Syaiful Ade Septemuryantoro
Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Akulturasi Budaya dalam Menunjang Kunjungan Wisatawan di Kota Semarang Syaiful Ade Septemuryantoro
LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 16, No 1 (2020): March
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3060.046 KB) | DOI: 10.33633/lite.v1i1.3434

Abstract

Abstract: Semarang as a multicultural city which there is a mixture of three ethnics groups, namely Javanese ethnics, Arab ethnics and Chinese ethnics. Semarang has a cultural acculturation that comes from three etnics. Semarang has a special food called “Lunpia”. Semarang has a variety of festival’s such as the Chinese New Year, Cheng Ho Festival, Dugderan Festival. One example : Dugderan festival is held welcoming ramadhan. Warag ngendog is a mythological animal with carrying eggs on its back, this creature celebrated during the dugderan festival held annualy a few days before the Ramadhan. Represent three different etnics groups in Semarang city is a Javanese ethnics, Arabian ethnics, and Chinese ethnics. Its head is like a dragon, the body is the combination of  camel and the legs is teh combination of goat. Gambang Semarang is one of traditional dance in Semarang. Gambang Semarang dance is showed to be enjoyed from its moving, appearance and rhythm and the dance is a reflection of someone action which enjoy their life, joyful and thankfull to God (Allah SWT), because we have been given grace through beautiful dance. Gambang Semarang dance using gamelan instrument including Kendang, kempul, bonang, gong, kecrek and tohyan (chinese). Song in Gambang Semarang dance exhivition feels happy and fresh, in January 2020 tourist arrivals in Semarang decreased until 6 percen, because in Jauary is not a period holiday (low season period). Ahmad Yani International Airport in Semarang i sthe entrance point for foreign. In January 2020, Malaysia were the highest number of tourist in Semarang (849people), Singapore (279 people) and Chinese (113 people).Keywords: cultural, acculturation, food, festival
Pengembangan Potensi Wisata Kuliner Situasi Covid-19 Simpang Lima Kota Semarang Desika Nur Jannah; Syaiful Ade Septemuryantoro; Ryani Putri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 22, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v22i2.4531

Abstract

Sektor pariwisata sebagai kegiatan perekonomian telah menjadi andalan dan prioritas pengembangan bagi sejumlah negara, terlebih bagi negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki potensi wilayah yang luas dengan adanya daya tarik wisata cukup besar, banyaknya keindahan alam, aneka warisan sejarah budaya dan kehidupan masyarakat. Akan tetapi kuliner-kuliner tersebut belum dikemas sedemikian rupa untuk menarik minat wisatawan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis potensi kawasan wisata kuliner di kota Semarang Jawa Tengah dan mengidentifkasi masalah-masalah yang dihadapi dalam mengembangkan wisata kuliner dalam menunjang pariwisata di kota Semarang Jawa Tengah. Penelitian ini bersifat penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisa data adalah deskriptif kualitatif serta menggunakan analisis SWOT. Dalam melakukan analisa data dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder maupun data primer. Data sekunder diperoleh dari beberapa pelaku kuliner di Kota Semarang, dan beberapa orang yang menyukai wisata kuliner seperti Kepala Dinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Kepala Bidang Pariwisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang , dan beberapa pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Hasil penelitian didapatkan memiliki banyak sekali makanan khas yang sudah dikenal wisatawan yang dapat di kunjungi dan sangat di minati oleh para wisatawan dan itu menjadikan ikon wisata kuliner di kota ini. Ikon wisata kuliner Kota Semarang adalah Pindang Serani, Tahu Gimbal, Lumpia Gang Lombok, Babat Gongso Pak Karmin, Es Cong Lik, Mie Kopyok Pak Dhuwur, Kue Lekker Paimo, Pisang Plenet dan masing banyak yang lainnya.