Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

STUDI RETORSPEKTIF HUBUNGAN ANTARA VARIETAS KONSUMSI BUAH DENGAN STATUS GLIKEMIK PADA PENDERITA DIABETESS MELITUS TIPE 2 Widiyanto, Juli; Isnaniar, -; Ningrum, Trisiwi Kusuma
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.981 KB)

Abstract

Penyakit infeksi tidak menular dewasa ini menjadi ancaman tersendiri dalam kehidupan masyarakat, diabetes mellitus adalah salah satunya, Pertumbuhan diabetes melitus di Indonesia sebesar 15,2% atau dari 8.426.000 orang pada tahun 2.000 dan diperkirakan menjadi 21.257.000 orang di tahun 2030. Penelitian metaanalisis oleh Miller dkk, 5 menemukan pasien diabetes yang mengkonsumsi diet indeks glikemik rendah mengalami penurunan kadar HbA1c 0,43% (CI 0,72-0,13) dan penurunan kadar protein terglikosilasi 7,4%. Penelitian metaanalisis menunjukkan diet dengan tinggi serat mempengaruhi kadar glukosa darah. Didapatkan penurunan kadar glukosa post prandial + 21%. Penelitian Andrew et.al (2012) membuktikan bahwa konsumsi buah dan sayuran yang bervariasi dapat mengurangi factor risiko kejadian diabetes tipe2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara varietas konsumsi buah dengan status glikemik pada penderita diabetes melitus tipeII di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo dan Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan case control study. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji Person Chi Squer. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat berhubungan yang bermakna antara varietas konsumsi buah juga berhubungan dengan status glikemik, hal tersebut dibuktikan dengan nilai p-value < 0,05 yaitu 0,017. Dengan OR: 3,6 dan CI95%: 1,22 – 10,61. Sehingga dapat disimpulkan bahwa varietas konsumsi buah pada penderita diabetes mellitus tipe dua berhubungan erat dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubugan yang bermakna antara varietas konsumsi buah dengan status glikemik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PEKANBARU Ningrum, Trisiwi Kusuma; Khairunnas, Nidya Kusuma
Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.088 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular, tetapi hampir setiap orang mengalami penyakit ini. Hipertensi dapat  pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor umur, keturunan, merokok, jenis kelamin, dan riwayat hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru.  Desain  penelitian yang digunakan adalah case control  dengan mengidentifikasi kelompok dengan efek tertentu ( kasus) dan kelompok tanpa efek ( kontrol). Sampel pada penelitian ini berjumlah  42 orang responden dengan teknik pengambilan sampel  purposive sampling dengan menggunakan dua kelompok sampel yaitu kelompok kasus yaitu pada penderita hipertensi yang ada riwayat hipertensi sebelumnya dan kelompok kontrol yaitu pada penderita hipertensi yang tidak ada riwayat hipertensi sebelumnya. yang diambil secara accidental Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan hasil faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi pada pasien  adalah faktor riwayat keturunan dengan nilai PV <0.05 ( 0.003) NIlai OR hasil penelitian 9,067 dengan   95% CI = 2,306 – 35,650.  Di harapkan kepada instansi tempat penelitian untuk meningkatkan program edukasi kesehatan tentang faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi sehingga masyarakat dapat melakukan  upaya preventif sejak dini untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi.  
STUDI RETORSPEKTIF HUBUNGAN ANTARA VARIETAS KONSUMSI BUAH DENGAN STATUS GLIKEMIK PADA PENDERITA DIABETESS MELITUS TIPE 2 Juli Widiyanto; - Isnaniar; Trisiwi Kusuma Ningrum
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i01.551

Abstract

Penyakit infeksi tidak menular dewasa ini menjadi ancaman tersendiri dalam kehidupan masyarakat, diabetes mellitus adalah salah satunya, Pertumbuhan diabetes melitus di Indonesia sebesar 15,2% atau dari 8.426.000 orang pada tahun 2.000 dan diperkirakan menjadi 21.257.000 orang di tahun 2030. Penelitian metaanalisis oleh Miller dkk, 5 menemukan pasien diabetes yang mengkonsumsi diet indeks glikemik rendah mengalami penurunan kadar HbA1c 0,43% (CI 0,72-0,13) dan penurunan kadar protein terglikosilasi 7,4%. Penelitian metaanalisis menunjukkan diet dengan tinggi serat mempengaruhi kadar glukosa darah. Didapatkan penurunan kadar glukosa post prandial + 21%. Penelitian Andrew et.al (2012) membuktikan bahwa konsumsi buah dan sayuran yang bervariasi dapat mengurangi factor risiko kejadian diabetes tipe2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara varietas konsumsi buah dengan status glikemik pada penderita diabetes melitus tipeII di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo dan Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan case control study. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji Person Chi Squer. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat berhubungan yang bermakna antara varietas konsumsi buah juga berhubungan dengan status glikemik, hal tersebut dibuktikan dengan nilai p-value < 0,05 yaitu 0,017. Dengan OR: 3,6 dan CI95%: 1,22 – 10,61. Sehingga dapat disimpulkan bahwa varietas konsumsi buah pada penderita diabetes mellitus tipe dua berhubungan erat dengan status glikemik pada penderita diabetes mellitus. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubugan yang bermakna antara varietas konsumsi buah dengan status glikemik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI PEKANBARU Trisiwi Kusuma Ningrum; Nidya Kusuma Khairunnas
Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v9i2.1296

