Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

A novel approach for automated rhinoceros beetle control in oil palm replanting: pineapple peel-derived pheromone trap Lailatul Munawaroh; Shabri Putra Wirman; Neneng Fitrya; Romi Fadli Syahputra; Novia Gesriantuti
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v20i3.15857

Abstract

Oil palm (Elaeis guineensis Jacq) is a crucial plant for Indonesia's economy, serving as a major non-oil foreign exchange earner. A significant pest affecting oil palm cultivation, especially during replanting, is the rhinoceros beetle (Oryctes rhinoceros L.). Attractant pheromones, derived from pineapples, contain volatile compounds that attract insects. This research aims to develop an automated rhinoceros beetle trap equipped with an automatic pheromone spray system utilizing natural peel pineapple extract. The analysis includes tests for fluid density, spray distribution, and normality. The fluid density of the sample closely resembles that of water (1 g/cm³). Spray distribution results indicate particle sizes (60-112 μm) larger than airborne aerosols (0.001-50 μm). Kolmogorov-Smirnov normality tests reveal mostly normal data distribution, with minor deviations. Overall, this trap exhibits promise as an effective solution for rhinoceros beetle control in oil palm cultivation.
Perancangan dan Simulasi Sensor Volume Zat Cair berbasis Metamaterial Rektangular Syahputra, Romi Fadli; Aisah, Nurul; Ginting, Delovita; Yana, Debi; Husna, Ropiqotul; Fitrya, Neneng; Iwantono, Iwantono; Saktioto, Saktioto
POSITRON Vol 13, No 2 (2023): Vol. 13 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v13i2.69410

Abstract

Pengukuran volume zat cair yang sensitif dapat dicapai menggunakan alat ukur atau sensor. Akan tetapi sensor volume zat cair tidak banyak mengembangkan, padahal pengukuran volume berdampak langsuang pada  nilai ekonomis, keberhasilan penelitian ilmiah,  dan kemanjuran dosis obat. Penelitian yang telah dilakukan hanya sebatas pada pengukuran pada kenaikan permukaan zat cair  dalam kenaikan tandon. menggunakan sensor fotodioda. Metamaterial telah banyak dikembangakan sebagai sistem sensor yang sensitif karena berbasis gelombang elektromagnetik, namun belum spesifik mengkajinya sebagai sensor volume zat cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan menyimulasikan penggunaan sensor metamaterial yang sensitif dalam pengukuran volume zat cair.  Sensor didesain dengan prinsip split ring resonator berbentuk rektangular (SRR-R) yang terdiri  dari cincin logam tembaga dan substrat FR4-Epoxy. Sensor SRR-R disimulasikan pada rentang frekuensi 350-850 MHz untuk mendeteksi perubahan volume zat cair (aquades, air tawar dan etanol) dari 5 - 44 ml. Hasil simulasi menunjukan terjadinya pergeseran frekuensi resonan spektrum S21 yang  jelas untuk masing-masing zat cair. Pergeseraan frekuensi resonan untuk sampel aquades terjadi pada frekuensi 403 – 527 MHz, air tawar 403 – 528 MHz, dan etanol 60 – 783 MHz. Distribusi medan E dan medan H menunjukan nilai maksimum sebesar 18662 V.  dan 43771 A. . Karakteristik kurva linier terjadi dalam rentang volume 12-44 ml untuk semua sampel zat cair. Sensor metamaterial SRR-R berhasil disimulasikan untuk mendeteksi perubahan volume zat cair dengan sensitivitas pengukuran aquades -1.3999 MHz/ml, air tawar -2.6833 MHz/ml, adan etanol -3.5685 MHz/ml.
Peningkatan Kinerja Bio-Baterai Nanas Dengan Penambahan Pasta Aki Bekas dan Natrium Benzoat Fitrya, Neneng; Wirman, Shabri Putra; Dalimunthe, Latipa Hannum; Welly, Indah Sri; Syahputra, Romi Fadli
POSITRON Vol 13, No 2 (2023): Vol. 13 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v13i2.70052

