Andhika Alexander Repi
Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KUALITAS LAYANAN PADA FRONTLINER DI PERGURUAN TINGGI SWASTA SURABAYA Selviana Novela Suryadiningsih; Andhika Alexander Repi
EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/exp.v7i2.2730

Abstract

Optimal service quality is related to customer satisfaction which can have an impact on organization's existence. All industrial sectors such as educational institutions, including PTS X, need to optimize their service quality. Results of preliminary research showed that students as the frontliner users of PTS X General Administration Bureau evaluated the bureau as having less-than-optimal quality of service. This study aimed to examine and describe the quality of service of the PTS X General Administration Bureau. Participants were PTS X students who were recruited using incidental sampling technique. The scale of service quality, comprising different aspects such as tangible appearance, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, was used as a method of data collection, meanwhile descriptive analysis was used as data analysis technique. Result showed that the quality of service of PTS X General Administration Bureau was perceived at a high level, meaning that students as the service users provided a good evaluation to the service. This was different from the result of preliminary study. Different findings may be due to the implementation of new information technology system as well as self-improvement efforts made continuously by PTS X. Despite this, the head of PTS X General Administration Bureau still needs to optimize human resources within the organization, including the frontliner staff. The management of PTS X should develop the quality of service not only within the General Administration Bureau, but also in other bureau and departements of PTS X.
CAREER DECISION MAKING SELF-EFFICACY (CDMSE) DENGAN CAREER INDECISION PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Andhika Alexander Repi; Angela Kurniawati
EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/exp.v10i1.3820

Abstract

Kehidupan mahasiswa akhir tidak hanya dikelilingi oleh banyaknya beban tugas dan pengerjaan skripsi atau tugas akhir saja, namun juga dihadapkan pada pilihan untuk memilih masa depan. Jika mahasiswa akhir tersebut, tidak dapat menentukan bidang karir yang akan ditekuni di masa depan maka akan timbul perasaan bimbang dan ragu pada pilihan karirnya. Hal ini disebut dengan career indecision. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kebimbangan karir pada mahasiswa akhir, salah satunya adalah efikasi diri pada bidang karir yang disebut juga Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE). Dengan metode penelitian kuantitatif, peneliti menyebarkan kuisioner melalui google form dan didapatkan total 79 responden mahasiswa akhir yang tersebar di beberapa fakultas UKWMS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak hubungan antara Career Indecision dan juga Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE). Berdasarkan hasil penelitian, nilai sig sebesar 0,000 (p < 0,05) yang berarti ada hubungan yang negatif antara Career Decision Making Self-Efficacy dengan Career Indecision pada mahasiswa akhir Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Artinya, semakin tinggi tingkat kebimbangan mahasiswa mengenai karirnya, maka semakin rendah keyakinan pada kemampuannya di bidang karir yang akan ditekuni. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat kebimbangan mahasiswa akan karirnya, maka mahasiswa semakin yakin dengan kemampuannya di bidang karir yang ditekuni. Hasil ini didukung dengan sumbangan efektif yang diberikan Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE) terhadap Career Indecision (CI)  sebesar 66,6%, yang artinya CDMSE memiliki peran yang kuat untuk menentukan bimbang tidaknya mahasiswa tingkat akhir di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Gambaran Fear of Success pada Wanita Single Pemilik Online Shop di Kalimantan Tengah Frisca Natasya Tannia; Andhika Alexander Repi
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 2 No. 4 (2024): November : Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v2i4.504

Abstract

It is widespread in society to see the division of labor between women and men based on gender. The daughter helps her mother, and the son helps her father, showing that a woman is more productive in housework. Gender inequality is generated by discriminatory behavior against women caused by this injustice in the division of roles. However, this is different for single women. Until now, they still have problems carrying out responsibilities that must be done, such as running work and taking care of their families. Based on these events, single women experience feelings of fear, known as fear of success. Because of the fear of the negative consequences that may occur if successful, fear becomes a mental barrier to achievement. Every woman must have dreams to achieve, but inadequate circumstances and societal demands make her afraid to succeed. This study uses qualitative methods and is a type of phenomenological research. Theme-driven analysis is used in theory. The information in this study is collected from three single women selected through purposive and snowball sampling. The results of this study show that single women who have experienced fear of success experience the following: fear of themselves, pessimism, doubt about living both roles, pessimism, and difficulty starting new things due to environmental factors.
Pengaruh Komunikasi Positif dan Job Performance pada Organisasi Kemahasiswaan Andhika Alexander Repi; Yeremia Steven
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v8i2.2188

