Nur, A. Muafiah
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Modul Praktikum Konsep Dasar IPA Terintegrasi Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam Pembentukan Karakter Religius Amal, Amri; Nur, A. Muafiah; S, Muhammad Ilham
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2174

Abstract

Pendidikan dalam Islam mengajarkan untuk mendidik secara mandiri, salah satunya adalah dengan menggunakan modul pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan pembelajaran hanya sebatas penyampaian materi tanpa mengintegrasikan nilai-nilai Islam, oleh karena itu dalam proses pembelajaran harus mengintegrasikan Al- Islam dan Kemuhammadiyaan dalam proses perkuliahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modul praktikum konsep dasar IPA terintegrasi al-islam kemuhammadiyaan dalam pembentukan karakter religius mahasiswa prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperiman dengan model Quasi eksperimen. Desain penelitian desain Nonequevalent Control Group Design Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 mahasiswa. Penelitian diawali perancanagan instrument penelitian, perancangan modul praktikum, pelaksanaan penelitian, Analisis hasil penelitian dan pelaporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata karakter religius IPA posttest kelas kontrol mahasiswa sebesar 78,72 Sedangkan skor rata-rata karakter religius IPA pret test kelas eksperimen dari 60 mahasiswa sebesar 85,05.  Hasil uji independent sampel t test diperoleh Sig. (2-tailed). 0,000 < 0,05 maka terdapat pengaruh yang positif. Mahasiswa yang mempunyai religious attitude yang baik tercermin dari ketaatan dalam beragama berdasarkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dimiliki. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh modul praktikum konsep dasar IPA terintegrasi al-islam kemuhammadiyaan dalam pembentukan karakter religius.
Blended Learning: Penerapan dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Program Studi PGSD Nur, A. Muafiah; Nasrah, Nasrah; Amal, Amri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2189

Abstract

Blended Learning merupakan pembelajaran yang tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar dari dalam kelas, tetapi mereka memanfaatkan pengalaman belajar yang lebih luas secara mandiri guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan melihat pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa prodi PGSD pada mata kuliah Konsep Dasar IPA SD. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain the matching-only pretsest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan pembelajaran mata kuliah Konsep Dasar IPA SD dengan model Blended Learning yang dipadukan dengan melatihkan indikator keterampilan berpikir kritis sudah terlaksana  dengan baik. Berdasarkan hasil uji signifikansi diketahui bahwa pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas eksperimen berbeda secara signifikan. Dari pengujian hipotesis, didapatkan taraf signifikansi untuk postest sebesar 0,001 dan N-Gaian sebesar 0,017. Nilai taraf signifikansi ini menunjukkan nilai yang lebih kecil dari 0,025 (sig (2-tailed) < 0,025), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas eksperimen. Mahasiswa menanggapi positif terhadap penerapan pembelajaran mata kuliah Konsep Dasar IPA SD dengan model Blended Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, meskipun dalam pelaksanaannya masih memiliki keterbatasan dalam pengelolahan kelas selama proses pembelajaran daring dan luring.
Pengaruh Modul Praktikum Konsep Dasar IPA Terintegrasi Al-Islam Kemuhammadiyahan dalam Pembentukan Karakter Religius Amal, Amri; Nur, A. Muafiah; S, Muhammad Ilham
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2174

Abstract

Pendidikan dalam Islam mengajarkan untuk mendidik secara mandiri, salah satunya adalah dengan menggunakan modul pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, kegiatan pembelajaran hanya sebatas penyampaian materi tanpa mengintegrasikan nilai-nilai Islam, oleh karena itu dalam proses pembelajaran harus mengintegrasikan Al- Islam dan Kemuhammadiyaan dalam proses perkuliahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modul praktikum konsep dasar IPA terintegrasi al-islam kemuhammadiyaan dalam pembentukan karakter religius mahasiswa prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperiman dengan model Quasi eksperimen. Desain penelitian desain Nonequevalent Control Group Design Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 mahasiswa. Penelitian diawali perancanagan instrument penelitian, perancangan modul praktikum, pelaksanaan penelitian, Analisis hasil penelitian dan pelaporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata karakter religius IPA posttest kelas kontrol mahasiswa sebesar 78,72 Sedangkan skor rata-rata karakter religius IPA pret test kelas eksperimen dari 60 mahasiswa sebesar 85,05.  Hasil uji independent sampel t test diperoleh Sig. (2-tailed). 0,000 < 0,05 maka terdapat pengaruh yang positif. Mahasiswa yang mempunyai religious attitude yang baik tercermin dari ketaatan dalam beragama berdasarkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dimiliki. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh modul praktikum konsep dasar IPA terintegrasi al-islam kemuhammadiyaan dalam pembentukan karakter religius.
Blended Learning: Penerapan dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Program Studi PGSD Nur, A. Muafiah; Nasrah, Nasrah; Amal, Amri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2189