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh variasi penambahan aki dan natrium benzoat dari elektrolit kulit nanas terhadap peningkatan kinerja biobaterai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan aki dan natrium benzoat dalam meningkatkan kinerja biobaterai dari kulit nanas sebagai elektrolit. Variasi campuran yang diukur yaitu elektrolit kulit nanas murni, elektrolit kulit nanas murni ditambah aki dan leektrolit kulit nanas murni ditambah aki ditambah natrium benzoat dengan pasangan elektroda yang digunakan yaitu Cu-Zn dan Al-Zn serta waktu penurunan pada elektrolit membuktikan tingkat maksimum kinerja dari biobaterai. Pengukuran karakteristik elektrik menggunakan lampu LED. Tegangan maksimum dihasilkan oleh variasi elektrolit kulit nanas murni dengan penambahan aki dan natrium benzoat dengan tegangan maksimum yaitu 8,5 V dan arus maksimum 9.50 mA serta daya maksimumnya 96,2 mW serta penurunan nilai tegangan dan arus selama 7 hari menghasilkan tegangan minimum 3,6 V dan arus minium 1,40 mA serta daya minimum sebesar 50,4 mW. Hal ini membuktikan bahwa penambahan aki dan natrium benzoate mampu meningkatkan kinerja biobaterai dari kulit nanas dan jumlah hari mempengaruhi kinerja dari biobaterai.
Development of an arithmetic trainer kit for understanding the concepts of Binary Addition and Subtraction Aminah, Nur; Wirman, Shabri Putra; Fitrya, Neneng
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 5 No 2 (2024): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v5i2.677

Abstract

Digital electronics is the basis of all electronic devices used today. The understanding of digital concepts, especially the concept of arithmetic (binner addition and subtraction) is very important to be applied to more complex electronic systems. The Trainer Kit has been developed as a medium and means of learning and experimenting to understand theoretical concepts for students, college students, and those who just have a hobby in the field of electronics. The stages of making a trainer kit start from system design, hardware design, system testing and implementation of the system. The test results of each arithmetic circuit block show that the system is working properly and can be used by users.
Pendampingan Penggunaan Simulasi Interaktif Phet Bagi Guru Ipa Sma Muhammadiyah 1 Di Kota Pekanbaru Sebagai Solusi Inovatif Pembelajaran Pada Masa Pandemi Fitri, Yulia; Novia Gesriantuti; Shabri Putra Wirman; Delovita Ginting; Neneng Fitrya; Sri Fitria Retnawaty; Elsie; Romi Fadli Syahputra; Israwati Harahap; -, Yeeri Badrun; Nopripa Herlina; Laras Sita Widara; Sri Mulyani; Viviana Lubis
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 1 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i1.5626

Abstract

SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru merupakan salah satu institusi sekolah menengah atas yang dikelola oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah dan Guru IPA SMA MUTU Pekanbaru tentang pembelajaran IPA ditemukan beberapa permasalahan diantaranya: belum ada media alternatif yang tepat, relevan dengan kompetensi dasar untuk mendukung pembelajaran IPA dan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi multimedia dalam pembelajaran IPA masih kurang. Tujuan kegiatan Pengabdian di SMA MUTU Pekanbaru ini adalah PkM yang dilaksanakan berupa pendampingan mitra menggunakan simulasi interaktif PhET sebagai solusi inovatif pembelajaran pada masa pandemi secara luring dan daring. Pendampingan penggunaan simulasi interaktif PhET bagi guru IPA SMA Muhammadiyah 1 di kota Pekanbaru sebagai solusi inovatif pembelajaran pada masa pandemi berjalan lancar, memperoleh respons yang positif, mampu meningkatkan keterampilan dan rasa percaya diri guru. Selama pelatihan berlangung, guru-guru antusias, peserta berperan aktif selama workshop berlangsung, peserta berperan aktif selama pendampingan, peserta aktif bertanya mengenai materi yang di paparkan, peserta banyak meminta materi diluar modul yang di sediakan.. Beberapa indikator keberhasilan dalam pelatihan ini diantaranya meningkatnya pemahaman guru tentang simulasi interaktif PhET, mampu menggunakan simulasi interaktif PhET, peningkatan kualitas dan profesionalisme guru.
Pemanfaatan Kulit Nenas dengan Variasi KCL, Gliserol dan Air Semen sebagai Elektrolit untuk Aplikasi Biobaterai Ramah Lingkungan Latipa Hannum Dalimunthe; Neneng Fitrya; Shabri Putra Wirman
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.117-124.2024

