Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Model User Interface Aplikasi Pembelajaran Doa-doa Harian Sesuai User Experience Anak Usia Dini Menggunakan Metode User Centered Design Luthfi Shidqi; Veronikha Effendy; Anisa Herdiani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran interaktif merupakan salah satu inovasi teknologi pada bidang pendidikan [1]. Pada era modern saat ini media pembelajaran interaktif terus berkembang dan melahirkan model pembelajaran modern, salah satunya adalah media pembelajaran interaktif pada aplikasi smartphone android. Pada play store android terdapat banyak aplikasi yang mengangkat konsep pengenalan berhitung untuk anak usia dini. Penulis pun melakukan survei usability test dan wawancara untuk mendapatkan informasi mengenai pengetahuan dan perkembangan anak usia dini tentang teknologi dan perkembangan belajar berhitung. Berdasarkan survei usability test yang penulis lakukan, masih ditemukan beberapa kekurangan pada aspek usability. Beberapa aspek usability yang belum terpenuhi yaitu penanganan kesalahan, memorabilitas, serta efisiensi yang rendah. Ketiga aspek tersebut merupakan bagian terpenting untuk membuat experience yang baik kepada user. Untuk meningkatkan aspek usability maka dibuatlah model UX untuk pengenalan aplikasi belajar berhitung, penulis melakukan analisis task menggunakan hierarcichal task analysis terhadap aplikasi yang sudah ada, melakukan identifikasi terhadap karakteristik anak usia dini menggunakan persona, pembuatan model konseptual dan skenario model user experience yang sesuai dengan kurikulum pendidikan anak usia dini, serta mengidentifikasi aspek usability yang dihasilkan menggunakan faktor QUIM. Model UX yang dihasilkan penulis implementasikan dalam bentuk prototipe aplikasi berbentuk flash pada smartphone android. Prototipe tersebut dibuat sebagai bentuk rekomendasi antarmuka berdasarkan model UX yang telah dibuat. Kata kunci : media pembelajaran interaktif, persona, user experience, hierarcichal task analysis, QUIM
Perancangan User Interface Pada Aplikasi Scheduling Activity For Autistic Children Menggunakan Metode User Centered Design Gema Prawira; Veronikha Effendy; Emil Kaburuan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyajikan desain interface untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan jenis autisme persepsi mid - high function dan yang didapat dari user persona, dan kebutuhan user. ABK cenderung tidak memiliki konsep untuk mengelola waktu, hal ini membuat mereka sulit untuk memahami aktivitas apa yang mereka ingin lakukan dalam keseharian mereka, maka dari itu perlu adanya penjadwalan aktivitas untuk ABK sehingga ABK mengetahui kapan dan bagaimana aktivitas tersebut harus dilakukan dalam kesehariannya. Desain interface yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat membantu ABK dan orang tua dalam pembelajaran melakukan aktivitas sehari-hari dan aktivitas lainnya yang diberikan oleh orangtua. Pada penelitian ini akan dibuat User Interface Scheduling Activity untuk orangtua sehingga dapat memberikan aktivitas kepada anak dengan tahapan-tahapan yang dapat dimengerti oleh ABK, disamping itu model interface ini dapat digunakan sebagai alat terapi ABK untuk membiasakan diri dalam melakukan aktivitas tersebut sesuai waktu yang tepat. Perancangan ini menggunakan metode User Centered Design (UCD) yang berfokus pada user needs dan task. Pengujian usability mengenai keberhasilan rancangan ini menggunakan Quality in Use Measurement, didapatkan user interface aplikasi scheduling activity memenuhi unsur usability yang sangat baik dengan mendapatkan persentase rata rata diatas 85% Kata Kunci : user centered design ,ucd ,user persona ,user interface, autis, anak berkebutuhan khusus, abk, scheduling activity