Abstract

Blended Learning merupakan pembelajaran yang tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar dari dalam kelas, tetapi mereka memanfaatkan pengalaman belajar yang lebih luas secara mandiri guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan melihat pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa prodi PGSD pada mata kuliah Konsep Dasar IPA SD. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain the matching-only pretsest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan pembelajaran mata kuliah Konsep Dasar IPA SD dengan model Blended Learning yang dipadukan dengan melatihkan indikator keterampilan berpikir kritis sudah terlaksana  dengan baik. Berdasarkan hasil uji signifikansi diketahui bahwa pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas eksperimen berbeda secara signifikan. Dari pengujian hipotesis, didapatkan taraf signifikansi untuk postest sebesar 0,001 dan N-Gaian sebesar 0,017. Nilai taraf signifikansi ini menunjukkan nilai yang lebih kecil dari 0,025 (sig (2-tailed) < 0,025), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kedua kelas eksperimen. Mahasiswa menanggapi positif terhadap penerapan pembelajaran mata kuliah Konsep Dasar IPA SD dengan model Blended Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, meskipun dalam pelaksanaannya masih memiliki keterbatasan dalam pengelolahan kelas selama proses pembelajaran daring dan luring.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV PADA MATERI BILANGAN CACAH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NHT UPTD SDN 8 BARRU Suhailah, Rezki; Yusuf, Nurrahayu Faizah; Nur, A. Muafiah
AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2025): VOL 5 NO 1
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/kjpm.v5i1.3394

Abstract

Abstrak: Jurnal ini mengulas tentang materi Bilangan Cacah melalui model kooperatif tipe Numbered Head Togther dalam pembelajaran Matematika di SDN 8 Barru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingkatan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran matematika pada materi bilangan cacah dikelas IV UPTD SDN 8 Barru, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun instrumen penelitiannya yaitu tes hasil belajar dan lembar kerja peserta didik (LKPD)  . Sumber data penelitian adalah hasil pengamatan dikelas, wawancara dari guru matematika, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan memahami materi bilangan cacah dengan menggunakan model Kooperatif  Tipe Numbered Head Together  mendapatkan hasil yang baik dan cukup memuaskan. Pada siklus I menunjukkan presentase peserta didik mencapai  33,34% dan presentase peserta didik pada siklus II mencapai 83,33%. Secara keseluruhan hasil belajar peserta didik materi bilangan cacah mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Kata Kunci: Bilangan Cacah, Hasil Belajar, Numbered Head Together Abstract : This journal reviews whole number material through the Numbered Head Togther type cooperative model in Mathematics learning at SDN 8 Barru. This research aims to determine the importance of student learning outcomes in mathematics subjects in whole number material in class IV SDN 8 Barru, through the application of the Numbered Head Together type cooperative learning model. This type of research is classroom action research (PTK). The research instruments are student worksheets (LKPD) and the research data sources are the results of classroom observations, interviews with mathematics teachers and students. The results of the research show that improving understanding of whole number material by using the Numbered Head Together Cooperative model produces good and quite satisfactory results. In cycle I, the percentage of students reached 33.34% and the percentage of students in cycle II reached 83.33%. Overall, the learning outcomes of students on whole number material have increased at each meeting. Keywords: Whole Numbers, Learning Outcomes, Numbered Heads Together
Pengaruh Strategi Guided Note Taking (GNT) Berbantuan Media Audio Visual Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sd Inpres Minasa Upa Halmawati; Nurlina; Nur, A. Muafiah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Guided Note-Taking (GNT) berbantuan media audio visual animasi terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS kelas V di SD Inpres Minasa Upa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa akibat penerapan metode konvensional yang kurang interaktif dan terbatasnya kemampuan siswa dalam mencatat poin-poin penting selama pembelajaran. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 siswa yang terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen sebanyak 20 siswa dan kelas kontrol sebanyak 19 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes pretest dan posttest kepada kedua kelompok. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t (independent samples t-test) dengan bantuan aplikasi SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan strategi GNT berbantuan media audio visual animasi. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen meningkat dari 58,75 menjadi 85,40, sedangkan kelas kontrol dari 56,90 menjadi 73,20. Nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05) menunjukkan bahwa strategi GNT efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menyarankan integrasi strategi pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME BASED LEARNING (GBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS Selviana; Nasrah; Nur, A. Muafiah
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11294

