Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH SINISME ORGANISASI DAN KEADILAN ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL Rias Mustikawati; I Wayan suana
E-Jurnal Manajemen Vol 7 No 5 (2018)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.144 KB) | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2018.v07.i05.p03

Abstract

Sinisme adalah sikap yang dibentuk oleh keputusasaan, ketidakbahagiaan, dan frustrasi (James, 2005). Sinisme organisasi merupakan hasil dari keyakinan karyawan bahwa organisasinya telah melanggar beberapa nilai seperti, harapan moralitas, keadilan, dan kejujuran (Nafei, 2013). Penelitian ini mencoba untuk memperluas pemahaman mengenai pengaruh sinisme organisasi dan keadilan organisasi terhadap komitmen organisasional di PT. Angkasa Pura I (Persero) Ngurah Rai Commercial Strategic Business Unit (SBU). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Angkasa Pura I (Persero) Ngurah Rai Commercial SBU yang berjumlah 272 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik probability sampling yaitu simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert 5 poin untuk mengukur 50 item pernyataan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sinisme organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap komitmen organisasional. penelitian ini juga berhasil membuktikan keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional di PT. Angkasa Pura I (Persero) Ngurah Rai Commercial SBU.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN Putu Angga Armawan; I Wayan Suana
E-Jurnal Manajemen Vol 8 No 8 (2019)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.876 KB) | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2019.v08.i08.p14

Abstract

Disiplin kerja ialah suatu cara yang digunakan suatu perusahaan untuk mempengaruhi tingkah laku karyawannya agar taat terhadap ketentuan dan aturan dalam perusahaan untuk mencapai tujuan yang dimiliki perusahaan. Disiplin kerja dipengaruhi oleh budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kerja fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kerja fisik terhadap disiplin kerja karyawan UPT. Balai Latihan Kerja Industri Dan Pariwisata Bali.Penelitian ini dilakukan di UPT. Balai Latihan Kerja Industri Dan Pariwisata Bali. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 40 orang termasuk kepala Dinas, dengan metode sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuisioner. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja. Kata kunci: disiplin kerja, budaya organisasi, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja fisik
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) AREA BALI SELATAN A.A Sagung Diah Putri Utami; I Wayan Suana
E-Jurnal Manajemen Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.662 KB)

Abstract

ABSTRAK Organisasi harus memahami apa yang menjadi penyebab kepuasan dan ketidakpuasan karyawannya. Setiap organisasi memiliki pemimpin untuk menjalankan fungsi-fungsi manajemen.”Gaya kepemimpinan”dalam suatu organisasi”merupakan”salah satu”faktor yang menentukan”berhasil tidaknya suatu”organisasi”tersebut. Selain itu, faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja juga dapat disebabkan oleh stres kerja.”Penelitian ini bertujuan”untuk mengetahui”adanya”pengaruh kepemimpinan transaksional dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan secara parsial pada PT. PLN (Persero) Area Bali Selatan. Berdasarkan kriteria-kriteria dalam teknik sampel jenuh maka diperoleh sampel sebanyak 139 karyawan. Hasil analisis data berdasarkan uji regresi linear berganda menemukan bahwa secara parsial kepemimpinan transaksional berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap”kepuasan kerja karyawan.” Kata Kunci: Kepemimpinan Transaksional, Stres Kerja”Kepuasan Kerja Karyawan.
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP BURNOUT DENGAN ROLE STRESS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KARYAWAN RUMOURS RESTAURANT I Gede Indra Wira Atmaja; I Wayan Suana
E-Jurnal Manajemen Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.66 KB) | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2019.v08.i02.p09

