Goenawan Roebyanto
Universitas Negeri Malang

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Tematik dengan Model Webbed untuk Mengukur Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Zaky Ghufron; Goenawan Roebyanto; Sri Harmini
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 2 (2017): : December 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.898 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i22017p210

Abstract

Abstact: The purpose of this study is to improve the learning situation in the third grade of elementary school that the learning is not in accordance with the learning set by the Curriculum 2006 and does not pay attention to students’ mathematical communication ability. Therefore, this study applies thematic learning with webbed model to measure students’ mathematical communication ability. The type of research used is classroom action research, and implemented in one cycle. This classroom action research was conducted in MI Nurul Huda Sadar Sriwijaya Lampung Timur with the subject of third grade student research which amounted to 35 students. The results showed that classroom action research with the central theme "Rumahku" can measure students’ mathematical communication ability. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki situasi pembelajaran di kelas III SD bahwa pembelajaran belum sesuai dengan pembelajaran yang telah ditetapkan oleh Kurikulum 2006 dan tidak memperhatikan kemampuan komunikasi matematis siswa. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan pembelajaran tematik dengan model webbed untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dan dilaksanakan dalam satu siklus. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di MI Nurul Huda Sadar Sriwijaya Lampung Timur dengan subjek penelitian siswa kelas III yang berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas dengan tema sentral “Rumahku” dapat mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Sekolah Dasar terhadap Operasi Perkalian Pecahan Desimal Goenawan Roebyanto
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 30, No 1 (2003)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This classroom action research aimed at helping students increase their understanding toward multiplication operation of decimal fractions. The subjects of this study were 3 five graders of Madyopuro and Sawojajar Malang Elementary School whose mathematics achivement was low. This study found the students mistakes and the causes which were done by students in understanding fraction of the same value, changing fraction, and multiplication operation of decimal fractions. Learning to compute multiplication operation of decimal fraction was done by introducing them to 3 ways or steps. First, changing decimal fractions to simple fractions, across, and down, could increase the students’ understanding about multiplication operation of decimal fraction.
DEVELOPMENT OF POCKET BOOK BASED ON QR CODE ON PLANE FIGURE MATERIALS FOR CLASS IV ELEMENTARY SCHOOL Emil Cahayaning Pratiwi; Ni Luh Sakinah Nuraini; Goenawan Roebyanto
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 8, No 2: Agustus 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v8i2.a21930

Abstract

Teaching materials are part of learning. The lack of variety of teaching materials used can make students less active and enthusiastic during the learning process. Several things can make students excited and active in learning, one of which is by using a QR Code-based pocketbook. This study aims to produce a QR Code-based pocketbook that is valid and practical in terms of validation of material experts, teaching materials experts, teachers, and student responses. The type of development research used is research and development (RnD). The research model used is the ADDIE development model. This research produces a pocketbook based on a QR Code on the material of plane figure of fourth-grade elementary school mathematics content. The QR Code-based pocketbook included in the Criteria is valid and feasible to use. These results are based on the average value of 2 material experts of 88%, the average value of 2 teaching materials experts of 97.75%, and the value of practitioners (teachers) of 100%, student responses 95.29%. Percentage based on these results, pocketbooks can be used in learning
Keefektifan Media Video terhadap Minat dan Hasil Belajar Matematika Kelas III SD Diah Meyta Nur Cholida; Goenawan Roebyanto; Diah Meyta Nur Cholida; Goenawan Roebyanto; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.063 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i72021p563-572

