Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peran Genarasi Muda Untuk Menumbuhkan Sikap Peduli Terhadap Warga Yang Terdampak Covid 19 Ditaman Baca Parigi Sawangan Depok Lisdawati Lisdawati; Catur Galuh R; Pancagaluh R; Bambang Sutarto; RR Renny anggraini
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol 3, No 2 (2022): ABDIMAS
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ABMAS.v3i2.p76-84.y2022

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menjadi bidang yang wajib dijalankan oleh dosen untuk penerapan Tridharma perguruan tinggi. Sebagai langkah menghadapi masa pandemi covid maka penyelenggaraan PKM mengangkat judul “ Peran Generasi Muda Untuk Menumbuhkan Sikap Peduli Terhadap Warga Yang Terdampak Covid 19 Di Taman Bacaan Parigi Sawangan Depok”Lokasi Pengabdian kepada masyarakat dipilih diTaman Bacaan Perigi Depok, karena lokasi tersebut menjadi tempat berkumpulnya anak - anak muda sekitar lingkungan Taman bacaan. Selain itu lokasi dipilih karena sesuai dengan tujuan dan sasaran dari judul PKM ini dilaksanakan.Metode pelaksanaan Pengabdian masyarkat menggunakan pendekatan pelatihan dan penyuluhan. Dimana sebelum kegiatan inti dilaksanakan tim pengabdian melakukan pra survey investigasidi lokasi untuk mengetahui kendala dan permasalahan yang ada. Seteleh dilaksanakan pembekalan, dilakukan pendampingan implementasi, kemudian tahap akhir dengan pra implementasi di lakukan sharing permasalahan dan kesulitan yang muncul untuk dipecahkan bersama. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah munculnya peran anak muda terhadap dampak pandemi covid di masyarakat sekitar rumah mereka, dengan menciptakan programa peduli sesama, berbagi pemahaman tentang cara menegdalikan pandemi, mensosialisasikan kepada masyarakat tentang prokes, dan bahu membahu mendirikan pos pelayanan pandemi untuk warga masyarakat di sekitar Taman Bacaan Perigi Depok. Sebagai tindaklanjut, maka tim pengabdian kepada masyarakat akan melakukan kunjungan berkala untuk memberikan pendampingan dan melakukan evaluasi pencapaian.
Pelaksanaan Pemberian Bantuan Sosial Kepada Guru Ngaji yang Terdampak Covid 19 di Desa Lumpang Parung Panjang Bogor Jawa Barat Amirudin Amirudin; Dede Hendra; Rr Renny Anggraini; Ida Nurlina; Baliya Munadjat
DEDIKASI PKM Vol 1, No 2 (2020): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v1i2.6387

Abstract

Pada PKM yang dilakukan dengan mengambil objek pemberian bantuan kepada guru ngaji dan warga sekitar Desa Lumpang Parung Panjang bekerjasama dengan Rumah Shodaqoh. Selama adanya pandemi ini guru ngaji terkena dampak yang cukup besar karena peraturan mengenai jaga jarak yang ditetapkan pemerintah. Banyak dari kegiatan mereka mencari nafkah yang dihentikan sementara selama pandemi. Pemberhentian kegiatan untuk mencari nafkah mengakibatkan tidak adanya pendapatan yang selama ini mereka andalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Melihat dari hal tersebut maka kami panitia penyelenggara PKM berinisiatif untuk memberikan bantuan kepada guru ngaji dan warga sekitar yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berupa sembako yang dapat digunakan untuk kebutuhan hidup sehari – hari. Pemberian bantuan dilaksanakan oleh Dosen Unpam sebagai panitia dalam kegiatan. Program PKM ini diharapkan dapat meringankan beban kehidupan yang harus ditanggung mereka selama masa pandemi covid 19 berlangsung.
Pelaksanaan Pemberian Pelatihan Optimalisasi Media Pembelajaran Berbasis Media Visual di Smpn 12 Tangerang Selatan Banten Budi Haryono; Rr Renny Anggraini; Amirudin Amirudin; Ida Nurlina; Dede Hendra
DEDIKASI PKM Vol 2, No 2 (2021): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v2i2.9764