Abstract

Seiring persaingan yang semakin tinggi setiap perusahaan perlu mempersiapkan strategi untuk mengembangkan dan mempertahankan karyawan yang memiliki kinerja terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh beban kerja terhadap burnout dengan role stress sebagai variabel mediasi pada karyawan Rumours Restaurant Seminyak Bali. Dalam penelitian ini digunakan metode sensus dalam menentukan sampel sebanyak 58 responden, melalui teknik analisis jalur. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout pada karyawan di Rumours Restaurant. Beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap role stress pada karyawan di Rumours Restaurant. Role stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout pada karyawan di Rumours Restaurant. Role stress memediasi pengaruh positif beban kerja terhadap burnout pada karyawan di Rumours Restaurant Seminyak Bali. Kata kunci: beban kerja, burnout, tingkat stress
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. PLN (PERSERO) AREA BALI SELATAN A.A Sagung Diah Putri Utami; I Wayan Suana
E-Jurnal Manajemen Vol 4 No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.444 KB)

Abstract

ABSTRAK Organisasi harus memahami apa yang menjadi penyebab kepuasan dan ketidakpuasan karyawannya. Setiap organisasi memiliki pemimpin untuk menjalankan fungsi-fungsi manajemen.”Gaya kepemimpinan”dalam suatu organisasi”merupakan”salah satu”faktor yang menentukan”berhasil tidaknya suatu”organisasi”tersebut. Selain itu, faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja juga dapat disebabkan oleh stres kerja.”Penelitian ini bertujuan”untuk mengetahui”adanya”pengaruh kepemimpinan transaksional dan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan secara parsial pada PT. PLN (Persero) Area Bali Selatan. Berdasarkan kriteria-kriteria dalam teknik sampel jenuh maka diperoleh sampel sebanyak 139 karyawan. Hasil analisis data berdasarkan uji regresi linear berganda menemukan bahwa secara parsial kepemimpinan transaksional berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap”kepuasan kerja karyawan.” Kata Kunci: Kepemimpinan Transaksional, Stres Kerja”Kepuasan Kerja Karyawan.
MAPPING OF ECOSYSTEM MANAGEMENT PROBLEMS IN GILI MENO, GILI AIR AND GILI TRAWANGAN (GILI MATRA) THROUGH PARTICIPATIVE APPROACH I Wayan Suana; Hilman Ahyadi
JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT Vol 16, No 1 (2012): Volume 16, Number 1, Year 2012
Publisher : JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2182.461 KB)

Abstract

Coral reefs, mangroves and birds are becoming the major attraction of tourism in three islands - Gili Meno, Gili Air and Gili Trawangan (Gili Matra) - Lombok, Indonesia. Since the launching as a conservation area in 1993, tourism in Gili Matra has grown rapidly. On the other hand, the ecosystem continues to be degraded. Sooner or later, the ecosystem degradation will affect tourism and economic sustainability of the community in Gili Matra. The purposes of this study were to identify the stakeholders, and to map the ecosystem management problems in Gili Matra, to provide the basis for policy making in the future. The research method was depth interviews and focus group discussion (FGD). Identification of stakeholders was conducted using stakeholder analysis, while mapping of ecosystem management problems was carried out by participatory mapping. The stakeholders, who manage the ecosystem as tourism assets in Gili Matra, are: government, community and businessmen. The fishermen, tourists and businessmen are the primary stakeholders, meaning they have a high interest and the greatest influence on ecosystem management. Destructive behavior of stakeholders, especially the main stakeholders has led to the degradation of the ecosystem in Gili Matra, so it is important to nurture these stakeholders, to sustain tourism and economic viability of the community in Gili Matra.
Keanekaragaman Laba-laba Pada Pertanaman Jambu Mete Monokultur dan Polikultur di Lombok Utara I Wayan Suana; Hery Haryanto
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 15, No 3 (2010): October 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v15i3.2589

Abstract

Agricultural practice is suspected to influence the availability of spiders in cashew plantation. The aim of this research was to study the diversity of spider in two different agricultural practices: monoculture and polyculture. The research was conducted in cashew plantations in Desa Kayangan (monoculture) and Desa Salut (polyculture), Lombok Utara. Two trapping techniques were used to sample the spiders: sweep net and pitfall trap. In each study area, 10 sampling sites were selected along line transect that was 5000 meters long. The study found 36 species of spiders from 12 families. The diversity and richness of spiders were higher in the polyculture cashew plantation than that in monoculture. Habitat structure was more complex in the polyculture cashew plantation; hence many species of spiders were able to coexist there.