Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Collaborative Governance Sebagai Upaya Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Kabupaten Bojonegoro : Penelitian Fruri Stevani; Niken Widoretno; Ferri Irawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4525

Abstract

The creative economy is a strategic sector in national economic growth, where the role of the government and the private sector is crucial in creating a conducive ecosystem. Collaborative governance with various parties is a concrete effort to achieve the shared goal of realizing Bojonegoro as a creative city supported by the formation of a creative economy ecosystem in Bojonegoro Regency. This study uses qualitative research methods. Data in this study were obtained from primary and secondary data, while data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. This study shows that collaborative governance in the creative economy program in Bojonegoro Regency has been realized quite well. The government plays a role in providing adaptive and facilitative policies, while other collaborative sectors contribute to investment, technology, and broader business networks. Some key challenges include complex bureaucracy, lack of cross-sector coordination, and disparities in access to resources. To optimize this partnership strategy, a collaborative approach based on shared interests, transparency, and increased human resource capacity is needed.
STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS ANGGOTA BAITUL MAAL WAT TAMWIL AMANAH 99 BOJONEGORO fruri stevani; Ifa Khoiria Ningrum
Edunomic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 1 (2018): EDISI MARET
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi-UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/ejpe.v6i1.927

Abstract

IMC merupakan bagian dari Marketing Departement yang secara umum bertugas untuk memasarkan produk, jasa dan fasilitas, memperoleh opini publik yang menguntungkan serta mempertahankan citra positif. Untuk mendukung berhasilnya tugas IMC dibutuhkan informasi dan komunikasi dua arah, serta hubungan baik dengan semua pihak, baik pihak internal maupun eksternal. Pengelolaan IMC yang baik, akan menghasilkan keuntungan bagi lembaga terutama dari sisi terjaganya citra baik performance. Oleh karena itulah dalam penelitian ini akan dianalisis Strategi Integrated Marketing Communication (IMC) manakah yang paling efektif  dalam meningkatkan loyalitas anggota BMT Amanah 99 Bojonegoro.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif, dengan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi terus terang atau tersamar, wawancara mendalam (in depth interview) dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling digunakan untuk mencari data strategi pemasaran yang digunakan BMT, jadi yang paling mengerti tentang strategi pemasaran adalah pimpinan, manajer marketing dan anggota marketing.            Dari kelima elemen strategi IMC terdapat satu elemen yang paling efektif digunakan untuk meningkatkan loyalitas nasabah yaitu strategi personal selling. Berdasarkan hasil wawancara dapat diketahui bahwa personal selling menjadi sumber informasi yang paling banyak didapat oleh anggota BMT. Hal ini dibuktikan  dari sebesar 21 anggota atau 56,8 %. Sedangkan faktor lokasi menjadi sumber informasi yang paling sedikit yaitu dari 7 orang atau sebesar 18,9 %. Strategi personal selling dapat meningkatkan loyalitas anggota karena langsung berinteraksi dengan BMT. Marketing BMT langsung mendatangi anggota dengan memberikan pelayanan yang baik sehingga dapat menciptakan hubungan yang baik dengan anggota. Hal ini dapat menjadi hubungan yang  erat antara anggota dan BMT sehingga akan menciptakan loyalitas. Dengan demikian strategi personal selling paling efektif untuk meningkatkan loyalitas anggota BMT.Kata kunci: Integrated, Marketing, Communication.
Workshop Labeling Dan Packaging Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Lokal Keripik Ketela Di Desa Semenpinggir Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Ifa Khoirianingrum; Sarjono Sarjono; Fruri Stevani; Ayis Crusma Fradani; Rika Pristian FA
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this community service program is to provide understanding to businesses about the importance of labels and packaging, provide training on good labels and packaging to business people and provide an understanding of how to increase the sale value of cassava chips. The method used in the community service program is to use the lecture method to provide an understanding of the management of small businesses, labels and appropriate tracking and label rules and regulations. Besides that, it uses a workshop method about design and packaging. The result of this community service program is that businesses know more about how to increase the selling value of products by labeling and packging. Key Words: Labels, Packaging, Local Chips Products