Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Tanzhim

Strategi Dakwah Pendekatan Kualitatif: Upaya Rekonstruksi Prosedur Formulasi Strategi Arifianto, Taufan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i1.20

Abstract

Manajer dakwah dituntut memiliki kemampuan merumuskan strategi agar dapat menjaga eksistensi dan menjamin keberhasilan organisasi dakwah. Analisis SWOT menawarkan kerangka formulasi strategi secara kuantitatif melalui prosedur kerja baku dan matematis. Pendekatan kuantitatif ternyata menambah beban kerja analisis sehingga prosesnya jadi lebih panjang & rumit, berpotensi memunculkan kesalahan melalui berbagai penyederhaan informasi, mereduksi dialektika konstruktif dan membatasi kreasi strategi. Di sisi lain kegiatan dakwah pada organisasi skala kecil dengan koteks tujuan jangka pendek senantiasa menghadapi situasi aktual yang dinamis dan memaksa manajer dakwah untuk merumuskan strategi yang kontekstual secara cepat dan tepat. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka teoritis formulasi strategi secara kualitatif yang adaptif, tepat porsi dan lebih mudah dijalankan oleh manajer dakwah. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif teoritik berparadigma basic research melalui elaborasi karakteristik esensial formulasi strategi, telaah kritis metode analisis SWOT dan karakteristik pengelolaan organisasi dakwah. Hasil yang didapatkan antara lain: pentingnya memahami tujuan sebagai pedoman awal strategi; pemetaan kondisi secara utuh dan apa adanya; analisis kondisi dilakukan secara bifaktor (faktor pendukung & faktor penghambat); formulasi strategi dikembangkan berdasar prinsip konstruktif-kreatif; seleksi strategi didasarkan pada analisis kualitatif-argumentatif mencakup pertimbangan efektifitas, kerealistisan dan efisiensi.
Diagnosa Isu Strategis dalam Perencanaan Organisasi: Studi pada Lembaga Daycare Islami ABC Surabaya Arifianto, Taufan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v3i1.42

Abstract

Perencanaan strategis merupakan panduan arah gerak & alokasi sumber daya organisasi untuk mencapai visi-misinya. Dalam perencanaan strategis, manajer perlu menerjemahkan hasil analisis kondisi organisasi menjadi bentuk-bentuk strategi yang akan dijalankan organisasi. Isu strategis memiliki peranan dalam menjembatani hasil analisa kondisi dengan formulasi strategi sehingga output strategi yang dihasilkan akan padu, terkonstruk & relevan. Daycare ABC menghadapi dinamika kondisi yang cukup pelik dan membutuhkan rencana strategis untuk menggambarkan arah gerak Daycare ke depan. Artikel ini betujuan untuk membangun gagasan tentang metode identifikasi & penilaian isu strategis melalui eksperimentasi penerapan prosedur teori. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif rasionalistik dengan menggali berbagai kajian teoretik terkait isu strategis, metode identifikasi & parameter penilaiannya untuk diterapkan pada studi kasus aktual. Artikel ini menghasilkan temuan: (1) Terdapat 5 isu strategis pada Daycare ABC meliputi stabilitas performa, kontrol yang alamiah, minimnya pengguna layanan, strategi promosi yang pasif & monoton serta keterbatasan sarana pemasaran; (2) Isu terkait pemasaran perlu mendapat prioritas tindak lanjut dalam formulasi strategi.
Diagnosa Isu Strategis bagi Organisasi di Fase Krisis Arifianto, Taufan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v4i1.57

Abstract

Hidup-matinya organisasi dakwah bergantung pada kemampuan manajer menjaga keberlangsungan program. Ancaman terhadap eksistensi organisasi diawali dengan terjadinya fase krisis organisasi dicirikan dengan vakumnya program dalam waktu yang lama dan dan atau penurunan jumlah anggota. Hal ini mendorong kebutuhan revitalisasi organisasi meski dalam prakteknya manajer dakwah menghadapi kompleksitas masalah yang mendistraksi arah gerak dalam perencanaan organisasi. Menemukan isu strategis dapat mengatasi hal ini dengan membantu manajer menata fokus respon strategi. Artikel ini betujuan menggagas kerangka kerja diagnosa isu strategis khususnya bagi organisasi dakwah yang berada pada fase krisis dan membutuhkan proses revitalisasi. Pendekatan kualitatif konseptual digunakan dengan menggali konsep dasar dan menjembatani kerangka penerapan teori Strategic Issue Diagnose dan Organizational Decline. Temuan artikel antara lain:1) Diagnosa isu strategis pada krisis organisasi bertujuan mencegah terjadinya blindness (ketidaksadaran atas masalah) dan faulty actions (tindakan penanganan yang keliru); 2) Tahapan issue activation dijalankan untuk mencegah blindness, sedangkan tahap issue activation dijalankan untuk mencegah terjadinya inaction maupun faulty action; 3) Perlunya kontekstualisasi pengukuran urgensitas dan feasibiltas khas organisasi dakwah. Temuan artikel ini diharapkan dapat membangun perspektif baru serta membantu manajer dakwah mengurai problematika organisasi di fase krisis yang cenderung kompleks-dilematis dan menyusun prioritas langkah penanganan secara tepat berbasis situasi aktual.