Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL REKAYASA TEKNOLOGI INFORMASI

Analisis Deteksi Vulnerability Pada Web Server Open Journal System Menggunakan OWASP Scanner Yunanri. W; Imam Riadi; Anton Yudhana
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1890.895 KB) | DOI: 10.30872/jurti.v2i1.1319

Abstract

Keamanan merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk melindungi informasi yang terdapat didalamnya yang mengacu pada kerahasiaan. Sebuah sistem yang terhubung dengan jaringan internet, akan memiliki tingkat kerawanan tinggi akan menjadi sebuah polemik bagi pemilik layanan sebuah informasi. Metode yang dilakukan adalah mengaudit webserver Open Jurnal System (O.J.S). Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengekploitasi kerentanan pada webserver Open Jurnal Sistem (O.J.S). Pada penelitian ini menggunakan tool Open Web Aplication Security Project (OWASP). Pengujian ini bertujuan mencari vulnerability pada webserver Open Jurnal Sistem (OJS) adapun tingkatan vulnerability yang dideteksi dalam pengujian ini antara lain high risk, medium risk, low risk. tujuan mengamankan dari serangan SQL Injection maupun Cross Site Scripting XSS, karena akan membawa dampak kegagalan sistem. Manfaat dari pengujian ini sebagai alert atau peringatan. adanya serangan SQl Injection maupun serangan Cross Site Scripting XSS, oleh tool OWASP dalam mengaudit secara mandiri pada webserver Open Jurnal System sendiri.
Analisis Forensik Recovery pada Smartphone Android Menggunakan Metode National Institute Of Justice (NIJ) Imam Riadi; Sunardi Sunardi; Sahiruddin Sahiruddin
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v3i1.2292

Abstract

keberadaan smartphone saat ini dianggap sangat membantu aktifitas manusia dalam melakukan pekerjaan sehari- hari. Berkembangnya fitur-fitur yang ada pada smartphone memudahkan para penggunanya beraktifitas seperti melakukan pekerjaan kantor, bisnis, e-banking, dan untuk berinteraksi dengan pengguna lain di media sosial. Perkembangan smartphone tidak hanya memberikan dampak positif tetapi bisa berdampak negatif  ketika perkembangan tersebut dimanfaatkan untuk melakukan tindakan kejahatan. Saat ini terdapat banyak kasus penghapusan barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh tersangka untuk mengilangkan  bukti kejahatan yang  dilakukan  oleh seorang  pelaku. Hal ini menjadi tantangan bagi  forensika teknologi informasi dan  penegak  hukum melakukan  penyelidikan  secara forensik terhadap smartphone dari  tersangka dalam sebuah  kasus  kejahatan  untuk mendapatkan kembali bukti digital yang akan dijadikan sebagai barang bukti dalam sebuah persidangan. Penelitian ini menggunakan tools  MOBILedit Forensic, Wondershare dr. Fone for Android, dan Belkasoft Evidence Center untuk memperoleh bukti digital serta menggunakan metode National Institute of Justice (NIJ) yaitu dengan mengidentifikasi, mengusulkan solusi, melakukan uji solusi yang ditawarkan, mengevaluasi dan melaporkan hasil. Dari hasil pengujian tool forensik yang peneliti gunakan, tool MOBILedit Forensic tidak bisa mengembalikan data yang sudah dihapus, tool Wondershare dr. Fone For Android berhasil mengembalikan data kontak, log panggilan,dan pesan yang sudah dihapus, sementara tool Belkasoft Evidence Center hanya bisa mengembalikan data kontak, dan log panggilan yang sudah dihapus.