Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP PERAN AKUNTAN SEBAGAI KONSULTAN DIGITAL: DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PENGEMBANGAN INDUSTRI DAN EKONOMI DIGITAL Rahayu, Rika; Aulia, Reski; Atriani, Evi; Nurhayati, Nurhayati; Arni, Arni; Arsal, Muryani
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2024.5(2).2895-293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap peran akuntan sebagai konsultan digital dalam mengelola informasi di era Industri 4.0. Selain itu, penelitian ini juga akan mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari perubahan peran akuntan terhadap pengembangan industri dan ekonomi digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitik. Penelitian kuantitatif dipilih karena bertujuan untuk menguji hipotesis penelitian yang telah diajukan. Pendekatan deskriptif digunakan untuk menggambarkan data yang dikumpulkan, dari 12 akrtikel sedangkan pendekatan analitik digunakan untuk menganalisis data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital telah secara signifikan mempengaruhi peran akuntan sebagai konsultan digital dalam mengelola informasi di era Industri 4.0. Akuntan diharapkan dapat mempertahankan relevansi profesi dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung transformasi digital di dalam organisasi. Transformasi digital dalam profesi akuntansi merupakan pergeseran paradigma yang membutuhkan respons yang cepat dan terkoordinasi dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk akuntan, perusahaan, dan regulator. Hanya dengan berinvestasi dalam  pengembangan kompetensi digital akuntan, profesi ini dapat terus memberikan nilai yang signifikan bagi organisasi di era Industri 4.0 yang semakin digital. Akuntan sebagai konsultan digital diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengelola informasi, memanfaatkan teknologi digital, menganalisis data, mengembangkan strategi bisnis, mengelola risiko teknologi, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan standar akuntansi. Transformasi digital juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang perlu dikelola dengan baik, seperti peningkatan produktivitas, inovasi, dan lapangan kerja baru, namun juga risiko seperti ketimpangan digital dan hilangnya pekerjaan. Pengembangan industri dan ekonomi digital di Indonesia menghadapi tantangan terkait infrastruktur, sumber daya manusia, dan regulasi, sehingga membutuhkan strategi komprehensif yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat.
PERAN TEKNOLOGI CLOUD DALAM TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN PADA UMKM Arsal, Muryani; Aulia, Reski; Atriani, Evi; Wahyuni, Sri
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2025.6(1).29-37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran teknologi cloud computing dalam meningkatkan transparansi pelaporan keuangan pada UMKM. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis kontribusi cloud computing dalam meningkatkan efisiensi operasional, keamanan data, dan pengambilan keputusan berbasis data, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi implementasinya.   Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui studi literatur (literature review). Data dikumpulkan dari publikasi ilmiah, jurnal, dan penelitian terdahulu antara tahun 2019-2024. Fokus penelitian adalah pada penerapan cloud computing dalam konteks akuntansi dan pelaporan keuangan dengan pendekatan sistematis terhadap hasil-hasil studi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi cloud computing memberikan kontribusi signifikan pada efisiensi operasional, penghematan biaya, dan keamanan data keuangan. Teknologi ini memungkinkan akses data real-time, mendukung pengambilan keputusan strategis, serta meningkatkan fleksibilitas dan daya saing UMKM. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, risiko keamanan, dan kebutuhan pelatihan sumber daya manusia. Strategi yang tepat, regulasi yang mendukung, dan pengembangan keterampilan teknis menjadi kunci keberhasilan implementasi cloud computing.
IMPLEMENTASI IPAS UNTUK MENUMBUHKAN KEPEDULIANTERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN Nur, A. Muafiah; Aulia, Reski; Mutmainnah, Nurul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41024

Abstract

Twenty-first-century education requires students not only to master cognitive aspects but also to develop critical, creative, and collaborative thinking skills, as well as environmental awareness. Natural and Social Sciences Learning (IPAS) serves as an important medium for instilling environmental care values from an early age, especially in elementary schools. This study aims to describe the role of IPAS learning in fostering environmental care attitudes among third-grade students at SDN 74 Bontorita II. The research employed a qualitative descriptive method using observation, interviews, and documentation techniques. The results indicate that prior to the implementation of IPAS learning, students’ level of environmental awareness was relatively low, as reflected in a lack of awareness in disposing of waste properly and minimal participation in cleanliness activities. After the implementation of environment-based IPAS learning through observation activities, hands-on practices, and simple projects such as poster creation and classroom clean-up actions, a significant improvement in environmentally caring behavior was observed. Improvements were seen in proper waste disposal (from 40% to 85%), understanding of waste types (from 35% to 90%), participation in cleanliness activities (from 30% to 80%), and independence in maintaining cleanliness (from 45% to 88%). These findings indicate that contextual and project-based IPAS learning is effective in fostering environmental awareness and students’ social responsibility. Therefore, IPAS learning plays an important role in shaping environmentally caring character among elementary school students.