Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Proaksi

ANALISIS PERBANDINGAN AUDIT SYARIAH PADA LEMBAGA KEUANGAN ISLAM DI ASIA TENGGARA (STUDI LITERATUR DI INDONESIA, MALAYSIA, DAN BRUNEI) Mutiara Kemala Ratu; Vhika Meiriasari
Jurnal Proaksi Vol. 8 No. 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v8i1.1526

Abstract

Penerapan audit syariah menjadi hal yang sudah semakin diperhatikan di berbagai negara, khususnya pada Indonesia, Malaysia, dan Brunei, yang merupakan negara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC) di Asia Tenggara. Penelitian ini mengumpulkan berbagai literatur untuk melihat bagaimana pengaturan mengenai audit syariah yang merangkul secara menyeluruh pada lembaga keuangan syariah serta penerapan audit syariah yang sebenarnya dilakukan ketiga negara. Hasil temuan menunjukkan bahwa Shariah Governance Framework yang mengatur mengenai penggunaan framework audit syariah masih belum benar-benar diterapkan pada ketiga negara. Negara masih belum mengatur mengenai pengharusan peneraapan framework audit syariah sehingga penerapannya masih dilakukan secara sukarela oleh masing-masing lembaga keuangan. Oleh karena itulah, framework mengenai audit syariah masih beragam berdasarkan kebijakan yang dibuat oleh lembaga keuangan itu sendiri. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengertian mengenai audit syariah masih belum ditangkap dengan baik oleh respondennya, terutama di negara Brunei (perspektif mahasiswa sarjana dan paskasarjana). Maka dari itulah, temuan ini diharapkan mampu mendorong masing-masing regulasi syariah di ketiga negara untuk memantapkan framework audit syariah yang berlaku agar memiliki dasar framework yang sama di tiap lembaga keuangan syariah masing-masing negara.
Analisis Efektivitas, Kontribusi dan Laju Pertumbuhan PBBKB Terhadap PAD Sumatera Selatan Vhika Meiriasari; Mutiara Kemala Ratu
Jurnal Proaksi Vol. 8 No. 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v8i1.1777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, kontribusi dan laju pertumbuhan pemungutan pajak bahan bakar kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah di Sumatera Selatan. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dianggap sangat berpotensi untuk meningkatkan PAD, dimana salah satu sumber penerimaan PAD berasal dari pajak daerah salah satunya berasal dari PBBKB. Untuk daerah Sumatera Selatan, realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) mengalami ketidakstabilan ditiap tahunnya, pada tahun 2014 sebesar Rp. 591.598.965.632, kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2015 sebesar Rp 610.577.042.978, lalu menurun pada tahun 2016 menjadi Rp 513.205.513.586. Sedangkan ditahun 2017 mengalami peningkatan kembali menjadi Rp 670.559.294.854 dan ditahun 2018 menjadi Rp 838.900.055.118. Namun kenaikan tersebut belum mencapai target yang diinginkan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data desktiptif kuantitatif. Dengan periode penelitian dari tahun 2014-2018. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas pemungutan pajak bahan bakar kendaraan bermotor dari tahun 2014 sampai tahun 2018 sudah efektif, walaupun di tahun 2015 dan 2016 mengalami penurunan penerimaan PBBKB. Kontribusi pajak bahan bakar kendaraan bermotor dari tahun 2014 sampai tahun 2018 sudah cukup berkontribusi dalam meningkatkan PAD provinsi sumatera selatan. Sedangkan Laju Pertumbuhan pemungutan pajak bahan bakar kendaraan bermotor dari tahun 2014 sampai tahun 2018 sangat berfluktuatif. Selama tahun 2014 sampai tahun 2016 mengalami penurunan yang drastis dikarenakan selama tiga tahun berturut-turut realisasi penerimaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor tidak mencapai target. Baru di tahun 2017, laju pertumbuhan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor mengalami kenaikan. Keywords: Efektivitas, Kontribusi, Laju Pertumbuhan, PBBKB, PAD