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak menular, tetapi hampir setiap orang mengalami penyakit ini. Hipertensi dapat pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor umur, keturunan, merokok, jenis kelamin, dan riwayat hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan mengidentifikasi kelompok dengan efek tertentu ( kasus) dan kelompok tanpa efek ( kontrol). Sampel pada penelitian ini berjumlah 42 orang responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan menggunakan dua kelompok sampel yaitu kelompok kasus yaitu pada penderita hipertensi yang ada riwayat hipertensi sebelumnya dan kelompok kontrol yaitu pada penderita hipertensi yang tidak ada riwayat hipertensi sebelumnya. yang diambil secara accidental Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan hasil faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi pada pasien adalah faktor riwayat keturunan dengan nilai PV <0.05 ( 0.003) NIlai OR hasil penelitian 9,067 dengan 95% CI = 2,306 – 35,650. Di harapkan kepada instansi tempat penelitian untuk meningkatkan program edukasi kesehatan tentang faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi sehingga masyarakat dapat melakukan upaya preventif sejak dini untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi.
Studi Kasus Penyakit Pada Anak Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi Di Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Pekanbaru Tahun 2016-2018 Trisiwi Kusuma Ningrum; Supitri Asih Rahayu
Sistem Informasi Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v10i1.1601

Abstract

Imunisasi merupakan suatu upaya untuk memberikan kekebalan terhadap tubuh anak dengan cara pemberian vaksin. Apabila anak tidak diberikan imunisasi secara lengkap dapat menyebabkan terjadinya penyakit pada anak yang dapat mengakibatkan kelemahan, kecacatan maupun kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyakit pada anak yang dapat dicegah dengan imunisasi. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pengambilan data sekunder berupa catatan rekam medik kunjungan anak sakit di poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Sidomulyo tahun 2016-2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga terbesar penyakit pada anak yang dapat dicegah dengan imunisasi adalah penyakit TBC sebanyak 53,45%, penyakit hepatitis 10.34% dan penyakit diptheri sebanyak 10,43%. Diharapkan tenaga kesehatan Klinik KIA Puskesmas Sidomulyo untuk lebih intensif meningkatkan program edukasi kesehatan kepada orangtua yang memiliki anak usia 0-18 tahun tentang pentingnya imunisasi pada anak untuk mewujudkan generasi bangsa yang sehat dan cerdas.
Tingkat Kecemasan Penderita Penyakit Komorbid Takut Tertular Covid 19 Di Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Pekanbaru Trisiwi Kusuma Ningrum; Maswarni Maswarni; Nur Rohmah
Sistem Informasi Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v13i1.4289

Abstract

Comorbidity is a disease experienced by a person. Patients with komorbid diseases are more susceptible to contracting Covid 19 because they experience a decrease in their immune system. The purpose of this study was to find out how the anxiety level of patients with comorbidity fear of contracting Covid 19 at the Sidomulyo Outpatient Health Center Pekanbaru. This type of research is a descriptive study. This research was conducted on August 1-5 2022 at the Raway Health Center Jalan Sidomulyo, Peknabaru. The sampling technique used is accidental sampling with a total sample of 48 respondents. The instrument used in this study was the HARS (Hamilton Ansiaty Rating Scale) anxiety scale questionnaire. The results showed that the anxiety level of respondents at the Sidomulyo Outpatient Public Health Center Pekanbaru was the majority in the moderate anxiety, level category as many as 23 respondents (23%), while respondents who experienced severe anxiety levels were 19 people (39.6%) and those who experienced mild anxiety levels were 4 respondents (8.3%) and 2 respondents (4.2%). Respondents are expected to do more social activities, worship activities that build a sense of comfort, provide peace and avoid anxiety so that their health is always well maintained.