Anayanti Rahmawati
Sebelas Maret University

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The psychometric properties of parenting styles and dimensions questionnaire-short form in Indonesia Anayanti Rahmawati; Fajrianthi Fajrianthi; Urip Purwono
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 1: March 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i1.21650

Abstract

Parenting style was a set of parental attitude and behavior communicated by parents to children, forming an emotional climate condition used by parents to raise children. The study on parenting style had been conducted for a long time, but measurement of parenting style in Indonesia was still experiencing problem due to lack of sufficient and proper instrument, despite the monumental need for a valid and reliable instrument. The aim of this study was to examine the factor structure, internal consistency and others psychometric properties of the Indonesian version of the parenting styles and dimensions questionnaire-short form (PSDQ-SF). The instrument comprises 32 items (12 questions regarding the authoritative style, 15 questions regarding the authoritarian style, and five questions regarding the permissive style). The research sample consisted of 169 mothers with children of 5-7 years of age. Research was conducted in Sukoharjo, Central Java, Indonesia. Structural equation modelling (SEM) with LISREL 9.20 was utilized as the data analysis technique. Data analysis results by CFA second order showed that construct validity testing fulfilled the minimum criteria, with the factor loading range of 0.51-0.99. The reliability score’s Cronbach’s alpha also fulfilled the requirement, including the authoritative parenting style 0.86; the authoritarian parenting style 0.76 and the permissive authoritarian parenting style 0.67. These findings support the PSDQ-SF original structure. The results showed that the adaptation of PSDQ-SF in Indonesia was valid and reliable to use in measurement of parenting styles of parents of children of 5-7 years of age in Indonesia.
PENGARUH METODE GAME-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Galuh Galuh; Anayanti Rahmawati
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.102032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh metode game-based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun. Kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak yang perlu distimulasi sejak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experiment Designs dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 17 anak usia 5-6 tahun , dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability (sampling jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, serta tes pretest dan posttest. Setiap indikator menunjukkan peningkatan, yaitu: memahami masalah meningkat dari 1,94 menjadi 2,64, membuat rencana dari 1,47 menjadi 2,00, melaksanakan rencana dari 1,29 menjadi 2,06, dan melihat kembali dari 1,17 menjadi 2,06. Indikator dengan nilai tertinggi pada posttest adalah memahami masalah (88%), sementara nilai terendah saat pretest terdapat pada indikator melihat kembali (39%). Uji paired sample t-test menunjukkan signifikansi 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh yang signifikan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode game-based learning efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6
ANALISIS PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Agnes Dhear Nur Cahyani; Anayanti Rahmawati; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 1 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i1.106837

Abstract

Perilaku prososial merupakan tindakan sukarela yang dilakukan untuk memberikan manfaat dan keuntungan bagi orang yang membutuhkan baik berupa fisik, materi, maupun psikologis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perkembangan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah Program Khusus Surakarta. Data dikumpulkan melalui hasil pengamatan pada kegiatan belajar dan bermain, kuesioner perilaku prososial anak usia 5-6 tahun yang diisi oleh guru kelas, dan wawancara dengan guru kelas. Dilakukan uji validitas menggunakan metode korelasi pearson dan konsultasi kepada expert judgement terhadap kuesioner tersebut. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan memaparkan hasil skor persentase dari ke lima aspek perilaku prososial dengan rincian sebagai berikut : berbagi (83%), menolong (79%), kerjasama (86%), berderma (81%), dan kejujuran (88%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di PAUD ABA Nurul Hidayah Program Khusus Surakarta termasuk ke dalam kriteria Berkembang Sangat Baik. Adapun faktor yang mempengaruhi perilaku prososialnya yaitu sifat bawaan dan suasana hati anak, pola asuh, dan lingkungan sekolah. Sedangkan untuk kendala yang dihadapi oleh guru diantaranya sifat egosentris dan karakter anak, suasana hati yang berubah sewaktu-waktu, dan kontribusi orangtua.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT Margaretha Jessica Winda Setiawan; Anayanti Rahmawati; Vera Sholeha
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.106696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kerja sama kelompok B di TK Kristen Kerten Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan data kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah anak kelas B TK Kristen Kerten yang berjumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 10 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Taggart melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan selama dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament dapat meningkatkan kemampuan kerja sama. dibuktikan bahwa peningkatan presentase ketuntasan kemampuan kerja sama pada pratindakan dari total populasi sebanyak 4 anak atau 20%, kemudian pada siklus I dari total populasi yaitu 10 anak atau 50%, dan pada siklus II dari total populasi yaitu sebanyak 19 anak atau 95%.