Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Sebaran Residu Kependudukan Peserta Didik Jenjang SMP Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Demak Tahun 2025 Ifta Dila Salsabila; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 6 (2026): NJMS - Januari 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaksesuaian data kependudukan peserta didik masih menjadi tantangan dalam pengelolaan data pendidikan, khususnya pada proses pemadanan antara Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kondisi tersebut dikenal sebagai residu kependudukan dan berpotensi menimbulkan berbagai kendala administratif dalam layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran residu kependudukan peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Demak melalui pendekatan kuantitatif deskriptif yang didukung oleh analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data penelitian bersumber dari data sekunder yang diperoleh melalui dashboard residu data induk pendidikan serta data spasial lokasi sekolah. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan jenis residu dan memvisualisasikannya dalam bentuk peta spasial untuk memberikan gambaran distribusi residu kependudukan antarwilayah. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dasar analitis dalam mendukung upaya verifikasi, pemutakhiran data peserta didik, serta perencanaan pengelolaan data pendidikan yang lebih terarah di tingkat daerah
Analisis Spasial Dominasi Penderita Demam Berdarah Dengue di Kota Semarang Tahun 2020–2024 Dian Puspitasari; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 6 (2026): NJMS - Januari 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang hingga kini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan, termasuk Kota Semarang. Pola persebaran kasus DBD yang tidak merata antar wilayah menunjukkan pentingnya analisis berbasis spasial untuk memahami karakteristik kejadian penyakit secara komprehensif. Penelitian ini menganalisis persebaran spasial kasus DBD di Kota Semarang selama periode 2020–2024 menggunakan Sistem Informasi Geografis. Data yang digunakan berupa data agregat kasus DBD per kecamatan yang bersumber dari Dashboard Lembaga Kesehatan Masyarakat dan Informasi Kesehatan Kota Semarang. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan memetakan distribusi total kasus serta menganalisis dominasi penderita berdasarkan jenis kelamin melalui selisih jumlah penderita laki-laki dan perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi kasus DBD tidak homogen dan cenderung terkonsentrasi pada kecamatan tertentu. Secara umum, penderita laki-laki lebih dominan dibandingkan perempuan, meskipun tingkat dominasi bervariasi antar wilayah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan SIG efektif dalam menggambarkan pola distribusi spasial dan karakteristik penderita DBD pada tingkat kecamatan.
Pemetaan dan Analisis Pemerataan Posyandu Berdasarkan Kepadatan Penduduk Berbasis WebGIS di Kabupaten Kendal Tahun 2024 Laily Ratna Agustina; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 6 (2026): NJMS - Januari 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerataan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu aspek penting dalam penyediaan layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan anak. Ketidaksesuaian antara jumlah Posyandu dan kepadatan penduduk dapat berdampak pada menurunnya kualitas dan efektivitas pelayanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemerataan Posyandu berdasarkan kepadatan penduduk di Kabupaten Kendal dengan memanfaatkan teknologi WebGIS. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif spasial dengan mengintegrasikan data jumlah Posyandu, jumlah penduduk, serta rasio pemerataan pada tingkat kecamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi cenderung memiliki rasio pemerataan Posyandu yang rendah, sementara wilayah dengan kepadatan penduduk rendah memiliki rasio yang relatif lebih tinggi. Visualisasi berbasis WebGIS mampu menampilkan ketimpangan tersebut secara jelas dan interaktif, sehingga memudahkan identifikasi wilayah prioritas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merencanakan pemerataan Posyandu yang lebih efektif dan berbasis kebutuhan masyarakat
Analisis Sebaran Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Kesehatan di Kabupaten Kudus Menggunakan Sistem Informasi Geografis Kurniawan Satrio Abdi; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 6 (2026): NJMS - Januari 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerataan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh jumlah tenaga kesehatan yang mendukung operasional fasilitas tersebut. Kabupaten Kudus memiliki berbagai jenis fasilitas kesehatan yang tersebar di setiap kecamatan dengan jumlah tenaga kesehatan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sebaran fasilitas kesehatan dengan jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan terdiri dari data spasial berupa peta batas administrasi kecamatan serta data non-spasial berupa data fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kudus. Metode analisis dilakukan melalui proses pengolahan data spasial, penggabungan data atribut, serta visualisasi dalam bentuk peta tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kondisi antar kecamatan, di mana beberapa wilayah memiliki jumlah fasilitas kesehatan yang relatif tinggi namun tidak selalu diikuti oleh ketersediaan tenaga kesehatan yang sebanding. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi keseimbangan fasilitas dan tenaga kesehatan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kudus
Geographic Information System for Mapping the Area and Coconut Production in Kendal Regency Aan Kia Asshifa; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Vol. 4 No. 2 (2025): February 2025
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59934/jaiea.v4i2.838