Abstract

Biobaterai adalah baterai yang terbuat dari bahan alam yang ramah lingkungan. Biobaterai mampu menghasilkan energi listrik dengan menggunakan elektrolit kulit nenas dan elektroda Cu-Zn. Desain sel biobaterai yang dibuat menggunakan sel galvanik pada sel tertutup dengan variasi sel 3, 6, 9, 12, 16 yang disusun secara seri. Elektrolit biobaterai yang digunakan adalah elektrolit ampas kulit nenas murni, ampas murni dengan penambahan KCL, Ampas murni dengan penambahan Air semen, serta ampas murni dengan penambahan Gliserol. Pengukuran sifat listrik dari ampas nenas dengan menggunakan lampu DC 6 watt dengan melihat tingkat lama lampu menyala permenit.Tegangan maksimum diperoleh pada variasi penambahan KCL sebanyak 16 sel sebesar 9 V dan arus sebesar 0.9 mA, daya listrik yang diukur sebesar 8.01 mW dengan lama lampu menyala selama 480 m. Penambahan jenis campuran akan mempengaruhi nilai yang dihasilkan. Semakin asam elektrolit maka nilai tegangan dan arus semakin tinggi, semakin basa elektrolit maka nilai arus semakin kecil. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah sel yang digunakan maka nilai tegangan dan arus semakin tinggi, semakin sedikit jumlah sel yang digunakan maka nilai tegangan dan arus semakin kecil.
Prediction of Pekanbaru City rainfall using dynamic models Yunita, Esy; Retnawaty, Sri Fitria; Fitrya, Neneng
Indonesian Physics Communication Vol 21, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.21.3.219-226

Abstract

The need for predictions is very necessary in various sectors of life, one of which is rainfall predictions. The threshold value for PM10 particles that is allowed to be in ambient air is, 150 µgram/m3/day). The aim of this research is to create a dynamic model predicting Pekanbaru City's rainfall for the next 3 years. Rainfall prediction in this research was carried out using the dynamic system modeling method with Powersim software. The data used is BMKG data for the Pekanbaru City for 5 years (2015 – 2019) using 4 parameters, namely rainfall, air humidity, wind speed and temperature. Prediction results show that air humidity in Pekanbaru City has the same pattern as BMKG, namely the highest month is December and the lowest is August. Wind speed prediction results are highest in July and lowest in May. The highest temperature in Pekanbaru City is in April and the lowest is in January. Rainfall for 2020 – 2021 is predicted to experience light rain on average, because it has the same data pattern on the variables that influence it. So it can be interpreted that the validation results for air humidity, wind speed and temperature in Pekanbaru City show that they are valid because they do not exceed the limit value of ≤ 5%.
Elektrolit Padat Biobaterai Limbah Kulit Nanas dengan Penambahan NaOH dan Aki Bekas untuk Meningkatkan Tegangan dan Nilai Arus Welly, Indah Sri; Fitrya, Neneng; Wirman, Shabri Putra; Dalimunthe, Latipa Hannum
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 8 No. 1 (2024): May Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v8i1.2769