Implementasi Dan Analisis User Experience Aplikasi Belajar Tajwid Menggunakan Metode Ucd Pada Anak Usia Sekolah Lola Nadita; Veronikha Effendy; Dawam Jatmiko
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu tajwid perlu diterapkan pada anak-anak agar ayat Al-Quran yang mereka baca tidak salah arti. Pembelajaran ilmu tajwid ini sebaiknya sudah mulai diajarkan pada masa anakanak. Dengan segala keterbatasan sehingga ilmu tajwid menjadi sukar untuk dipelajari. Sehingga perlunya alternatif media pembelajaran baru agar anak-anak tertarik dalam belajar tajwid, contohnya adalah media interaktif. Salah satu media interaktif adalah melalui aplikasi yang terdapat pada smartphone android. Penelitian ini bertujuan menghasilkan user experience yang sesuai kebutuhan anak sekolah dalam belajar tajwid dengan menggunakan metode User Centered Design (UCD) dan Hierarchical Task Analysis (HTA) dan menganalisis tingkat usability pada prototipe aplikasi belajar tajwid menggunakan metode QUIM . Salah satu metode yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi belajar tersebut adalah menggunakan metode User Centered Design (UCD). Metode yang digunakan untuk menganalisis dan mendefinisikan tugas-tugas yang akan dilakukan pada aplikasi, digunakan metode (Hierarchical Task Analysis) HTA. Pengukuran usability pada aplikasi ini menggunakan pengukuran usability QUIM. Penelitian ini menghasilkan prototipe dari model user experience aplikasi belajar ilmu tajwid yang sesuai dengan kebutuhan anak dalam belajar ilmu tajwid. Kata kunci : Ilmu Tajwid,User Centered Design, Hierarchical Task Analysis, User Experience, Media Interaktif, Smartphone Android
Model User Experience Aplikasi Pembelajaran Anatomi Tubuh Manusia Untuk Anak Kelas 5 Sd Dengan Teknologi Augmented Reality Menggunakan Metode User Centered Design Ferryal Bahari; Veronikha Effendy; Dawam Jatmiko
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anatomi tubuh manusia adalah ilmu yang mempelajari organ-organ dan kerangka tubuh manusia beserta fungsinya. Rata-rata siswa kelas 5 di SDN Bojongsoang 1 memiliki daya ingat yang pendek dan susah memahami berbagai macam bentuk organ tubuh, fungsi dan cara kerja. Dengan menggunakan teknologi augmented reality pembelajaran anatomi tubuh manusia dapat lebih menarik dan menyenangkan sehingga siswa kelas 5 SD dapat memahami berbagai bentuk organ tubuh, fungsi dan cara kerjanya. Metode yang digunakan dalam merancang user experience aplikasi yaitu metode user centered design yang melibatkan pengguna dalam proses perancangan sistem. Dalam mengukur usability, pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Quality in Use Integrated Measurement (QUIM). Pada pengujian 1 faktor usability QUIM memperoleh persentase persona high 90%, persona medium 87% dan persona low 80%. Faktor yang masih rendah ditingkatkan dengan memperbaiki desain. Pengujian 2 faktor usability QUIM memperoleh persentase persona high 92%, persona medium 90% dan persona low 84%. Peningkatan persentase persona high 2,2%, persona medium 3,4% dan persona low 5%. Kata kunci : Anatomi Tubuh Manusia , Augmented Reality, User Centered Design, Quality in Use Integrated Measurement, User Experience, Siswa Kelas 5 SD, Ilmu Pengetahuan Alam
Analisis Dan Implementasi User Interface Aplikasi Pengenalan Hewan Sebagai Media Interaktif Pembelajaran Untuk Pendidikan Anak Usia Dini Dengan Teknologi Augmented Reality Menggunakan Metode Child Centered Design Setyono Utomo; Veronikha Effendy; Dawam Jatmiko
