Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah Pasca Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Wuri Sumampouw; Kana Kurnia; Imam Ridho Arrobi
Jurnal de jure Vol 13, No 1 (2021): Jurnal De Jure
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jurnaldejure.v13i1.506

Abstract

Penelitian ini bermula pasca pemberlakuan undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja atau yang biasa dikenal sebagai omnibus law dikaitkan dengan dampak yang ditimbulkan terhadap usaha mikro kecil dan menengah (umkm). Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perlindungan hukum terhadap usaha mikro kecil dan menengah pasca pemberlakuan undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Metode yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa permasalahan umum yang dihadapi oleh UMKM, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan utang piutang terhadap mitra. Selanjutnya perlindungan terhadap UMKM sudah diatur dengan baik melalui UU Cipta Kerja dan PP Nomor 7 Tahun 2021 khususnya terkait perlindungan hukum karena saat ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah memberikan perhatian lebih dalam hal pembiayaan kepada UMKM yang meminta layanan bantuan dan pendampingan hukum seperti penyuluhan hukum, konsultasi hukum, mediasi, dan pendampingan di luar pengadilan.
URGENSI PENGESAHAN RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DI INDONESIA Robert Andarias; Wuri Sumampouw; Kesuma Bagaskara
PROSIDING SEMINASTIKA Vol 4 No 1 (2022): 4th SEMINASTIKA 2022
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/seminastika.v4i1.393

Abstract

Cooming soon
Tinjauan Hukum Terhadap Kasus Prostitusi Online yang Melibatkan Mucikari di Bawah Umur: (Studi Kasus: Perkara Nomor 25/Pid.Sus-Anak/2025/PN.Bpp) Ezrani Threedarti Boro; Sari Damayanti; Wuri Sumampouw
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 5 (2026): Mei
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i5.962

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong munculnya praktik prostitusi online yang semakin kompleks, termasuk keterlibatan anak di bawah umur sebagai pelaku maupun korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku prostitusi online yang melibatkan mucikari di bawah umur serta mengkaji bentuk perlindungan hukum dalam proses peradilan pidana anak, dengan studi kasus Perkara Nomor 25/Pid.Sus-Anak/2025/PN Bpp. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus melalui analisis bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi pidana terhadap anak pelaku telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Perlindungan Anak dan Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Putusan hakim mengkombinasikan pidana penjara dengan pembinaan dan pelatihan kerja, yang mencerminkan tujuan rehabilitatif. Namun demikian, masih diperlukan optimalisasi penerapan prinsip ultimum remedium agar pemidanaan penjara menjadi pilihan terakhir. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan anak dalam menangani kejahatan prostitusi online berbasis teknologi.