Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : UNITY

PENYELIDIKAN LAPISAN TANAH DENGAN HAND BORING DI BANTARAN SUNGAI WANGGU KOTA KENDARI ARMAN FASLIH
UNITY - Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.495 KB)

Abstract

Penyelidikan ke dalam lapisan tanah diperlukan dalam proses pembangunan gedung. Perbedaan kondisi geologi di lokasi tertentu hendaknya menjadikan energi pendukung untuk bumi yang tidak rata. Perbedaannya geologi ini juga akan berpengaruh terhadap perbedaan penurunan konstruksi (penyelesaian differentialsettlement), hasil eksplorasi geologi di tepi sungai Wanggu Kota Kendari menggunakan alat hand boring yangjelas tentang lapisan tanah hanya lapisan tanah humus. Geologi dengan kedalaman 0,1 dan 0,2 meter, adalah lapisan tanah humus dengan jenis lempung humus (CL). Pada kedalaman sampai dengan 0.8 meter, adalah lapisan tanah dengan jenis Lempung organik danlempung lanauan organik dengan plastisitas rendah (OL). Sedangkan sampai dengan kedalaman 3,0 meter,lapisan tanah dengan jenis tanah Lanau organik dan pasir sangat halus, tepung batu, pasir halus kelanauan atau kelempungan atau lanau kelempungan sedikit plastis (ML). Kata kunci: penyelidikan, geologi, hand boring
IMPLIKASI TEKNOLOGI TERHADAP PRODUKSI INDUSTRI BATU BATA ARMAN FASLIH; DWI RINNARSURI NORADUOLA
UNITY - Jurnal Arsitektur Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.227 KB)

Abstract

Teknologi dalam industri batu bata akan mempengaruhi produksi batu bata tersebut, baik dalam aspek kuantitas maupun kualitas. Tulisan ini mencoba memaparkan implikasi teknologi dalam industri batu bata terhadap kuantitas produksinya. Berdasarkan pengamatan pada sentra industri batu bata di Sulawesi Tenggara, yang meliputi Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan, Kecamatan Poasia Kota Kendari dan Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe, ditemukenali bahwa teknologi yang diaplikasikan dalam industri ini masih menggunakan teknologi tradisional dan semi-tradisional. Perbedaan teknologi ini mempengaruhi waktu yang dibutuhkan untuk satu kali siklus produksi dan jumlah bata yang dihasilkan Kata kunci: teknologi, produksi, batu bata