Sektor pariwisata sebagai kegiatan perekonomian telah menjadi andalan dan prioritas pengembangan bagi sejumlah negara, terlebih bagi negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki potensi wilayah yang luas dengan adanya daya tarik wisata cukup besar, banyaknya keindahan alam, aneka warisan sejarah budaya dan kehidupan masyarakat. Akan tetapi kuliner-kuliner tersebut belum dikemas sedemikian rupa untuk menarik minat wisatawan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis potensi kawasan wisata kuliner di kota Semarang Jawa Tengah dan mengidentifkasi masalah-masalah yang dihadapi dalam mengembangkan wisata kuliner dalam menunjang pariwisata di kota Semarang Jawa Tengah. Penelitian ini bersifat penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisa data adalah deskriptif kualitatif serta menggunakan analisis SWOT. Dalam melakukan analisa data dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder maupun data primer. Data sekunder diperoleh dari beberapa pelaku kuliner di Kota Semarang, dan beberapa orang yang menyukai wisata kuliner seperti Kepala Dinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Kepala Bidang Pariwisata di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang , dan beberapa pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Hasil penelitian didapatkan memiliki banyak sekali makanan khas yang sudah dikenal wisatawan yang dapat di kunjungi dan sangat di minati oleh para wisatawan dan itu menjadikan ikon wisata kuliner di kota ini. Ikon wisata kuliner Kota Semarang adalah Pindang Serani, Tahu Gimbal, Lumpia Gang Lombok, Babat Gongso Pak Karmin, Es Cong Lik, Mie Kopyok Pak Dhuwur, Kue Lekker Paimo, Pisang Plenet dan masing banyak yang lainnya.
Copyrights © 2020