Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mendesain Rintisan Organisasi Sosial: Studi Kasus pada Organisasi Community Youth Development Surabaya Arifianto, Taufan
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v7i1.373

Abstract

DESIGNING NEWLY INITIATED SOCIAL ORGANIZATION: A CASE STUDY OF COMMUNITY YOUTH DEVELOPMENT IN SURABAYA. Organizations aiming for social change are potential subjects of da'wah that contribute through their programs. Prior to developing such programs, newly established social organizations need to design their organization that encompasses essential components such as vision, mission, core values, organizational form, and structure, so those reflect the founding value of the organization. Community Youth Development (CYD) is a social organization that engages and empowers the youth of RW 12 Putat Jaya in various community initiatives in Kampung Dolly. As a newly initiated organization, CYD need to design its organizational anatomy as a foundation for their programs. This study uses Participatory Action Research (PAR) method, involving CYD’s key stakeholders as active participants in exploring, analyzing and developing organizational design. The study showed: (1) there are eight essential components in designing a newly initiated social organization; (2) the design process follows a sequential structure with vision and mission as the determining elements; (3) the formulation of the vision and mission takes into account the founder’s essential capital; and (4) the organization’s core values are grounded in the founder’s principles, which are reflected in the distinctive manner in which the vision and mission are implemented. These findings are expected to serve as a practical guide in developing holistic, systematic, and value-driven designs for social da'wah organizations.
Strategi Dakwah Pendekatan Kualitatif: Upaya Rekonstruksi Prosedur Formulasi Strategi Arifianto, Taufan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i1.20

Abstract

Manajer dakwah dituntut memiliki kemampuan merumuskan strategi agar dapat menjaga eksistensi dan menjamin keberhasilan organisasi dakwah. Analisis SWOT menawarkan kerangka formulasi strategi secara kuantitatif melalui prosedur kerja baku dan matematis. Pendekatan kuantitatif ternyata menambah beban kerja analisis sehingga prosesnya jadi lebih panjang & rumit, berpotensi memunculkan kesalahan melalui berbagai penyederhaan informasi, mereduksi dialektika konstruktif dan membatasi kreasi strategi. Di sisi lain kegiatan dakwah pada organisasi skala kecil dengan koteks tujuan jangka pendek senantiasa menghadapi situasi aktual yang dinamis dan memaksa manajer dakwah untuk merumuskan strategi yang kontekstual secara cepat dan tepat. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka teoritis formulasi strategi secara kualitatif yang adaptif, tepat porsi dan lebih mudah dijalankan oleh manajer dakwah. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif teoritik berparadigma basic research melalui elaborasi karakteristik esensial formulasi strategi, telaah kritis metode analisis SWOT dan karakteristik pengelolaan organisasi dakwah. Hasil yang didapatkan antara lain: pentingnya memahami tujuan sebagai pedoman awal strategi; pemetaan kondisi secara utuh dan apa adanya; analisis kondisi dilakukan secara bifaktor (faktor pendukung & faktor penghambat); formulasi strategi dikembangkan berdasar prinsip konstruktif-kreatif; seleksi strategi didasarkan pada analisis kualitatif-argumentatif mencakup pertimbangan efektifitas, kerealistisan dan efisiensi.
Diagnosa Isu Strategis dalam Perencanaan Organisasi: Studi pada Lembaga Daycare Islami ABC Surabaya Arifianto, Taufan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.42

Abstract

Perencanaan strategis merupakan panduan arah gerak & alokasi sumber daya organisasi untuk mencapai visi-misinya. Dalam perencanaan strategis, manajer perlu menerjemahkan hasil analisis kondisi organisasi menjadi bentuk-bentuk strategi yang akan dijalankan organisasi. Isu strategis memiliki peranan dalam menjembatani hasil analisa kondisi dengan formulasi strategi sehingga output strategi yang dihasilkan akan padu, terkonstruk & relevan. Daycare ABC menghadapi dinamika kondisi yang cukup pelik dan membutuhkan rencana strategis untuk menggambarkan arah gerak Daycare ke depan. Artikel ini betujuan untuk membangun gagasan tentang metode identifikasi & penilaian isu strategis melalui eksperimentasi penerapan prosedur teori. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif rasionalistik dengan menggali berbagai kajian teoretik terkait isu strategis, metode identifikasi & parameter penilaiannya untuk diterapkan pada studi kasus aktual. Artikel ini menghasilkan temuan: (1) Terdapat 5 isu strategis pada Daycare ABC meliputi stabilitas performa, kontrol yang alamiah, minimnya pengguna layanan, strategi promosi yang pasif & monoton serta keterbatasan sarana pemasaran; (2) Isu terkait pemasaran perlu mendapat prioritas tindak lanjut dalam formulasi strategi.