Abstract

Coconut fruit holds high economic value as it can be utilized for various products and significantly contributes to the local economy. This research aims to develop a Geographic Information System (GIS) to map land area and coconut production in Kendal Regency in 2023 as a foundation for more efficient resource management. By integrating spatial and non-spatial data from the Central Statistics Agency (BPS), this GIS visualizes the spatial distribution of coconut plantations and identifies production variations among sub-districts. The analysis reveals that Patebon Sub-district has the highest coconut production, while Cepiring Sub-district, despite having the largest land area, records relatively low production. Mapping was conducted using Quantum GIS (QGIS) software, allowing for accurate and efficient data digitization. This GIS output holds significant potential to support spatial planning, data-driven policy formulation, and the improvement of coconut farmers' welfare in Kendal Regency. The implementation of the map on a web-based platform facilitates public access to the presented spatial information.
Pemetaan Sebaran Tingkat Kemiskinan Berbasis Sistem Informasi Geografis di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023–2025 Adisti Khairunnisa N; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v4i3.5784

Abstract

Poverty remains a major socio-economic challenge in regional development, particularly in Central Java Province, Indonesia. Variations in geographic characteristics, economic structures, and development levels have led to significant disparities in poverty across districts and cities. Based on official data from the Central Bureau of Statistics (BPS) of Central Java, poverty conditions have shown dynamic changes during 2023–2025. This study aims to develop a web-based Geographic Information System (WebGIS) to map the spatial distribution of poverty levels at district and city administrative levels. The research involves collecting poverty data from BPS, processing spatial data using administrative boundary shapefiles, and performing attribute joins between spatial and non-spatial datasets. Thematic maps are created using QGIS and exported into an interactive web format through the qgis2web plugin, integrated into a WebGIS platform built with HTML, CSS, and JavaScript. The resulting WebGIS effectively visualizes spatial patterns and disparities of poverty across regions, allowing users to explore data by year and identify high-poverty areas for development prioritization. This research demonstrates the potential of WebGIS as an analytical and decision-support tool for regional planning, enabling policymakers to design more targeted and data-driven poverty alleviation strategies.
Kondisi Sistem Informasi Geografis Terhadap Jumlah Ternak Di Kabupaten Pati Tahun 2013 Dan 2014 Berbasis Webgis Miftakhul Jannah; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juitik.v4i1.762

Abstract

Abstract. Most of the livestock in Pati are still smallholder farms and are not yet large companies. Pati Regency is a support for national beef production, not only for Pati cattle production, but also as a producer of ducklings, chickens and dairy cows. This WEBGIS-based livestock distribution information system in each region was created to support or make it easier for the government and the public to find out developments in the number of livestock products in Pati Regency. There are various sub-districts where livestock output is low due to climatic conditions, feed supply, economic stability for breeders, as well as environmental changes and urbanization. With data on the distribution of livestock products obtained from the Pati Regency BPS data from 2013 and 2014, it is made based on WEBGIS which is able to present distribution information in the form of tables per sub-district and the areas that produce the most livestock. Keywords: Distribution of Livestock Products in Pati Regency, WebGIS).
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Distribusi Tanaman Jagung Terhadap Produktivitas Pertanian Di Kabupaten Rembang Tahun 2020 Ardianti Romsita; Bambang Agus Herlambang; Ahmad Khoirul Anam
Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juitik.v4i1.765

Abstract

Abstract. Corn is the most important commodity crop after rice. Not only utilized as daily food, but there are many other uses. Rembang Regency is one of the corn producing areas in Central Java. However, the productivity of maize farming in this district is low. Many factors underlie why the productivity of maize crops is low. This study aims to examine the relationship between maize distribution and productivity. Mapping is done by utilizing Geographic Information Systems. Using Geographic Information Systems can help understand the relationship and cause and effect of the distribution of crops on the low productivity of corn in Rembang Regency. Keywords: Maize, Geographic Information System, Rembang Regency