Abstract

Pada PKM yang dilakukan dengan mengambil objek guru-guru SMPN 12 Tangsel. Selama adanya pandemi ini para pendidik di lingkungan SMPN 12 Tangsel masih mengalami kendala dalam pengemasan materi pembelajaran daring di era Covid-19, dikarenakan peraturan pemerintah yang menyatakan untuk tinggal dirumah dan melakukan pekerjaan dari rumah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan untuk memberikan pembelajaran secara daring (online). Tetapi hal ini menimbulkan hambatan baru di karenakan masih banyak kendala untuk dilakukan oleh pendidik dan peserta didik yang tidak memiliki alat komunikasi yang bisa mendukung pembelajaran tersebut. Melihat dari hal tersebut maka kami panitia penyelenggara PKM berinisiatif untuk memberikan bantuan motivasi dan pelatihan singkat tentang pemanfaatan media pembelajaran berbasis video sebagai salah satu media visual yang tidak hanya dapat diakses melalui jaringan internet, tetapi juga dapat dikirimkan melalui Whatsapp dalam bentuk file materi maupun penugasan. Semoga PKM ini dapat membantu guru di SMPN 12 Tangsel.
Pelaksanaan Pemberian Bantuan Sosial Kepada Guru Ngaji yang Terdampak Covid 19 di Desa Lumpang Parung Panjang Bogor Jawa Barat Amirudin Amirudin; Dede Hendra; Rr Renny Anggraini; Ida Nurlina; Baliya Munadjat
DEDIKASI PKM Vol. 1 No. 2 (2020): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v1i2.6387

Abstract

Pada PKM yang dilakukan dengan mengambil objek pemberian bantuan kepada guru ngaji dan warga sekitar Desa Lumpang Parung Panjang bekerjasama dengan Rumah Shodaqoh. Selama adanya pandemi ini guru ngaji terkena dampak yang cukup besar karena peraturan mengenai jaga jarak yang ditetapkan pemerintah. Banyak dari kegiatan mereka mencari nafkah yang dihentikan sementara selama pandemi. Pemberhentian kegiatan untuk mencari nafkah mengakibatkan tidak adanya pendapatan yang selama ini mereka andalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Melihat dari hal tersebut maka kami panitia penyelenggara PKM berinisiatif untuk memberikan bantuan kepada guru ngaji dan warga sekitar yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berupa sembako yang dapat digunakan untuk kebutuhan hidup sehari – hari. Pemberian bantuan dilaksanakan oleh Dosen Unpam sebagai panitia dalam kegiatan. Program PKM ini diharapkan dapat meringankan beban kehidupan yang harus ditanggung mereka selama masa pandemi covid 19 berlangsung.
Pelaksanaan Pemberian Pelatihan Optimalisasi Media Pembelajaran Berbasis Media Visual di Smpn 12 Tangerang Selatan Banten Budi Haryono; Rr Renny Anggraini; Amirudin Amirudin; Ida Nurlina; Dede Hendra
DEDIKASI PKM Vol. 2 No. 2 (2021): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v2i2.9764

