Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Among Makarti

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI Astohar, Astohar
AMONG MAKARTI Vol 9, No 2 (2016): AMONG MAKARTI
Publisher : Jurnal Ilmiah Among Makarti, STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v9i2.138

Abstract

AbstrakBank Syariah mempunyai peranan dalam pembangunan perekonomian di Indonesia. Sehingga peningkatan kinerja bank syariah dengan prinsip syariah tetap sehat dan efisien. Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur kinerja suatu bank. Tingkat return on assets (ROA) digunakan untuk mengukur profitabilitas bank, hal ini sesuai dengan saran Bank Indonesia sebagai pembina dan pengawas perbankan. Semakin besar return on assets (ROA) suatu bank, semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai bank dan semakin baik posisi bank tersebut dari segi penggunaan asset. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya gap penelitian antara Wibowo dan Syachu (2013) dengan Suryani (2011) berkaitan dengan pengaruh capital adequacy ratio terhadap return on asset (ROA) serta antara Damayanti (2012) dengan Anggraini (2014) terkait pengaruh financing to deposit ratio terhadap return on asset (ROA). Besar sampel yang diambil adalah sebanyak 11 bank Umum Syariah dengan teknik pengambilan menggunakan purposive non random sampling. Alat analisis yang digunakan adalah uji penyimpangan asumsi klasik, uji fit data, uji regresi berganda, uji hipotesis dan uji moderasi. Hasil yang diperoleh adalah capital adequacy ratio (CAR) Bank Umum Syariah (BUS) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank atau semakin besar capital adequacy ratio (CAR) maka akan meningkatkan profitabilitas bank pada Bank Umum Syariah (BUS). Financing to deposit ratio (FDR) tidak terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank atau semakin besar financing deposit ratio maka akan tidak mampu meningkatkan profitabilitas bank pada Bank Umum Syariah (BUS), namun justru akan menurunkan, meskipun pernyataan tidak bermakna (tidak signifikan). Inflasi tidak terbukti memperkuat atau pun memperlemah pengaruh capital adequacy ratio (CAR) dan financing to deposit ratioi (FDR) terhadap return on asset.Kata Kunci : capital adequacy ratio, financing to deposit ratio, inflasi dan return on asset
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN SAHAM PERBANKAN GO PUBLIC DENGAN NILAI PERBANKAN SEBAGAI VARAIBEL INTERVENING Astohar Astohar; Yuyun Ristianawati; Dewi Oktafiani
Among Makarti Vol 14, No 1 (2021): AMONG MAKARTI
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v14i1.205

Abstract

Return saham perbankan selama 6 tahun dari tahun 2014 sampai dengan 2019 adalah berfluktuatif. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan terjadi gap serta adanya rekomendasi untuk membuat model penelitian factor – factor yang mempengaruhi return saham perbankan yang go public secara bertingkat (Struktural). Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 43 perbankan go public. Besar sampel yang digunakan sebanyak 35 bank dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah observasi sebanyak 210 observasi. Alat analisis yang digunakan adalah menggunakan persamaan regresi linier berganda dan sobel test (uji mediasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ­capital adequacy ratio (CAR), return on equity (ROE) terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap price book to value (PBV). Price book to value (PBV) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap return saham perbankan yang go public di Indonesia. Return on equity (ROE) secara langsung terbukti berpengaruh terhadap return saham, sedangkan capital adequacy (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) tidak terbukti berpengaruh terahdap return saham. Price to book value mampu memediasi pengaruh capital adequacy ratio (CAR), return on equity (ROE) dan loan to deposit ratio (LDR) terhadap return saham perbankan yang go public di Indonesia. Kata kunci : CAR, ROE, LDR, PBV  dan Return Saham.
PERAN NILAI PERBANKAN DALAM MEMEDIASI PENGARUH NON PERFORMING LOAN DAN NET INTEREST MARGIN TERHADAP RETURN SAHAM PERBANKAN GO PUBLIC Astohar Astohar; Sinta Ratna Pratiwi
Among Makarti Vol 14, No 2 (2021): AMONG MAKARTI
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v14i2.221

Abstract

Hasil penelitian terdahulu menunjukkan terjadi gap pengaruh antara non performing loan (NPL) dan net interest margin (NIM) terhadap return saham. Selain itu juga ada rekomendasi untuk membuat model penelitian factor – factor yang mempengaruhi return saham perbankan yang go public secara bertingkat (Struktural). Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 43 perbankan go public. Besar sampel yang digunakan sebanyak 35 bank dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah observasi sebanyak 210 observasi. Alat analisis yang digunakan adalah menggunakan persamaan regresi linier berganda dan sobel test (uji mediasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ­non performing loan (NPL) terbukti mempunyai pengaruh negative dan signifikan terhadap price book to value (PBV) dan return saham. Net interest margin (NIM) terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Price book to value (PBV) dan return saham. Price to book value mampu memediasi pengaruh net interest margin (NIM) terhadap return saham perbankan yang go public di Indonesia akan tetapi tidak mampu memediasi pada variable non performing loan (NPL)
INKLUSI KEUANGAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN DEMAK Astohar Astohar; Dhian Andanarini Minar Savitri; Yuyun Ristianawati; Prihasantyo Siswo Nugroho
Among Makarti Vol 15, No 2 (2022): AMONG MAKARTI (EDISI KHUSUS DIES NATALIS KE 38)
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v15i2.334

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan di Indonesia saat ini sangat pesat. Perkembangan fintech memunculkan inovasi beberapa aplikasi dalam layanan keuangan seperti alat pembayaran, alat pinjaman dan lain-lain mulai dikenal pada masa digital ini. Pada pelaku bisnis seperti UMKM  di Kabupaten Demak juga sebagian sudah memanfaatkan teknologi keuangan ini (fintech) ini untuk kemudahan bisnis yang dijalankan. Pada hasil survey menunjukkan para UMKM masih belum maksimal dalam penggunaan fintech demikian juga untuk tingkat inklusinya juga masih tergolong rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di Kabupaten Demak. Pengumpulan data menggunakan data cross section dengan metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Alat analisis menggunakan regresi berganda double step dengan melakukan pengujian lainnya seperti uji normalitas, uji penyimpangan asumsi klasik, uji goodness of fit dan uji koefisien determinasi. Untuk pengujian interveningnya menggunakan sobel test dengan program SPSS dan www.danielsoper.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap inkluasi keuangan (H1 terbukti) dan juga berpengaruh terhadap layanan keuangan berbasis fintech (H2 terbukti). Layanan keuangan berbasis fintech berpengaruh posifit signifikan terhadap inkluasi keuangan (H3 terbukti). Layanan keuangan berbasis fintech mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan pada UMKM di Kabupaten Demak