Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kualitas Produk dan Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan PT Citra Mandiri Abadi Jaya Yudistira Yudistira; Suryadi Marthadinata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12236

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PT Citra Mandiri Abadi Jaya Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Studi lain menemukan bahwa kualitas produk dan pelayanan secara bersama-sama berperan dalam membentuk loyalitas melalui kepuasan konsumen . Kualitas produk juga berkaitan dengan keputusan pembelian dan persepsi nilai,. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 97 pelanggan yang ditentukan dengan rumus Rao Purba. Analisis dilakukan menggunakan SPSS 25 melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Kualitas produk diukur melalui sembilan dimensi, yaitu bentuk, fitur, kinerja, kesesuaian, ketahanan, keandalan, kemudahan perbaikan, gaya, dan desain. Kualitas pelayanan diukur melalui keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik. Kepuasan pelanggan diukur melalui kesesuaian harapan, minat membeli kembali, dan kesediaan merekomendasikan. Instrumen Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan t hitung 4,723 dan signifikansi 0,000. Kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 2,719 dan signifikansi 0,008. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 22,945 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,328 menunjukkan bahwa kualitas produk dan pelayanan menjelaskan 32,8% variasi kepuasan pelanggan. Kualitas produk memiliki pengaruh relatif lebih kuat. Perusahaan perlu memprioritaskan daya tahan dan kemudahan perbaikan produk, kecepatan respons pegawai, serta kesesuaian produk dengan harapan pelanggan.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup Hedonisme terhadap Perilaku Keuangan Generasi Z di Era Cashless Society Nona Cindy Fadila Sari; Suryadi Marthadinata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme terhadap perilaku keuangan Generasi Z di era cashless society di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z di Kota Tangerang Selatan, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 27 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, yang ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 7,687 > t tabel sebesar 1,660 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,10. Gaya hidup hedonisme berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, dengan nilai t hitung sebesar -3,447 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,10. Secara simultan, literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan, dengan nilai F hitung sebesar 33,585 > F tabel sebesar 2,36 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,10. Nilai R Square sebesar 0,409 menunjukkan bahwa sebesar 40,9% variasi perilaku keuangan dapat dijelaskan oleh literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme, sedangkan 59,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Fee Based Income (FBI) terhadap Laba Bersih pada PT Bank Mandiri Tbk Periode 2015-2025 Meinisya Putri Adrina; Suryadi Marthadinata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Fee Based Income (FBI) terhadap Laba Bersih pada PT Bank Mandiri Tbk periode 2015–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Bank Mandiri Tbk selama periode 2015–2025, Teknik analisis data yang digunakan meliputi dianalisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laba Bersih dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Sementara itu, Fee Based Income (FBI) tidak berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih dengan nilai signifikansi 0,993 > 0,05. Secara simultan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Fee Based Income (FBI) berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,756 menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Fee Based Income (FBI) mampu menjelaskan variasi Laba Bersih sebesar 75,6%, sedangkan sisanya sebesar 24,4% dijelaskan oleh faktor – faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, Dana Pihak Ketiga merupakan faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi Laba Bersih PT Bank Mandiri Tbk dibandingkan Fee Based Income selama periode penelitian.