Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Budaya Indonesia PERAN BIPA DALAM MEMPERKENALKAN BUDAYA INDONESIA: Budaya Indonesia Indah Hapsari; Khaerunnisa
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 02 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The function of the Indonesian language is as a symbol of national pride, national identity, as a means of communication between citizens, regions and cultures, as well as a means of unifying tribes, cultures, and languages. There are several efforts made by the Indonesian government in internationalizing the Indonesian language, including: developing the Indonesian language both at home and abroad and protecting the Indonesian language through several journals that are recognized by the Indonesian government. BIPA is Indonesian language learning whose subjects are foreign speakers. BIPA is seen more as a learning factor. The author uses qualitative research methods with object observation models. Data collection techniques are carried out by emphasizing the meaning of generalization. By watching Youtube shows that contain elements of Indonesian culture, several YouTube channels show learning videos that introduce Indonesian culture, be it dance, batik cloth, to pencak silat and an introduction to culture in/in Indonesia. Keywords: BIPA, Culture, Indonesia
UPAYA PENGENALAN KULINER LOKAL INDONESIA DALAM MATERI AJAR BIPA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL Fera Umi Farinda; Khaerunnisa
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol.10 No.1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v10n1.p46-56

Abstract

Introducing local Indonesian culture as an effort to assit the goverment in inscreasing the interest of cultural tourists who have good and interesting regional potential. This study aims to describe local Indonesian cuisine as material for BIPA students through audiovisuals. This research method used is descriptive-qualitative. Through this learning, it is expected to abe to preserve and also maintain national identity through this BIPA learning. One of the styles that can be used as BIPA’s teaching materials is local Indonesian culinary. This research also involves audiovisual media as an intermediary in the learning process. Audiovisual media was chosen because it is a supporting factor for succesfull learning and is also the right language to introduce cultures in Indonesian. Through this audiovisual media, it can also foster creativity and critica thinking for BIPA students. Key Words: culture, audiovisual, BIPA (Bahasa Indonesian for Nonative Speaker)
PETANDA PADA CERPEN ANAK "KE HUTAN" KARYA YOSEP RUSTANDI PENDEKATAN SEMIOTIK: FERDINAND DE SAUSSURE Septiana Tanti; Khaerunnisa
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 15 No. 1 (2022): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2022 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.903 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v15i1.638