Abstract

Abstract: This study aims to find out about the effectiveness of video media on the interests and results of learning mathematics. This research was only conducted in grade III A of SDN Bumiayu 2. There are two variables studied, namely students' interest and learning outcomes in mathematics subjects. This study uses a type of Pre-Experimental research using One Group Pretest-Posttest Design. A sample of 27 students was designated as experimental classes. The results of the study showed that there are differences before being treated and after being treated in the form of learning video media. This is seen by the Paired Sample T Test with a significance value of 0.000 less than 0.05. In the test of effectiveness by using the test N-Gain Score on learning interests is 0.683, while in the study results are worth 0.42. From the data, there is an effectiveness and video media to the interests and learning outcomes of grade III students at SDN Bumiayu 2 in the moderate category. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai keefektifan media video terhadap minat dan hasil belajar matematika. Penelitian ini hanya dilakukan di kelas III A SDN Bumiayu 2. Terdapat dua variabel yang diteliti yaitu minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre-Experimental dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel sebanyak 27 siswa yang ditetapkan sebagai kelas eksperimen. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan berupa media video pembelajaran. Hal ini dilihat dengan uji Paired Sample T Test dengan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Pada uji keefektifan dengan menggunakan uji N-Gain Score pada minat belajar yakni 0,683, sedangkan pada hasil belajar bernilai 0,42. Dari data tersebut maka terdapat keefektifan media video terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas III SDN Bumiayu 2 dalam kategori sedang.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Android dengan Model Problem Based Learning Muatan Matematika Materi Bangun Ruang Kelas V SD Diantika Puji Astuti; Ni Luh Sakinah Nuraini; Diantika Puji Astuti; Ni Luh Sakinah Nuraini; Goenawan Roebyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.002 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p653-659

Abstract

Abstract: Learning media is a tool used by teachers to deliver material to students. Based on the results of the interview, it was found that the teacher had not used the media. So that when the observations showed that students were still confused about the material properties and volumes of shapes. This research develops interactive multimedia based on android. The purpose of this research is to produce interactive multimedia that is valid according to media experts, material experts and practical according to users. This study uses the ADDIE model. The result of the development is in the form of interactive multimedia products that are used in building materials. This research was conducted at SDN 2 Glanggang. Based on the assessment instrument from 2 media experts, an average percentage of 94.98 percent was obtained, from 2 material experts obtained a percentage of 89.29 percent, from the trial to the teacher the percentage was 96.05 percent, and the student user trial obtained a percentage of 95.44 percent. Based on the percentage of assessments from experts and the test results show that interactive multimedia is categorized as very valid and very practical so that it can be used in learning activities. Abstrak: Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi kepada siswa. Berdasarkan hasil wawancara ditemukan bahwa guru belum menggunakan media. Sehingga saat observasi menunjukkan bahwa siswa masih kebingungan tentang materi sifat dan volume bangun ruang. Penelitian ini mengembangkan multimedia interaktif yang berbasis android. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan multimedia interaktif yang valid menurut ahli media, ahli materi serta praktis menurut pengguna. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Hasil pengembangan berupa produk multimedia interaktif yang digunakan pada materi bangun ruang. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Glanggang. Berdasarkan instrumen penilaian dari 2 orang ahli media diperoleh rata-rata persentase 94,98 persen, dari 2 orang ahli materi diperoleh persentase 89,29 persen, dari uji coba kepada guru diperoleh persentase 96,05 persen, dan uji coba pengguna siswa diperoleh persentase 95,44 persen. Berdasarkan persentase penilaian dari para ahli dan hasil uji coba menunjukkan bahwa multimedia interaktif dikategorikan sangat valid dan sangat praktis sehingga dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis pada Materi Pecahan Siswa Kelas V SD Samrotul Fikriyah; Yulia Linguistika; Samrotul Fikriyah; Yulia Linguistika; Goenawan Roebyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1093-1109