Abstract

Semua bentuk organisasi termasuk organisasi mahasiswa harus menunjukkan kinerja yang optimal. Namun, komunikasi menjadi masalah yang dapat menghambat pencapaiannya. Komunikasi perlu dibangun tidak hanya sebagai media formal untuk menyampaikan pesan, tetapi harus diperhatikan juga makna dan proses penyampainnya Hal itu disebut sebagai komunikasi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi positif terhadap job performance pada organisasi mahasiswa di Surabaya. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan karakteristik mahasiswa aktif dan pengurus organisasi kemahasiswaan Universitas X masa jabatan 2017/2018. Metode pengumpulan data menggunakan kusioner Komunikasi Positif dan kusioner Job Performance. Metode analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kinerja pekerjaan dan komunikasi positif berada dalam kategori sedang ke rendah. Hasil penelitian juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan antara komunikasi positif pada job performance di organisasi kemahasiswaan. Pengaruh komunikasi positif membawa efek pada job performance, meski masih ada faktor lain yang dapat memengaruhinya. Pengurus organisasi mahasiswa perlu melakukan sejumlah pengembangan keberlanjutan, terutama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi positif dalam organisasi. Universitas melalui dosen pendamping juga dapat memfasilitasi pengembangan komunikasi positif melalui program pengembangan seperti pelatihan komunikasi.
Safety Behavior of Workers in the New Normal Period Dewi, Desak Nyoman Arista Retno; Repi, Andhika Alexander
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 2 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i2.7626

Abstract

Safety behavior has an important role to support the physical and psychological health of individuals during a pandemic as well as in adapting to a new normal life order. This study aims to identify patterns of safety behavior displayed by the community, especially workers in the new normal. The variable in this study, namely safety behavior with descriptive quantitative research methods. The survey was used as a data collection method with 103 subjects as the research subjects working in normal times. The results showed that safety behavior was in the High and Very High categories where the subject was able to display safety behavior when interacting in public places, workplaces, and in the home environment. Subjects not only demonstrate compliance with safety regulations and procedures, but also participate in encouraging the creation of a safe work environment to avoid the spread of the corona virus when entering the new normal. Workers should maintain safety behavior in their daily life, and the results of this study provide information for industry or companies to determine follow-up plans and strategies for managing occupational safety and health in the new normal.Perilaku keselamatan memiliki peran penting untuk mendukung kesehatan fisik dan psikologis individu selama masa pandemik maupun dalam adaptasi tatanan hidup normal baru. Penelitian ini bertujuan untuk  mengidentifikasi pola perilaku keselamatan yang ditampilkan oleh masyarakat, khususnya para pekerja di masa normal baru. Variabel dalam penelitian ini, yaitu perilaku keselamatan dengan metode penelitian kuantitaif deskriptif. Survey digunakan sebagai metode pengumpulan data dengan subjek penelitian para pekerja yang bekerja di masa normal baru berjumlah 103 subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku keselamatan berada pada kategori Tinggi dan Sangat Tinggi dimana subjek mampu menampilkan perilaku keselamatan ketika berinteraksi di tempat umum, tempat kerja, dan di lingkungan rumah. Subjek tidak hanya menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur keselamatan, tetapi juga berpartisipasi dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman agar terhindar dari penyebaran virus corona ketika memasuki masa normal baru. Para pekerja sebaiknya tetap mempertahankan perilaku keselamatan dalam kehidupan sehari-hari, serta hasil penelitian ini menjadikan informasi bagi industri atau perusahaan untuk menentukan rencana tindak lanjut serta strategi pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja di masa normal baru.