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini merupakan usia paling efektif untuk menentukan masa depan anak. Pembelajaran pengenalan hewan dapat mengembangkan beberapa aspek perkembangan anak diantaranya perkembangan kognitif, perkembangan fisik motorik, perkembangan bahasa, dan seni. Permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran tentang hewan ialah anak tidak bisa membayangkan atau memvisualisasikan bentuk, gerakan, dan suara hewan. Adapun solusi dari pengajar yaitu pembelajaran pengenalan hewan dengan menggunakan buku bergambar hewan, alat peraga, video tentang hewan, dan berkunjung ke kebun binatang. Namun hal tersebut masih ditemukan kekurangan yaitu, tidak semua anak dapat memahami materi dengan buku bergambar, alat peraga mahal dan tidak lengkap, dan juga mahalnya biaya untuk mengunjungi kebun binatang. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran lain nya seperti aplikasi smartphone. Solusi yang dimaksud adalah aplikasi Pengenalan Hewan sebagai Media Interaktif Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini Dengan Teknologi Augmented Reality. Pendekatan yang dilakukan untuk perancangan prototype aplikasi tersebut dengan menggunakan metode Child Centered Design sesuai dengan pengalaman dan kebutuhan pengguna, sebagai tambahan dalam belajarnya. Metode ini merupakan metode yang melibatkan secara langsung pengguna anak dalam percangan desainnya. Setelah desain user interface berhasil dirancang kemudian akan dijadikan prototipe yang dapat berjalan pada platform Android. Prototype diuji tingkat usability nya menggunakan QUIM. Hasil pengujian prototype mendapatkan nilai dengan presentase 94% sehingga dapat dikatakan tingkat usability dari aplikasi belajar mengenal hewan sudah sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kata Kunci : Pendidikan Anak Usia Dini, Pengenalan hewan, Child Centered Design (CCD).
Studi Eksperimental Konfigurasi Chatbot untuk Layanan LAAK di Fakultas Informatika Syalman, Rizal; Effendy, Veronikha; Junaedi , Danang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - LAAK Fakultas Informatika menyediakan layanan akademik dan kemahasiswaan, termasuk penyebaran informasi melalui Telegram. Permasalahan yang diidentifikasi adalah mahasiswa sering bertanya tentang informasi yang sebenarnya sudah tersedia di Telegram, dengan keterlambatan dalam respons dari staff LAAK, terutama di luar jam kerja. Hal ini menciptakan kebutuhan untuk solusi yang dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi layanan. Chatbot diusulkan sebagai solusi untuk masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan gaya percakapan dan mekanisme interaksi chatbot yang dapat memenuhi kualitas pragmatic dan hedonic, serta mengukur persepsi pengguna terkait kemiripan manusia dan kehadiran sosial. Metodologi penelitian menggunakan desain eksperimen dengan langkah-langkah perencanaan eksperimen, perancangan, proyek percontohan, pelaksanaan eksperimen, analisis data, konfirmasi hasil, dan evaluasi kesimpulan. Solusi yang diterapkan melibatkan konfigurasi chatbot dengan berbagai gaya percakapan dan mekanisme interaksi untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konfigurasi topic-led button efektif dalam memenuhi kualitas pragmatic dan hedonic, serta meningkatkan kemiripan dengan manusia dan kehadiran sosial. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah pengembangan model chatbot yang lebih responsif dan interaktif, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan akademik dan kemahasiswaan di LAAK Fakultas Informatika dan memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi pengguna. Penelitian ini juga menunjukkan potensi penggunaan chatbot untuk memperbaiki interaksi layanan dalam konteks akademik dan kemahasiswaan. Kata kunci - Button Interaction, Chatbot, Free-text Interaction, LAAK Fakultas, Pragmatic Quality, User Experience
