Muhammad Imanullah
Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Dan kendala Kendala Pelaksanaan Tracer Syudy Di Universitas Muhammadiyah Bengkulu Rosidin Rosidin; Syukri Amin; Rio Saputra; Rasman Rasman; Muhammad Imanullah
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JISHI - Juni 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.534 KB) | DOI: 10.52436/1.jishi.22

Abstract

Kualitas lulusan adalah karya utama dari sebuah Perguruan Tinggi. Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu) memastikan kualitas lulusannya dengan menyediakan Pusat Pengembangan Karir yang diberi nama Career Development Centre (CDC) yang memiliki fungsi vital dalam pengembangan lembaga yang berkelanjutan. CDC dapat memenuhi penyediaan kebutuhan internal Fakultas dan Program Studi berupa: penyediaan data lulusan (tracer study), tingkat outcome yang telah dihasilkan oleh UM Bengkulu, serta data kesiapan para alumni untuk berkompetisi dalam memasuki dunia kerja. Pengumpulkan data tracer study (TS) yang dilakukan dalam penelitian bersifat kuantitatif ini menggunakan metode kuisioner (penyebaran angket melalui email, whatsapp, dan ditelpon langsung). Adapun pelaksanaan kegiatan tracer studi di UM Bengkulu dilaksanakan sekali setahun. Mekanisme pelaksanaan TS ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, analisis dan evaluasi, serta pelaporan. Terdapat beberapa kegiatan yang telah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan TS yaitu: Diskusi Hasil Pengolahan Data TS, Pembekalan Kerja untuk Alumni dan Orientasi TS, diskusi capaian TS, pelaksanaan TS alumni, dan orientasi TS bagi calon alumni. Pada kesempatan lainnya di masa yang akan datang, pelaksanaan TS dapat didukung dengan menggelar career fair secara daring guna menjaring partisipasi para alumni. Output atau outcome yang didapatkan pada akhir pelaksanaan TS dapat digunakan sebagai bahan kajian UM Bengkulu dari sisi proses dan input lulusan, sebagai dasar melakukan revisi kurikulum, meningkatkan kerja sama dengan IDUKA, pemenuhan data dan informasi untuk akreditasi Program Studi dan PT, serta meningkatkan branding dan promosi UM Bengkulu. Gross Response Rate dari kuisioner yang disebarkan kepada para alumni mencapai 49,48 %. Angka response rate ini tentunya cukup baik dan akan terus ditingkatkan di Tracer Study tahun-tahun berikutnya.
Utilization of the COBIT 2019 framework to identify the level of governance in internet services Sandhy Fernandez; Muhammad Imanullah; M. Yoka Fathoni; Pahrizal Pahrizal
JURNAL INFOTEL Vol 14 No 3 (2022): August 2022
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v14i3.791

Abstract

Information and communication technology services at the University of Muhammadiyah Bengkulu are IT services that support IT needs in all sectors. Of all the IT services that have been implemented at this institution, there is one very crucial service, namely the internet connection service, where this internet connection service is needed by all existing information technology access. In managing this internet connection, a standardized feasibility calculation has not been carried out which results in it not being in accordance with the institutional business needs. Information technology governance is a process that is able to manage investment decisions related to Information Technology within the company in order to achieve the company's current and future needs. To achieve standardized governance, this research uses the COBIT 2019 framework which is the latest version of the development results from COBIT 5. The purpose of this study is to identify the extent to which the value of existing processes for internet connection services is currently and the value of the process achievement that refers to the standard. COBIT 2019 by calculating the maturity level value which represents the level of performance on internet connection services. From the results of the 2019 COBIT Design, LTIK Muhammadiyah Bengkulu University, it is known that those who score above 80 or must reach Capability Level 4 are APO13, BAI10, DSS02, DSS03 and DSS04, for a value of 100 there is APO12.