Abstract

Artikel ini membahas tentang kajian semiotik Ferdinand De Saussure pada cerpen anak yang berjudul “Ke Hutan” karya Yosep Rustandi. Tujuan penelitian ini ialah mengupas penanda dan petanda pada cerpen anak “Ke Hutan” dengan studi semiotik Ferdinand De Saussure. Karena bukan hanya cerpen dewasa yang bisa dianalisis oleh pendekatan semiotik, tetapi cerpen anak juga bisa dianalisis, bahkan semua karya sastra dapat dianalisis dengan pendekatan semiotik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mana lebih menekankan pada makna dan diuraikan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik membaca cerpen, memahami dan mencatat, seperti penelitian jenis pustaka. Hasil dan pembahasannya terdapat beberapa penanda (signifier) dan petanda (signifier) dalam cerpen anak "Ke Hutan" karya Yosep Rustandi yaitu ada 11 tanda yang dapat diamati yaitu, (1) benda untuk menunjukkan tujuan, (2) sifat tokoh Rakey, (3) nasihat kebaikan, (4) keadaan yang berlawanan, (5) latar belakang pengarang, (6) motivasi tersirat, (7) majas personifikasi, (8) solidaritas dan kebersamaan, (9) pesan moral, (10) unsur religius dan (11) kesederhanaan serta keasrian alam. Sehingga, muncul makna baru yang lebih kompleks.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU SD Khaerunnisa Khaerunnisa; Mutiarani Mutiarani; Afi Nuraida
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.2.2.59-64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena masalah guru-guru SD banyak yang belum memahami tentang penulisan Artikel Ilmiah. Tujuan peneliti melakukan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel bagi guru SD di daerah Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Masalah yang dihadapi atau dialami oleh guru SD tersebut yaitu Kurangnya pemahaman tentang penulisan Artikel Ilmiah. Kegiatan pengabdian masyarakat terdapat 3 kegiatan yaitu, (1) Memberikan pelatihan sebanyak 2 kali pertemuan yaitu melalui pelatihan secara luring dan daring, (2) Memberikan penugasan berupa membuat artikel ilmiah, serta (3) Melakukan review dari hasil penugasan dalam membuat artikel ilmiah guru SD di daerah Cibaliung, Kabupaten Pandeglang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam kurun waktu selama 4 kali pertemuan. Hasil dari kegiatan pengadian masyarakat yang dilakukan yaitu guru SD di daerah Cibaliung, Kab. Pandeglang mengalami suatu peningkatan terhadap kemampuan menulis Artikel Ilmiah setelah diadakannya pelatihan dan penugasan dari tim pengabdian masyarakat.
MRU Keterampilan Membaca Pada Pengajaran BIPA Tingkat 1 Menggunakan Media Canva Maysita Rizky Utami; Khaerunnisa Khaerunnisa
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) tingkat 1 pada keterampilan membaca menggunakan media canva. Keterampilan membaca dalam BIPA memiliki peran yang sangat penting untuk menangkap pesan yang ingin disampaikan penulis melaui kata-kata atau bahan tertulis juga untuk memilih serta memahami makna yang terkandung dalam bahan tertulis. Media canva dapat digunakan untuk membuat bahan bacaan yang terstruktur. Selain itu juga, tujuan penelitian untuk menerapkan media canva sebagai pengajaran BIPA agar pengajar lebih mudah dalam menyampaikan materi. Penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui pembelajaran daring oleh empat pemelajar BIPA Universitas Muhammadiyah Jakarta yang berasal dari Tajikistan. Hasil penelitian berbentuk langkah-langkah proses pada  pembelajaran BIPA melalui zoom meeting 1) penerapan kegiatan pembelajaran menggunakan media canva, 2) langkah-langkah pengajar pada proses pembelajaran BIPA. Salah satu media digital, seperti Canva dapat meningkatkan kemampuan pemelajar BIPA dalam membaca kata. Canva juga memungkinkan pembuatan materi pembelajaran yang menarik, seperti cerita bergambar, kartu kosakata, dan lain sebagainya. Dalam pengajaran BIPA Tingkat 1 di Universitas Muhammadiyah Jakarta, 3 pemelajar BIPA yang berasal dari Tajikistan ini sudah cukup fasih membaca dalam bahasa Indonesia. Namun, masih terdapat beberapa mahasiswa yang kesulitan untuk melafalkan dan memahami teks dikarenakan masih tingkat 1 atau pemula sehingga, perlu adanya latihan terus menerus agar pemelajar BIPA mempunyai kesempatan untuk membaca sesuai ejaan yang benar dan tepat dalam berbahasa Indonesia.
Representation of women in Buya Hamka's novel by A. Fuadi Khaerunnisa Khaerunnisa; Mutiarani Mutiarani; Wika Soviana Devi; Rananda Arumdapta; Rina Nuryani
BAHASTRA Vol. 44 No. 1 (2024): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v44i1.584

Abstract

A Literary works and social realities that occur in the social environment of society are inseparably linked. The conflicts raised can be in the form of problems experienced in everyday life. One of the conflicts that often occurs and is discussed in a literary work is about feminism. This research aims to find the image of women in Siti Raham contained in the novel Buya Hamka by A. Faudi. The figure of Siti Raham who is the wife of Buya Hamka is the subject of discussion in this study. The research method used is a qualitative method that is descriptive of the observed object. The data source used in this research is the novel Buya Hamka by A. Faudi. The feminist approach is used to analyze the image of female characters based on the physical, psychological, and social aspects of the story. The results of this research show that from various categories, it can be concluded that Siti Raham is a great woman and is successful as a child, wife, mother and in the social environment of society. She was able to raise 10 children, even when her husband was away from them.  
MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI DAN MOTIVASI PESERTA DIDIK TUNANETRA DALAM KEGIATAN CERDAS CERMAT DI SMALB PEMBINA TINGKAT NASIONAL JAKARTA Ma’sum, Ismi Hayati; Sundari, Nia; Adipradana, Sulthan Caraka; Hermawan, Deni; Anjani, Niken Namira; Dewi, Shandra Arrumi; Maulana, Achmad Fatwa; Fiddin, Faiz Fauzan; Satria, Andi Catur; Khaerunnisa, Khaerunnisa Khaerunnisa
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.3.2.71-76

