Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Strategi Promosi terhadap Keputusan Konsumen dalam Pembelian Kosmetik Sari Ayu di Outlet Mall Palembang Icon Annisa, Nadya; Roswaty, Roswaty; Setiawan, Budi
Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnmpsdm.v1i2.127

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh strategi promosi terhadap keputusan konsumen dalam pembelian kosmetik Sari Ayu di outlet Mall Palembang Icon atau bisa juga disebut dengan PT. Martina Berto Tbk yang bertepatan di jalan POM IX. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden, sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling kebetulan (Accidental). Pada penelitian ini variabel bebasnya terdiri dari Strategi Promosi, sedangkan variabel terikatnya adalah keputusan pembelian. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan uji t, R, dan R2. Hasil perhitungan uji t sebesar t hitung X (Strategi Promosi) sebesar 10,679 pada tingkat sig 0,000. Hasil uji koefisien Korelasi (R) diperoleh nilai sebesar 0,791 menunjukan bahwa hubungan antara variabel X (Strategi Promosi) mempunyai hubungan yang kuat terhadap variabel Y (keputusan pembelian). Hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukan Adjusted R Square 0,626 atau 62,6%. Hasil perhitungan uji regresi linier sederhana sebesar Y= -0,922-1,007X. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa Strategi Promosi memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Abstract This study aims to see the effect of promotional strategies on consumer decisions in purchasing Sari Ayu cosmetics at the Palembang Icon Mall outlet or also known as PT. Martina Berto Tbk which coincides on Jalan POM IX. This research is a quantitative descriptive study with a total sample of 70 respondents, while the sampling technique used in this study is accidental sampling. In this study, the independent variable consists of the Promotion Strategy, while the dependent variable is the purchase decision. Testing instruments using validity and reliability tests. While the data analysis method uses simple linear regression analysis with t, R, and R2 tests. The result of t test calculation is t count X (Promotion Strategy) of 10.679 at the sig 0.000 level. The results of the correlation coefficient test (R) obtained a value of 0.791, indicating that the relationship between variable X (Promotion Strategy) has a strong relationship with variable Y (purchase decision). The test results of the coefficient of determination (R2) show Adjusted R Square 0.626 or 62.6%. The calculation result of simple linear regression test is Y = -0,922-1,007X. The results of this study indicate that the Promotion Strategy has a positive influence on purchasing decisions.
Peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku UMKM di Desa Lembak Budi Setiawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30427

Abstract

Abstrak Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun banyak pelaku usaha menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, termasuk pencatatan transaksi, pengelolaan modal, serta pemahaman terhadap akses pembiayaan. Kurangnya literasi keuangan dapat menghambat pertumbuhan usaha dan keberlanjutan bisnis. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku UMKM di Desa Lembak, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan guna mendukung pengelolaan usaha yang lebih baik dan berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan 40 pelaku UMKM yang terdiri dari berbagai sektor usaha, seperti perdagangan, kuliner, dan kerajinan kain songket dan tenun. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang literasi keuangan, pelatihan interaktif, serta pendampingan langsung dalam penyusunan laporan keuangan sederhana dan strategi perencanaan keuangan usaha. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar manajemen keuangan, teknik pencatatan keuangan berbasis digital, serta akses permodalan dari lembaga keuangan formal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap informasi dasar keuangan mencakup numerasi, inflasi dan divesrifikasi risiko. Dengan adanya program ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Lembak dapat mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan dan meningkatkan daya saing di pasar, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kata kunci: literasi keuangan; inklusi keuangan; UMKM Desa; keuangan UMKM; SDG8 Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the local economy. However, many business owners face challenges in financial management, including transaction recording, capital management, and understanding access to financing. A lack of financial literacy can hinder business growth and sustainability. This community service program aims to enhance financial literacy among MSME actors in Lembak Village, Ogan Ilir Regency, South Sumatra Province, to support better and more sustainable business management. This initiative involves 40 MSME participants from various business sectors, including trade, culinary, and traditional Songket and Tenun weaving crafts. The implementation methods include socialization on financial literacy, interactive training, and direct assistance in preparing simple financial reports and business financial planning strategies. The materials delivered cover the basics of financial management, digital-based financial recording techniques, and access to capital from formal financial institutions. The results of the activities indicate an increase in participants' understanding of basic financial information, including numeracy, inflation, and risk diversification. Through this program, it is expected that MSME actors in Lembak Village can develop their businesses more sustainably and enhance their competitiveness in the market while also contributing to the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) No. 8: Decent Work and Economic Growth. Keywords: financial literacy; financial inclusion; rural MSMEs; SME finance; SDG8
KKNT BERDAMPAK: MEMBANGUN LINGKUNGAN SOSIAL SEKOLAH YANG KONDUSIF MELALUI SOSIALISASI STOP BULLYING DI SMP PGRI SEMBAWA Hilyah Salsabila; Mita Anggraini; Jeargialfath Isnansyah; Mario Minaldi; Lukita Tripermata; Budi Setiawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49443

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah menjadi salah satu isu krusial dalam dunia pendidikan Indonesia yang berdampak terhadap kenyamanan dan kesehatan psikologis siswa. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) oleh mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri dilaksanakan di SMP PGRI Sembawa sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk membantu mengatasi permasalahan ini. Sosialisasi Stop Bullying dilakukan dengan pendekatan edukatif dan komunikatif, melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, kuis, serta praktik slogan yang bertujuan membangun kesadaran siswa mengenai bahaya bullying dan pentingnya saling menghormati. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari siswa, antusiasme tinggi selama sesi berlangsung, dan munculnya sikap reflektif terhadap tindakan perundungan. Mahasiswa KKNT berhasil berperan sebagai agen perubahan sosial yang mampu menciptakan ruang dialog sehat dan meningkatkan pemahaman siswa. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih kondusif dan mendukung perkembangan psikososial siswa secara positif.