Abstract

Abstract: This research aims to analyze mathematical literacy skills and the ability of each indicator of mathematical literacy in the fractional material of fifth grade students at SDN Kauman 1 Malang. The research approach used is a combination research approach (mix methods) with descriptive research type. Data collection techniques used tests, documentation, and interviews. The results of this study indicated that of the 74 students studied, the mathematical literacy ability of the fifth grade students of SDN Kauman 1 Malang has a low criterion of 40 percent. Students' abilities on each indicator of mathematical literacy include: (1) The ability to formulate problems mathematically is 48 percent. Students can simplify real problems into the form of things that are known and asked and write problems clearly in the form of mathematical sentences; (2) The ability to use facts, concepts, procedures, and mathematical reasoning is 46 percent. Some students can develop problem solving strategies using facts, concepts, and mathematical reasoning and solve problems using mathematical procedures; (3) The ability to interpret, conclude, and reflect mathematical results is 24 percent. Most students can interpret and conclude the results of solving problems into the context of the real world, but very few students can explain the solutions to get the results of the settlement. Teachers are advised to better train students by giving mathematical literacy type questions that require high reasoning and more emphasis is placed on students to solve problems in a structured manner with complete stages of completion. Instilling the concept of fractional counting operations also needs to be emphasized again to students so that students can solve math problems correctly. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis dan kemampuan pada setiap indikator literasi matematis pada materi pecahan siswa kelas V SDN Kauman 1 Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kombinasi (mix methods) dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 74 siswa yang diteliti, kemampuan literasi matematis pada materi pecahan siswa kelas V SDN Kauman 1 Malang dalam kriteria rendah yaitu sebesar 40 persen. Kemampuan siswa pada setiap indikator literasi matematis meliputi: (1) Kemampuan memformulasikan masalah secara matematis yaitu sebesar 48 persen. Siswa dapat menyederhanakan permasalahan nyata ke dalam bentuk hal yang diketahui dan ditanyakan serta menuliskan permasalahan secara jelas ke dalam bentuk kalimat matematika; (2) Kemampuan menggunakan fakta, konsep, prosedur, dan penalaran matematika yaitu sebesar 46 persen. Sebagian siswa dapat menyusun strategi penyelesaian masalah menggunakan fakta, konsep, dan penalaran matematika serta menyelesaikan permasalahan dengan prosedur matematika; (3) Kemampuan menginterpretasikan, menyimpulkan, dan merefleksi hasil matematika yaitu sebesar 24 persen. Sebagian besar siswa dapat menginterpretasikan dan menyimpulkan hasil penyelesaian permasalahan ke dalam konteks dunia nyata, namun sangat sedikit sekali siswa yang dapat menjelaskan solusi didapatkannya hasil penyelesaian. Guru disarankan untuk lebih melatih siswa dengan memberikan soal-soal tipe literasi matematis yang memerlukan penalaran tinggi dan lebih ditekankan lagi kepada siswa untuk menyelesaikan soal secara terstruktur dengan tahapan penyelesaian yang lengkap. Penanaman konsep operasi hitung pecahan juga perlu ditekankan lagi kepada siswa agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematika dengan tepat.
Development of The Vistori Book on Basic Concepts of Division for Grade II Elementary School Students Davina Aurelia; Yulia Linguistika; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p14-25

Abstract

In elementary school, the use of textual learning media, which can help improve literacy dan students’ ability to understand stories, is still limited, especially when it is integrated with mathematics. This study aims to create a visual book that explores the fundamental concept of division in second-grade elementary school and evaluates its validity. The ADDIE model, which consist of five phases such as analysis, design, development, implementation, and evaluation, was used in this study. In this research, data collection involved the utilization of interviews, questionnaires, and documentation. Expert validation and student responses were used to determine the score. The result showed that vistori book have excellent qualifications for both validity and attractiveness. Based on the analysis, vistori book that cover the basic concept of division for second-grade elementary school are suitable for use in teaching and learning.
Pelaksanaan Budaya Unggul Limbah Batok Kelapa di SDN Wilangan 01 Kabupaten Nganjuk Tahez Zaenuddin Tri Sunyoto; Retno Tri Wulandari; Tahez Zaenuddin Tri Sunyoto; Retno Tri Wulandari; Goenawan Roebyanto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p1008-1019