Abstract

Pada PKM yang dilakukan dengan mengambil objek guru-guru SMPN 12 Tangsel. Selama adanya pandemi ini para pendidik di lingkungan SMPN 12 Tangsel masih mengalami kendala dalam pengemasan materi pembelajaran daring di era Covid-19, dikarenakan peraturan pemerintah yang menyatakan untuk tinggal dirumah dan melakukan pekerjaan dari rumah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan untuk memberikan pembelajaran secara daring (online). Tetapi hal ini menimbulkan hambatan baru di karenakan masih banyak kendala untuk dilakukan oleh pendidik dan peserta didik yang tidak memiliki alat komunikasi yang bisa mendukung pembelajaran tersebut. Melihat dari hal tersebut maka kami panitia penyelenggara PKM berinisiatif untuk memberikan bantuan motivasi dan pelatihan singkat tentang pemanfaatan media pembelajaran berbasis video sebagai salah satu media visual yang tidak hanya dapat diakses melalui jaringan internet, tetapi juga dapat dikirimkan melalui Whatsapp dalam bentuk file materi maupun penugasan. Semoga PKM ini dapat membantu guru di SMPN 12 Tangsel.
Pendampingan Jiwa Kewirausahaan dan Daya Saing bagi Perantau/Urban di Jakarta Bogor Depok dan Bekasi Fauziah Septiani; Nurmin Arianto; RR Renny Anggraini
Jurnal Pengabdian Tangerang Selatan [JURANTAS] Vol. 1 No. 3 (2023): [November-Februari] Jurnal Pengabdian Tangerang Selatan: JURANTAS
Publisher : LAP4B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58174/jrt.v1i3.38

Abstract

Perantau adalah salah satu komunitas sosial yang ada di masyarakat Jabodetabek. Pergerakan paguyuban ini dapat ditingkatkan lagi dengan memberikan pendampingan berupa pelatihan dan penambahan pengembangan kapasitas keahliah dalam bidang sumber daya manusia. Salah satu pendampingan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan seputar Jiwa kewirausahaan dan Daya Saing. Dengan adanya pengetahuan dan wawasan keterampilan yang memadai kelak menjadi bekal untuk dapat bermetamorfosis menjadi pribadi mandiri yang tidak hanya dapat berguna bagi dirinya, namun juga mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan alam semesta selepas dari kehidupan di Paguyuban Perantau Jabodetabek. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berfokus pada Pendampingan Jiwa Kewirausahaan dan Daya Saing bagi Perantau / Urban di Jakarta Bogor Depok dan Bekasi. Pelatihan ini sangat bermanfaat sesuai dengan hasil diskusi akhir dari para peserta.
Peranan Media Sosial bagi Generasi Muda melalui Pengenalan Usaha Marketing Secara Mandiri pada Yayasan Yatim dan Duafa Latar Hati Sawangan Kota Depok Rio Setiawan; Elizabeth Tika Kristina Hartuti; RR Renny Anggraini
Jurnal Pengabdian Tangerang Selatan [JURANTAS] Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Tangerang Selatan
Publisher : LAP4B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58174/jrt.v2i2.127