Perancangan Antarmuka Aplikasi Pembelajaran Pemodelan UML Sequence Diagram menggunakan Metode User Centered Design Pangestu, Ichsan Fadhlika; Widowati , Sri; Effendy, Veronikha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unified Modeling Language (UML) merupakan sebuah bahasa atau notasi untuk pemodelan yang banyak digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Di dalam UML, ada beberapa artefak yang harus dipelajari, salah satunya adalah Sequence Diagram. Sequence diagram merupakan artefak yang dibuat pada tahap perancangan, dan digunakan oleh pengembang untuk memvisualisasikan aliran pesan antar objek yang ada dalam sebuah program komputer berorientasi objek. Mahasiswa bidang ilmu komputer dituntut dapat memahami artefak dalam UML dengan baik. Salah satu artefak UML yang tidak mudah untuk dipelajari adalah sequence diagram karena sequence diagram memiliki banyak notasi, dan notasi-notasi tersebut harus digunakan secara tepat dalam membuat pemodelan dari sebuah perangkat lunak. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan kepada mahasiswa S1 Informatika di Telkom University didapatkan bahwa mahasiswa masih kurang dalam memahami notasi dalam sequence diagram seperti tidak tahu notasi digunakan untuk apa dan tidak memahami bagaimana menentukan notasi yang tepat untuk menggambarkan sequence diagram. Salah satu alasan mengapa mahasiswa kurang dapat memahami sequence diagram dengan baik karena masih sedikit media pembelajaran yang menyediakan konten pembelajaran tentang sequence diagram secara lengkap. Saat ini, telah ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk menggambarkan sequence diagram namun tidak ada penjelasan tentang notasi yang digunakan, selain itu ada juga aplikasi pembelajaran sequence diagram yang menyediakan konten pembelajaran namun masih dalam bahasa Inggris. Dari permasalahan tersebut, maka dalam penelitian ini telah dibuat sebuah antarmuka aplikasi pembelajaran sequence diagram yang terintegrasi dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini menggunakan metode User Centered Design (UCD), diharapkan perancangan antarmuka aplikasi pembelajaran sequence diagram ini dapat memudahkan pengguna dalam menggunakan aplikasi pembelajaran sequence diagram. Untuk mengevaluasi tingkat kebergunaan (usability) rancangan antarmuka yang dibuat, penelitian ini menggunakan alat ukur System Usability Scale (SUS). Berdasarkan evaluasi menggunakan SUS, didapatkan nilai rata-rata sebesar 87.75, berdasarkan skor tersebut maka aplikasi pembelajaran sequence diagram memiliki acceptability ranges ACCEPTABLE, adjective ratings BEST IMAGINABLE dengan grade scale B. Kata kunci: sequence diagram, user centered design, system usability scale
Penerapan Design Thinking Dalam Perancangan Antarmuka Aplikasi Smart Home Berbasis Website Hanifah, Wardah; Effendy, Veronikha; Herdiani, Anisa
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Aplikasi smart home saat ini menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diminati, hal inidikarenakan aplikasi smart home dapat membantu user untuk memonitor perangkat elektronikrumah tangga dari jarak jauh selama perangkat-perangkat tersebut terhubung ke aplikasi smarthome yang digunakan oleh user. Aplikasi smart home yang saat ini paling sering ditemukan dandigunakan adalah aplikasi smart home berbasis mobile. Lalu, pada tahun 2020 suatu suatuperusahaan bernama Athom merilis aplikasi smart home berbasis website yaitu Homey. Adanyaaplikasi smart home berbasis website tersebut membuat penulis mencari tahu kembali apakahaplikasi smart home berbasis website dibutuhkan oleh pengguna aplikasi smart home berbasis mobile.Kemudian diketahui bahwa selama ini para pengguna aplikasi smart home berbasis mobile kesulitanuntuk memonitor aplikasi smart home berbasis mobile saat bekerja terutama ketika sebagian besarwaktu bekerja dilakukan menggunakan laptop. Karena adanya permasalahan tersebut, akhirnyapenulis memutuskan untuk merancang suatu user interface aplikasi smart home berbasis websitedengan menggunakan metode design thinking sehingga interface yang akan dirancang dapatmemenuhi kebutuhan user. Rancangan antarmuka aplikasi smart home berbasis website yangdihasilkan diuji cobakan menggunakan usability test, dan dapat diketahui bahwa antarmuka yangada berhasil mengatasi permasalahan yang sebelumnya ditemukan pengguna. Kata kunci: design thinking, web-based app, smart home, antarmuka
