Mohammad Nasir
Universitas Balikpapan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Terhadap Pengaturan Retribusi Pelayanan Pasar Dalam Perda Kota Balikpapan Nomor 9 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum Sebagaimana Diubah Dengan Perda Kota Balikpapan Nomor 4 Tahun 2017 Mohammad Nasir; Bruce Anzward
Jurnal de jure Vol 13, No 1 (2021): Jurnal De Jure
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jurnaldejure.v13i1.529

Abstract

Menurut Pasal 81 Perda Kota Balikpapan Nomor 9 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum sebagaimana diubah dengan Perda Kota Balikpapan Nomor 4 Tahun 2017, tarif retribusi pelayanan pasar ditinjau kembali paling lama tiga tahun sekali. Dalam konteks peninjauan kembali tersebut, artikel ini menganalisis bagaimana seharusnya perubahan tarif tersebut dilakukan, termasuk melakukan analisis terhadap pasal-pasal terkait retribusi pelayanan pasar yang terdapat dalamĀ  Perda tersebut. Tulisan ini menjawab dua pertanyaan, pertama, apa permasalahan hukum yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah Kota Balikpapan pelaksanaan retribusi pelayanan pasar. Kedua, ketentuan apa saja yang seharusnya diubah terkait pengaturan mengenai retribusi pelayanan pasar dalam Perda tersebut. Dengan menggunakan pendekatan normatif dalam analisis, artikel ini menyimpulkan bahwa pertama, permasalahan hukum dalam pelaksanaan retribusi jasa pasar adalah ketentuan tarif yang tidak lagi mengikuti indeks harga dan perkembangan ekonomi di Balikpapan; ketentuan mengenai objek dan subjek retribusi yang terdapat dalam beberapa pasal terkait baik memperluas maupun mempersempit pengertian yang terkandung dalam pasal lain. Kedua, pemerintah daerah harus mengubah Pasal 29, Pasal 30, Pasal 31, Pasal 32 beserta penjelasannya, dan Lampiran VI Peraturan Daerah tersebut. Perubahan tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa ketentuan dalam satu atau beberapa pasal memperluas atau mempersempit pengertian pasal lain. Selain itu, struktur dan besaran tarif retribusi jasa pasar yang ada sudah tidak lagi mengikuti indeks harga dan perkembangan ekonomi di Balikpapan.
Kesiapsiagaan Dan Kapabilitas BASARNAS Dalam Menangani Insiden Road Crash Di Jalur Darat Josafat Ricard Delfranc Oley; Lina Yuliana; Mohammad Nasir; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.993

Abstract

Insiden road crash di jalur darat merupakan salah satu keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat, terkoordinasi, dan profesional untuk meminimalkan korban jiwa serta dampak kerugian lainnya. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) sebagai lembaga yang berwenang dalam pelaksanaan operasi Search and Rescue (SAR) memiliki peran penting dalam penanganan kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan dan kapabilitas BASARNAS dalam menangani insiden road crash berdasarkan aspek sumber daya manusia, peralatan SAR, prosedur operasi standar (SOP), serta koordinasi lintas instansi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, analisis dokumen, dan wawancara terbatas dengan personel SAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan BASARNAS berada pada kategori baik, ditunjukkan oleh pelaksanaan pelatihan rutin, simulasi SAR, serta ketersediaan personel bersertifikasi. Namun, beberapa tantangan masih ditemukan, seperti keterbatasan peralatan khusus extrication, variasi kecepatan respon antar wilayah, serta kebutuhan peningkatan koordinasi dengan pihak kepolisian, dinas perhubungan, dan fasilitas kesehatan. Kapabilitas BASARNAS dalam penanganan road crash dinilai efektif, namun masih perlu penguatan pada integrasi sistem komando insiden dan peningkatan kemampuan teknis rescue. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk pengembangan strategi peningkatan kesiapsiagaan dan optimalisasi operasi SAR darat dalam menangani insiden road crash di Indonesia.