Abstract

Pentingnya Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Pelaksanaan PKM ini mengambil judul “Peranan Media Sosial Pada Generasi Muda Melalui Pengenalan Usaha Marketing Secara Mandiri pada Yayasan Yatim dan Duafa Latar Hati Sawangan Kota Depok”. Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan dilaksanakan di Jalan Jati RT. 4 RW 4 Sawangan baru kota Depok 16511. Dalam Yayasan yatim dan duafa ini banyak generasi muda yang belum memiliki pegetahuan mengenai usaha marketing dengan baik. Metode yang digunakan pada pelaksanaan PKM ini dengan Pendekatan partisipatif, ceramah, dan pendekatan FGD (Focus Group Discussion). Dimana sebelumnya dilakukan terlebih dahulu tahapan observasi langsung guna mengetahui permasalahan yang muncul pada lokasi pengabdian. Pelatihan ini digunakan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang usaha pemasaran khususnya pengelolaan pemasaran berbasis pada usaha kecil yang dapat dirintis, hal ini bertujuan agar yayasan yatim dan duafa yang terdiri dari usia remaja hingga dewasa dapat memahami dan menerapkan manajemen pemasaran khususnya kewirausahaan dengan cukup baik. Selain Pelatihan berkaitan dengan bidang usaha pemasaran kesempatan ini sekaligus diberikan penjelasan tentang dasar - dasar wirausaha dan penguatan konsep dasar manajemen pemasaran.
Stop Bullying! Program Pencegahan dan Penanggulangan Perundungan di Sekolah Dewi Wulan Suci; Elisya Putri Napitupulu; Rangga Ainul Yaqin; RR Renny Anggraini
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 5 (2026): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan permasalahan serius di lingkungan pendidikan yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Sekolah dasar sebagai lingkungan awal pembentukan karakter memiliki peran strategis dalam mencegah dan menanggulangi perilaku perundungan sejak dini. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Stop Bullying! Program Pencegahan dan Penanggulangan Perundungan di Sekolah” yang dilaksanakan di MI Nurul Falah. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi interaktif, simulasi, serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying, serta dampak negatif yang ditimbulkan bagi korban, pelaku, dan lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan sikap empati, toleransi, dan kepedulian sosial siswa. Program PKM ini dinilai efektif sebagai upaya preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Edukasi Anti-Bullying untuk Membangun Karakter Positif Siswa MI Nurul Falah Rawa Mekar Jaya Diva Salsabila; Afhni Handayani; Siti Latifah; RR Renny Anggraini
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 5 (2026): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang yang berdampak negatif terhadap perkembangan karakter dan kesejahteraan psikososial siswa, khususnya pada jenjang pendidikan dasar. Lingkungan belajar yang tidak aman akibat perilaku bullying dapat menurunkan motivasi belajar, rasa percaya diri, serta kualitas interaksi sosial siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program edukasi anti-bullying melalui metode storytelling dalam membangun karakter positif siswa di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Rawa Mekar Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dalam konteks kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung, diskusi reflektif dengan siswa, wawancara terbatas dengan guru, serta dokumentasi kegiatan. Metode storytelling diterapkan sebagai intervensi utama dengan menekankan nilai empati, toleransi, tanggung jawab, dan keberanian menjadi upstander dalam menghadapi bullying. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan storytelling mampu meningkatkan antusiasme siswa, pemahaman mengenai bentuk dan dampak bullying, serta menumbuhkan sikap empati dan kepedulian sosial. Siswa menunjukkan kecenderungan positif untuk berperan aktif dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah. Dengan demikian, metode storytelling terbukti efektif sebagai pendekatan edukatif yang non-patronizing dalam mendukung pembentukan karakter positif dan penciptaan iklim sekolah yang aman dan kondusif.
Sahabat Tanpa Bully: Gerakan Siswa SD/MTS Saling Menghargai Jingga Ringin Rabani; Adjie Firmansyah; Resita Rahayu; RR Renny Anggraini
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 5 (2026): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan Sahabat Tanpa Bully merupakan salah satu bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan menumbuhkan sikap saling menghargai dan mencegah perilaku perundungan di lingkungan sekolah dasar. Artikel ini membahas pelaksanaan Gerakan Sahabat Tanpa Bully pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Falah Rawa Mekar Jaya sebagai upaya preventif terhadap munculnya perilaku bullying, khususnya bullying verbal dan sosial. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan adanya indikasi perilaku agresif ringan di kalangan siswa yang berpotensi berkembang menjadi perundungan apabila tidak ditangani sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan berbasis aksi (action-based method) dan partisipatif, dengan metode storytelling dimanfaatkan sebagai media edukasi karakter dalam menyampaikan nilai empati, toleransi, dan keberanian untuk bersikap sebagai upstander. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan siswa kelas atas sebagai sasaran utama. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan diskusi reflektif untuk mengidentifikasi perubahan pemahaman dan sikap siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Gerakan Sahabat Tanpa Bully mampu meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak negatif bullying serta menumbuhkan sikap empati dan kepedulian terhadap sesama. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan dan mampu mengidentifikasi perilaku perundungan serta tindakan pencegahannya. Dengan demikian, Gerakan Sahabat Tanpa Bully yang dilaksanakan melalui metode storytelling terbukti efektif sebagai strategi edukatif dalam membangun budaya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.