Abstract

Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata dengan melakukan kegiatan lomba cerdas cermat di SMALB Pembina Tingkat Nasional Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperoleh hasil nyata dari seberapa mampu peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang. Selain itu, tujuan diadakannya pengabdian tersebut dengan kegiatan lomba cerdas cermat adalah untuk membentuk karakter peserta didik yang nantinya diharapkan mampu menjadi bagian terpenting dalam kemajuan bangsa, melatih jiwa kompetisi dan mampu menjunjung suportivitas terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Mahasiswa berperan aktif selama kegiatan pengabdian untuk dapat mengetahui pencapaian target yang diinginkan dalam pengabdian serta untuk memberikan pengalaman yang berkesan, karena kegiatan lomba cerdas cermat tersebut juga bisa dijadikan sebagai kegiatan belajar yang menyenangkan. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan deskriptif kualitatif, data diperoleh dari hasil observasi partisipan, yang memang mahasiswa berpartisipasi langsung dalam kegiatan, serta dengan dokumentasi, hasil akhir dari kegiatan lomba cerdas cermat menjadi data yang dapat dijabarkan dalam bentuk paragraf.
PENDEKATAN FEMINISME DALAM DONGENG “KEBERANIAN PUTRI ALEXANIA” KARYA WIRINI HARLINDI Larasati, Herawati Ayu; Khaerunnisa, Khaerunnisa Khaerunnisa
Journal Educational of Indonesia Language Vol 5, No 2 (2024): JEIL: Jurnal Educational of Indonesian language
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jeil.v5i2.726

Abstract

Dongeng adalah sebuah cerita imajinasi yang ditulis oleh pengarang. Dongeng merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan moral, menumbuhkan minat baca anak, menambah kosa kata, mengetahui informasi baru yang terkandung dalam cerita. Dongeng sebagai jembatan awal anak-anak dalam memahami sebuah karya sastra. Dalam penelitian akan membahas tentang seorang perempuan yang seperti pahlawan dikerajaan, dalam dongeng putri tangguh dan mengagumkan karya Wrini Harlindi. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Dapat dianalisis dengan pendekatan feminisme liberal Naomi Wolf. Pengarang menampilkan citra perempuan yang menggambarkan sosok yang tangguh dalam membantu keaman kerajan, dengan pemikiran yang luas walaupun masih berumur belia. Hasil penelitian ini menggambarkan tokoh utama pada cerita.
Pengembangan Modul Mata Kuliah Wajib Umum Bahasa Indonesia Berbasis Profil Pelajar Pancasila bagi Mahasiswa Tuna Netra Devi, Wika Soviana; Khaerunnisa, Khaerunnisa; Faznur, Lutfi Syauki; Fadly, Ahmad
Pena Literasi Vol 7, No 1 (2024): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.7.1.112-119

Abstract

Pembelajaran mata kuliah umum bahasa Indonesia diwajibkan untuk semua program studi. Untuk itu, pembelajaran tersebut selayaknya bersifat inklusif, termasuk kepada penyandang disabilitas. Universitas Muhammadiyah Jakarta berkomitmen untuk menyediakan layanan pembelajaran yang ramah disabilitas. Bagi penyandang tuna netra, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (PBSI FIP UMJ) berupaya mengembangkan modul mata kuliah wajib umum bahasa Indonesia yang dapat digunakan untuk mahasiswa tuna netra. Modul ini menyediakan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa tuna netra dan disediakan fitur yang ramah disabilitas melalui fitur dengaran (audio) yang memudahkan mahasiswa tuna netra memahami materi mata kuliah bahasa Indonesia. Produk ini direncanakan akan dikembangkan selama 5 bulan, dengan tahapan (1) analisis kebutuhan; (2) perancangan; (3) uji validasi ahli dan pengguna; dan (4) uji coba. Analisis kebutuhan dilakukan dengan mewawancarai mahasiswa tuna netra. Perancangan dilakukan dengan melibatkan ahli di bidang teknologi informatika (TI) dan pendidikan inklusi. Demikian pula tahap uji validasi, akan melibatkan pakar yang membidangi TI dan pendidikan inklusi. Adapun tahap terakhir dilakukan dengan mahasiswa tuna netra di PBSI FIP UMJ. Diharapkan bahwa modul ini dapat dimanfaatkan di semua program studi yang menyelenggarakan pembelajaran mata kuliah bahasa Indonesia, khususnya yang memiliki mahasiswa tuna netra.