Perancangan Desain Interaksi Media Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar Berbasis VARK Learning Pada Materi Operasi Perkalian dan Pembagian Menggunakan Metode GoalDirected Design (GDD) (Studi Kasus : SDN Tanjung Mekar 1 Karawang) Mawardi , Afifuddin; Effendy, Veronikha; Sabariah, Mira Kania
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Jenjang Sekolah Dasar (SD) merupakan masa-masayang paling tepat dalam membangun pondasi dalampembelajaran, seperti pembentukan pemahaman dasar sepertimembaca, menulis, dan menghitung. Akan tetapi terdapatpermasalahan yang terjadi dalam pembelajaran, yaitupembelajaran matematika pada meteri operasi perkalian danpembagian yang masih tergantung pada metode ceramah (sistemsatu arah oleh tenaga pendidik). Tentunya apabila metodepembelajaran tradisional ini dipertahankan, maka berdampakpada penyerapan materi oleh siswa dan menjadi salah satu faktorutama penyebab kesulitan belajar bagi siswa. Maka dari itu,terdapat solusi atas permasalahan tersebut yaitu menerapkanpendidikan dengan metode pembelajaran sesuai minat dan gayabelajar melalui media pembelajaran digital. Denganmenggunakan metode Goal Directed Design maka diarahkan padatujuan, pendekatan yang bertujuan untuk desain interaksipengguna. Sehingga menyesuaikan kebutuhan pengguna sepertifitur komik digital, video, buku digital, dan permainan geraktubuh. Hasil pengujian effectiveness mencapai 95,56%, efficiencymencapai 96,82%, dan satisfaction mencapai 82.5% dengankategori "Exellent" dan nilai yang dapat diterima (Acceptable),serta memperoleh grade "A". Hal ini menunjukkan bahwaaplikasi pembelajaran telah berhasil mencapai standar usabilityyang baik dan sesuai dengan tujuan pengujian yang telahditetapkan. Kata kunci— Goal Directed Design, Hasil Pengujian, SUS, VARK Learning
Pemodelan User Interface Media Informasi Kesehatan Mental untuk Segmen Usia Remaja (12-25 Tahun) dengan Menggunakan Metode User Centered Design Ismon, Vharrel Devana; Martha, Ati Suci Dian; Effendy, Veronikha
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Pemahaman akan kesehatan mental di Indonesia yang cenderung masih rendah merupakan akibat dari kurangnya informasi yang didapatkan oleh masyarakat khususnya pada remaja usia 12-25 tahun. Riset yang dilakukan oleh tim Divisi Psikiatri Anak dan Remaja, Fakultas Kesehatan di Universitas Indonesia, menyatakan sebanyak 95,4% menyatakan bahwa mereka pernah mengalami gejala kecemasan (anxiety), dan 88% pernah mengalami gejala depresi dalam menghadapi permasalahan selama di usia ini. Pengaruh ketidakpahaman orang lain dan stigma yang terbentuk menjadi salah satu masalah dan alasan pada kenaikan angka penderita kesehatan mental setiap tahunnya. Untuk itu dibuat solusi berupa sebuah model aplikasi media informasi yang dapat memberikan edukasi terkait kesehatan mental kepada masyarakat khususnya remaja dengan menggunakan metode User Centered Design. Untuk mengetahui usabilitas dari model yang dibangun, penelitian ini melakukan pengujian usabilitas (Usability Testing) secara online dengan menggunakan alat bantu Maze Design dan USE Questionnaire dengan penilaian 5 poin skala likert. Proses interview juga dilakukan untuk lebih memahami hasil dari pemodelan aplikasi yang dibuat. Didapati bahwa hasil dari pengujian usability berhasil mendapatkan nilai rata-rata usability sebesar 88,33% yang berarti masuk dalam kategori baik.Kata kunci - kesehatan mental, remaja, user centered design, maze design, USE questionnaire,usability