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh siswa di abad ke-21 untuk menghadapi tantangan global yang kompleks, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan yang tepat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas IV UPT SPF SDI Bangkala I setelah menggunakan model pembelajaran Game Based Learning (GBL) dan pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi experimental dengan bentuk nonequivalent control group design. Yang melibatkan 2 yaitu kelas eksperimen (26 orang) yang menggunakan model pembelajaran GBL dan kelas control (25 orang) menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis unit dan uji prasyarat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen yaitu dengan rata-rata nilai post-test mencapai 75,30, sedangkan kelas kontrol hanya 64,80. Hasil analisis menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai  thitung 3,896 > ttabel 2,009 maka dapat diambil kesimpulan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran GBL terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV UPT SPF SDI Bangkala I.
Model Pembelajaran Example Non Example Untuk Meningkatan Hasil Belajar IPA Murid Sekolah Dasar Nurbaya, Nurbaya; Amal, Amri; Nur, A. Muafiah
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 4 No. 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1188

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu guru sering kali menyampaikan materi pelajaran IPA hanya menggunakan metode ceramah, sehingga murid merasa bosan dan kurang tertarik untuk belajar IPA. Hal ini dapat menyebabkan hasil belajar murid menjadi rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe example non example murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone sebanyak 14 murid yang terdiri atas 7 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe example non example, hasil belajar IPA murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar murid 61 dengan 6 murid atau dengan presentase 40%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 90 dengan 14 murid atau dengan presentase 100%. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar IPA pada murid kelas IV SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe example non example.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Pada Murid Sekolah Dasar Rosdiana, Rosdiana; Nasrah, Nasrah; Nur, A. Muafiah
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 4 No. 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1189

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu guru sering kali menyampaikan materi pelajaran IPA dengan metode ceramah, sehingga murid merasa bosan dan kurang tertarik untuk belajar IPA. Hal ini dapat menyebabkan hasil belajar murid menjadi rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran inkuiri murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang mencakup empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone sebanyak 13 murid yang terdiri atas 6 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri, hasil belajar IPA murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar murid 60 dengan 5 murid atau dengan presentase 38%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 93 dengan 13 murid atau dengan presentase 100%. Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa hasil belajar IPA pada murid kelas V SD Inpres 12/79 Hulo Kabupaten Bone dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran inkuiri.
IMPLEMENTASI IPAS UNTUK MENUMBUHKAN KEPEDULIANTERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN Nur, A. Muafiah; Aulia, Reski; Mutmainnah, Nurul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41024

Abstract

Twenty-first-century education requires students not only to master cognitive aspects but also to develop critical, creative, and collaborative thinking skills, as well as environmental awareness. Natural and Social Sciences Learning (IPAS) serves as an important medium for instilling environmental care values from an early age, especially in elementary schools. This study aims to describe the role of IPAS learning in fostering environmental care attitudes among third-grade students at SDN 74 Bontorita II. The research employed a qualitative descriptive method using observation, interviews, and documentation techniques. The results indicate that prior to the implementation of IPAS learning, students’ level of environmental awareness was relatively low, as reflected in a lack of awareness in disposing of waste properly and minimal participation in cleanliness activities. After the implementation of environment-based IPAS learning through observation activities, hands-on practices, and simple projects such as poster creation and classroom clean-up actions, a significant improvement in environmentally caring behavior was observed. Improvements were seen in proper waste disposal (from 40% to 85%), understanding of waste types (from 35% to 90%), participation in cleanliness activities (from 30% to 80%), and independence in maintaining cleanliness (from 45% to 88%). These findings indicate that contextual and project-based IPAS learning is effective in fostering environmental awareness and students’ social responsibility. Therefore, IPAS learning plays an important role in shaping environmentally caring character among elementary school students.