinerja Dosen (BKD) melalui Aplikasi SISTER. BKD merupakan komponen penting dalam evaluasi kinerja dosen yang meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penunjang akademik. Aplikasi SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi) adalah platform digital yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk memfasilitasi pengelolaan data dosen, termasuk pengisian BKD. Melalui bimbingan teknis ini, para dosen akan diberikan panduan langkah demi langkah dalam mengisi dan mengunggah laporan BKD secara efektif dan efisien. Program ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa dosen memahami peran penting BKD dalam akreditasi institusi dan dalam pengembangan karier akademik. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu mengatasi kendala teknis yang sering dihadapi dosen dalam penggunaan aplikasi SISTER, seperti masalah sinkronisasi data dan kesalahan pengisian. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dosen terhadap pelaporan BKD, sekaligus meningkatkan efisiensi proses pelaporan sehingga memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Hasil dari pelatihan ini akan dievaluasi berdasarkan ketercapaian indikator keberhasilan, termasuk pemahaman dosen terhadap aplikasi SISTER dan kemampuan mereka dalam menyelesaikan pengisian BKD dengan benar.
Analysis of Digital Marketing Strategies in MSMEs in Banda Aceh to Increase Competitiveness in the Post-Pandemic Era Wanda, Edi; Maulidar; Hijriatin, Maudi
Indonesian Journal Economic Review (IJER) Vol. 4 No. 2 (2024): October
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ijer.v4i2.424

Abstract

Digital transformation has become one of the main challenges for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia, especially in dealing with post-pandemic market dynamics. This study aims to analyze the digital marketing strategies implemented by MSMEs in Banda Aceh in order to increase competitiveness in the digital era. The research method used is a descriptive method with a quantitative approach. Primary data was collected through a survey of 50 MSME players who actively use digital platforms, such as social media, marketplaces, and business applications. Secondary data was obtained from related agency reports and literature studies. The results showed that the majority of MSMEs in Banda Aceh have utilized social media, such as Instagram and WhatsApp Business, as the main channel for digital marketing. The most commonly used strategies include visual promotional content, time-based discounts and direct interaction with customers. However, significant challenges remain, such as limited understanding of technology, limited marketing budgets, and low utilization of customer data for consumer behavior analysis. This study concludes that the adoption of digital marketing can significantly improve MSME competitiveness, especially in expanding market reach and increasing customer loyalty. Strategic recommendations include improving digital literacy through training, utilizing analytics tools to understand consumer behavior, and collaborating with local communities to strengthen business networks. The findings are expected to provide practical contributions for MSME players in Banda Aceh as well as a reference for policy makers in supporting digital transformation in the MSME sector.