Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Respon Pertumbuhan Dan Produksitanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Akibat Perlakuan Dosis Npk Dan Konsentrasi Pgpr Ardani, Moh.; Hariyanto, Dwika Nano
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i2.4694

Abstract

Produksi mentimun di Indonesia perlu ditingkatkan melalui penerapan Pemupukan yang tepat, termasuk penggunaan Pupuk NPK dan pupuk organik  cair.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) yang berasal dari akar bambuterhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2022 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK (300, 400, dan 500 kg/ha), sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi PGPR (5, 10, dan 15 ml/L).Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah buah per tanaman, diameter buah, dan bobot buah per tanaman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang signifikan antara dosis pupuk NPK dan konsentrasi PGPR.Perlakuan D3K1 (dosis NPK 500 kg/ha dan konsentrasi PGPR 5 ml/L) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun.
Sosialisasi Pengelolaan Limbah Air Cucian Beras Untuk Pertanian Berkelanjutan di desa Suci Pramukyana, Lutfi; Ardani, Moh.; Hariyanto, Dwika Nano; Jalil, Abdul; P, Dinar Ayu; A, Fitri Nur
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Suci masih minim pengetahuan tentang pengelolaan limbah rumah tangga. Terdapat beberapa limbah rumah tangga yang banyak dihasilkan salah satunya adalah air cuciaan beras. Limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik ramah lingkungan dan hemat biaya sebagai pengganti pupuk kimia. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Suci dalam pengeloaan limbah air cucian beras menjadi pupuk organik cair ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini dimulai dengan survei, wawancara, sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masysarakat Desa Suci tentang pengelolaan limbah organik serta berkembangnya keterampilan untuk mengelola limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) ramah lingkungan.