Abstract

Abstract: The application of superior culture carried out in superior schools aims to achieve effective learning in schools. SDN Wilangan 1 Nganjuk Regency has a superior culture program. The program is the use of waste within the scope of the school, by utilizing unused coconut shells, it indirectly shows concern for the environment. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation studies. In analyzing this data, the researcher used several stages of qualitative data analysis, namely data reduction, data presentation, and verification. The results showed that the implementation of a superior culture of coconut shell waste at SDN Wilangan 1 Nganjuk Regency was implemented through: 1) Preparation of coconut shell waste utilization, 2) Implementation of coconut shell waste utilization activities, 3) Results of utilizing coconut shell waste, 4) Planning of cultural work programs superior, 5) Organizing work programs, 6) Implementation of work programs, 7) Evaluation of work programs. Abstrak: Penerapan budaya unggul yang dilaksanakan di sekolah unggul bertujuan untuk mencapai keefektifan pembelajaran di sekolah. SDN Wilangan 1 Kabupaten Nganjuk memiliki program budaya unggul. Program tersebut adalah pemanfaatan limbah dalam lingkup sekolah, dengan memanfaatkan batok kelapa yang tidak digunakan, hal tersebut secara tidak langsung menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Dalam analisis data ini, peneliti menggunakan beberapa tahap analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya unggul limbah batok kelapa di SDN Wilangan 1 Kabupaten Nganjuk diterapkan melalui: 1) Persiapan pemanfaatan limbah batok kelapa, 2) Pelaksanaan kegiatan pemanfaatan limbah batok kelapa, 3) Hasil pemanfaatan limbah batok kelapa, 4) Perencanaan program kerja budaya unggul, 5) Pengorganisasi program kerja, 6) Pelaksanaan program kerja, 7) Evaluasi program kerja.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Di Kelas II SD Se-Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i; Goenawan Roebyanto; Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p1-7

Abstract

Abstract: This study aims to describe the level of errors and the types of errors made by grade II students of SD Se Gugus IV, Gempol District, Pasuruan Regency in working on addition and subtraction problems of whole numbers. This study uses a quantitative method with a quantitative descriptive approach. Data was collected by using test results and documentation techniques, namely by analyzing the error rate and types of errors in addition and subtraction questions that have been completed by each student. The results of this study indicate that the analysis of student errors when answering questions on addition and subtraction of whole numbers in class II SD Se-Cluster IV, Gempol District, Pasuruan Regency, found that there were still student errors when answering questions of adding and subtracting whole numbers. Errors working on questions made by students were 47.25 percent in addition operations, which included (1) errors in observing place values ​​when adding up units and 28.75 percent tens, (2) errors in combining tens and units when added up to 18, 50 percent. In addition, the error in working on the problem in the subtraction operation is 93.75 percent which includes (3) errors in observing the place value when subtracting large numbers from 55 percent small numbers, and (4) the fixed value of numbers after borrowing other numbers is 38.75 percent. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesalahan dan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas II SD Se Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan dalam mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik hasil tes dan dokumentasi, yaitu dengan menganalisis tingkat kesalahan dan jenis-jenis kesalahan pada soal penjumlahan dan pengurangan yang telah diselesaikan masing-masing siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesalahan siswa ketika menjawab soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II SD Se-Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, ditemukan masih adanya kekeliruan siswa ketika menjawab soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Kesalahan mengerjakan soal yang dilakukan oleh siswa sebanyak 47,25 persen pada operasi penjumlahan, yang meliputi (1) kesalahan dalam mencermati nilai tempat ketika menjumlahkan satuan dan puluhan 28,75 persen, (2) kesalahan dalam menggabungkan puluhan dan satuan saat dijumlahkan berjumlah 18,50 persen. Selain itu, kesalahan mengerjakan soal pada operasi pengurangan yaitu 93,75 persen yang meliputi (3) kesalahan dalam mencermati nilai tempat ketika pengurangan bilangan besar dengan bilangan kecil 55 persen, dan (4) tetapnya nilai angka setelah dipinjam bilangan lain 38,75 persen.
Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal Evaluasi Berbasis Hots Pada Pembelajaran Matematika di SDN Torongrejo 2 Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p45-53

Abstract

Soal berbasis HOTS sangat penting bagi pola berpikir siswa. Soal evaluasi berbasis HOTS perlu dikenalkan kepada siswa sedini mungkin agar siswa dapat melatih kemampuannya dalam memecahkan masalah yang cukup rumit. Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, salah satunya dengan pemberian evaluasi yang berbasis HOTS. Namun pada kenyataannya guru mengalami kesulitan untuk menerepakannya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi terkait kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS pada pembelajaran matematika yang meliputi (1) pemahaman guru terkait karakteristik soal evaluasi berbasis HOTS; (2) kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (3) faktor yang menyebabkan kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (4) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Peneliti sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Peneliti menjelaskan terkait kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS yang meliputi guru kesulitan dalam mengatasi kemampuan siswa yang berbeda-beda, guru kurang bisa membagi waktu, guru kesulitan dalam menyesuaikan indikator, dan guru kesulitan dalam menyampaikan stimulus.