Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Wana Raksa

STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA ALAM BUMI PERKEMAHAN IPUKAN TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI Eki Rusmana; Nina Herlina; Iing Nasihin
Wanaraksa Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v12i1.4540

Abstract

Kawasan konservasi yang dimanfaatkan untuk kepentingan wisata alam, salah satunya adalah Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Ipukan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai objek wisata alam dan menjadi destinasi wisata yang menawarkan kesejukan dan keasrian udara khas pegunungan. Ipukan sangat cocok untuk aktifitas alam seperti berkemah, tracking, penelitian, pengamatan flora dan fauna. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi ekowisata serta  menentukan strategi pengembangan ekowisata di kawasan Obyek Wisata Alam Bumi Perkemahan Ipukan Taman Nasional Gunung Ciremai.  Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT dengan menghitung bobot dan rating dari EFAS dan IFAS. Buper Ipukan memiliki potensi wisata yang menarik bagi pengunjung seperti: bentang alam, flora dan fauna. Hasil analisis SWOT bahwa potensi wisata alam bumi perkemahan ipukan yang dapat dijadikan daya tarik wisata berupa bentang alam, flora dan fauna. Berdasarkan faktor internal dan eksternal, strategi paling utama untuk diterapkan dalam pengembangan Obyek Wisata Alam Bumi Perkemahan Ipukan adalah strategi menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang (Strengths-Oportunities), yaitu dengan tetap mempertahankan kualitas estetika, meningkatkan sarana dan prasarana serta pelayanan dengan tetap mempertahankan aspek kelestarian dan melakukan promosi wisata secara optimal. Salah satu alternatif pengembangan Obyek Wisata Alam Ipukan adalah memperbaiki aksesibilitas, melakukan kerjasama dengan intansi lain dan penambahan sarana wisata.Kata kunci : analisis SWOT; potensi wisata; ipukan; taman nasional 
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM CURUG NGELAY DESA BAGAWAT KECAMATAN SELAJAMBE KABUPATEN KUNINGAN Sahidin Sahidin; Nina Herlina; Nurdin Nurdin
Wanaraksa Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v12i2.4570

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman budaya dan sumber daya alam. Salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia adalah ditemukannya berbagai macam tempat wisata alam dengan pesona dan ciri khas tersendiri. Kabupaten Kuningan memiliki tempat-tempat yang berpotensi menjadi destinasi wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Salah satu tempat wisata alam yang ada di Kabupaten Kuningan adalah Curug Ngelay yang berada di Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe. Kondisi Curug Ngelay saat ini masih membutuhkan pengelolaan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi yang dimiliki oleh Objek Wisata Alam Curug Ngelay dan strategi dalam mengembangkan Objek Wisata Alam Curug Ngelay dengan potensi yang ada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai dengan Januari 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui potensi adalah metode eksplorasi sedangkan untuk pengembangan strategi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan potensi yang dimiliki oleh Objek Wisata Alam Curug Ngelay yaitu keberadaan keindahan alam, Curug Ngelay, serta Flora dan Fauna. Posisi pembangunan berada pada kuadran I. Strategi pembangunan yang diterapkan adalah dengan meningkatkan kualitas dan infrastruktur, meningkatkan kerjasama dengan masyarakat, kerjasama antara pengelola dengan masyarakat dan pengunjung. Kata Kunci: Strategi; Faktor Internal dan Eksternal; Analisis SWOT; Kawasan Wisata
Identifikasi Jenis Dan Pemanfaatan Bambu Di Hutan Gunung Tilu Blok Banjaran Kabupaten Kuningan Nurkholis Nurkholis; Nina Herlina; Ai Nurlaila
Wanaraksa Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v11i2.4411

Abstract

Abstrak. Masyarakat di Desa Jabranti Blok Banjaran hanya memanfaatkan bambu sebagai bahan dasar kerajinan keranjang dan tepas. Bambu dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, bahan berkhasiat obat, bahan konsumsi, bahan kerajinan, bahan alat musik. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan Hutan Gunung Tilu blok Banjaran Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis bambu dan morfologi jenis bambu dan mengetahui manfaat dari setiap bambu yg ditemukan. Metode yang digunakan adalah metode jelajah yaitu dengan cara menjelajahi objek penelitian. Ketika ditemukan rumpun bambu, maka dibuat petak ukur, kemudian dicatat, jenis bambu dan pohon yang terdapat di sekelilingnya. Jenis bambu yang ditemukan di Hutan Gunung Tilu Blok Banjaran sebanyak 5 genus, yaitu  4 bambu Gigantochloa, 3 bambu Bambusa, dua bambu Schizostachyum dan satu bambu Dendrocalamus. Manfaat dari beberapa jenis bambu tersebut adalah untuk bahan banguan,kerajinan tangan, obat, bahan konsumsi, alat musik,  dan bahan bangunan.Kata Kunci: Identifikasi jenis bambu, pemanfaatan bambu.