Abstract

Indonesia produced a total of 3,203,775 tons of pineapples in 2022, generating approximately 4,024,800 kg of pineapple peel waste annually, which is then wasted. Therefore, this research aims to utilize pineapple peel waste as the main material for bio-batteries and employs Cu-Al electrodes. The objective of this study is to enhance the voltage and current of bio-batteries made from pineapple peel waste by maintaining the cells in a closed condition to reduce oxidation and using a denser electrolyte through the addition of NaOH and used battery electrolytes. This research employs an experimental method to determine the measurement values of voltage, current, power, light intensity, and bio-battery capacity. The research findings indicate that bio-batteries made from pineapple peel waste with the addition of NaOH and used battery electrolytes increase the maximum voltage and current by 181% and 100%, respectively, resulting in a power output of 36 mW and a light intensity of 540 lux. The best bio-battery capacity of 780 mAH is found in sample A3. Bio-batteries made from pineapple peel waste with the addition of NaOH and used battery electrolytes show potential as an alternative energy source.
A Backpropagation Neural Network Algorithm in an Optical System for Detecting Borax and Formalin Contaminants in Food Novianas, Hafis; Wirman, Shabri Putra; Fitrya, Neneng
Jurnal Fisika Unand Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.14.1.61-67.2025

Abstract

The Bolin Detector is a device designed to detect borax and formalin contamination based on color differences. However, it has limitations in recognizing data based on contaminant levels. The system relies solely on threshold values for data classification, and several data points from samples exhibit overlapping values, making it difficult to differentiate between them. This research developed an Artificial Neural Network (ANN) to improve the performance of the Bolin Detector. The architecture used is backpropagation, with training methods including traingdx, traincgb, traincgf, and traincgp, as well as variations in the number of hidden layers and neurons. The results show that the ANN can recognize 100% of the training data and 97.83% of the testing data. The best accuracy was achieved using the traincgb method, with 85 neurons in the first hidden layer and 40 neurons in the second hidden layer.
Sistem Pengontrol Nutrisi Otomatis Tanaman Hidroponik Berbasis IoT Rahmawati, Yunita Fifi; Wirman, Shabri Putra; Fitrya, Neneng
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 11, No 2 (2025): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v11n2.262-273

Abstract

Pertanian hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa tanah yang memerlukan pengelolaan nutrisi yang cermat untuk mencapai hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem otomatis pengontrol nutrisi serta menguji kinerjanya dalam mendukung pengelolaan tanaman hidroponik menggunakan metode Nutrient Film Technique (NFT) dengan fokus pada penggunaan sensor Total Dissolved Solids (TDS). Sistem ini mengintegrasikan sensor TDS dengan modul ESP8266 untuk mengirim data ke server pusat, yang kemudian diproses melalui aplikasi Blynk untuk menciptakan antarmuka pengguna yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time melalui aplikasi smartphone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor berada dalam batas akurasi yang dapat diterima, dengan tingkat error di bawah 2%, untuk hasil dari implementasi sistem IoT, terlihat bahwa pembacaan sensor TDS dan aplikasi Blynk memiliki error yang kecil, dengan rata-rata error sebesar 0,53%. Platform Blynk memungkinkan pengawasan secara real-time dan sistem ini dapat memberikan kontribusi pada inovasi teknologi pertanian dan meningkatkan keterampilan praktis dalam pengelolaan nutrisi hidroponik. Hydroponic farming is a method of growing crops without soil that requires careful nutrient management to achieve optimal results. This research aims to design and develop an automatic nutrient control system and test its performance in supporting hydroponic plant management using the Nutrient Film Technique (NFT) method with a focus on using the Total Dissolved Solids (TDS) sensor. The system integrates the TDS sensor with an ESP8266 module to send data to a central server, which is then processed through the Blynk application to create a user interface that allows real-time monitoring and control of the system through a smartphone application. The results show that the sensor is within acceptable accuracy limits, with an error rate below 2%, for the results of the IoT system implementation, it can be seen that the TDS sensor readings and the Blynk application have a small error, with an average error of 0.53%. The Blynk platform enables real-time monitoring and this system can contribute to agricultural technology innovation and improve practical skills in hydroponic nutrient management.