Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Tokoh Perempuan dalam Kaba Sabai Nan Aluih Karya M. Rasyid Manggis dan Novel Senandung Sabai Karya Vera Yuana (Kajian Sastra Bandingan) Yolani Erawati
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.932 KB) | DOI: 10.30651/lf.v4i1.3712

Abstract

Kaba Sabai Nan Aluih karya M. Rasyid Manggis dan novel Senandung Sabai karya Vera Yuana merupakan dua buah karya sastra yang belatarkan Minangkabau dan menjadikan perempuan Minangkabau sebagai tokoh utamanya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan membandingkan penggambaran tokoh perempuan dalam kaba Sabai Nan Aluih dan novel Senandung Sabai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitain ini menggunakan pendekatan strukturalisme instrinsik dan kajian sastra bandingan. Sumber data adalah teks dalam kaba Sabai Nan Aluih dan novel Senandung Sabai. Teknik analisis data menggunakan analisis mengalir, yaitu tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Tokoh perempuan dalam kaba Sabai Nan Aluih  dan tokoh perempuan dalam novel Senandung Sabai sama-sama digambarkan sebagai sosok perempuan yang memiliki kecantikan baik dari segi fisik maupun batin. Kedua tokoh, yaitu Sabai Nan Aluih dan Reana Sabai memiliki paras yang cantik, sifat yang baik, dan pemberani. (2) Perbedaan penggambaran tokoh perempuan dalam kaba Sabai Nan Aluih  dan novel Senandung Sabai terletak pada zaman dari kedua karya sastra diciptakan yang digambarkan dari cara berpakaian dan pekerjaan masing-masing tokoh. Perbedaan lain juga terlihat dari permasalahan yang dihadapi tokoh Sabai dalam kaba Sabai Nan Aluih dan tokoh Reana dalam novel Senandung Sabai.
The effectiveness of the Think Pair Share (TPS) method on explanatory text writing skills in terms of learning styles Yolani Erawati; Syahrul Ramadhan
BAHASTRA Vol 41, No 2 (2021): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bahastra.v41i2.20695

Abstract

This study aims to review the effectiveness of the think pair share method on explanatory text writing skills in terms of learning styles. This type of research is quantitative with the 2x2 factorial experimental method. The population in this study were eighth grade students of SMP Negeri 1 Kinali. Research data was collected using a questionnaire and performance test. Based on the results of data analysis, it can be concluded that (1) the explanatory text writing skills of students who study using the think pair share method are higher than students who study using conventional methods, (2) the explanatory text writing skills of students who have high learning styles who study with the think pair share method are higher than students who learn by conventional methods, (3) the explanatory text writing skills of students who have low learning styles who study with the think pair share method are higher than students who learn by conventional methods, and (4) there is an interaction between the think pair share method and learning styles in influencing the skills of writing explanatory texts.
Tokoh Perempuan dalam Kaba Sabai Nan Aluih Karya M. Rasyid Manggis dan Novel Senandung Sabai Karya Vera Yuana (Kajian Sastra Bandingan) Erawati, Yolani
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v4i1.3712

Abstract

Kaba Sabai Nan Aluih karya M. Rasyid Manggis dan novel Senandung Sabai karya Vera Yuana merupakan dua buah karya sastra yang belatarkan Minangkabau dan menjadikan perempuan Minangkabau sebagai tokoh utamanya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan membandingkan penggambaran tokoh perempuan dalam kaba Sabai Nan Aluih dan novel Senandung Sabai. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitain ini menggunakan pendekatan strukturalisme instrinsik dan kajian sastra bandingan. Sumber data adalah teks dalam kaba Sabai Nan Aluih dan novel Senandung Sabai. Teknik analisis data menggunakan analisis mengalir, yaitu tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Tokoh perempuan dalam kaba Sabai Nan Aluih  dan tokoh perempuan dalam novel Senandung Sabai sama-sama digambarkan sebagai sosok perempuan yang memiliki kecantikan baik dari segi fisik maupun batin. Kedua tokoh, yaitu Sabai Nan Aluih dan Reana Sabai memiliki paras yang cantik, sifat yang baik, dan pemberani. (2) Perbedaan penggambaran tokoh perempuan dalam kaba Sabai Nan Aluih  dan novel Senandung Sabai terletak pada zaman dari kedua karya sastra diciptakan yang digambarkan dari cara berpakaian dan pekerjaan masing-masing tokoh. Perbedaan lain juga terlihat dari permasalahan yang dihadapi tokoh Sabai dalam kaba Sabai Nan Aluih dan tokoh Reana dalam novel Senandung Sabai.
Potret Literasi Digital Mahasiswa dalam Pembelajaran Sastra Sembiring, Sri Ulina Br; Lande, Tri; Erawati, Yolani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 11, No 1: Metalingua, Edisi April 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v11i1.33144

Abstract

This study aims to describe the level of digital literacy among students in literary studies in the technological era. The method used is descriptive qualitative with 145 students of Indonesian Language and Literature Education Programme at Universitas Negeri Medan as subjects. Data were obtained through questionnaires and analysed descriptively. The results of the study show that the aspects of access and utilisation of digital technology obtained an average score of 3.87, the ability to search for and evaluate digital literary information 3.47, creativity in the production of digital literary content 3.56, and critical attitude and digital ethics 3.73, all of which are in the high category. Meanwhile, the aspect of collaboration in the digital space scored 3.39 (medium category). Overall, the students' digital literacy level was in the high category with an average score of 3.60. These findings indicate that students have been able to access, utilise, and behave ethically in the digital space, but still need to improve in collaboration. A learning strategy is needed to foster cooperation and critical digital literacy through creative projects and a practice-based digital curriculum so that students can become critical, creative, ethical, and collaborative users and creators of digital literature.
Studi Literatur Kesalahan Kebahasaan dalam Berbagai Teks Akademik pada Makalah Mahasiswa Universitas Negeri Medan Gladys Putri Ferica; Julia Sanekhalai Dachi; Siti Anggi Maisyaroh Hasibuan; Tahasya Octavia Br Simanjuntak; Yolani Erawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39274

Abstract

Kesalahan kebahasaan dalam karya tulis ilmiah mahasiswa masih sering ditemukan dan dapat memengaruhi kualitas penyampaian gagasan ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesalahan kebahasaan pada makalah mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur melalui teknik dokumentasi dan baca-catat terhadap enam makalah mahasiswa pada mata kuliah Gelombang dan Optik Fisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dominan terdapat pada aspek ortografi, morfologi, sintaksis, tanda baca, diksi, dan penulisan referensi. Kesalahan yang ditemukan meliputi penggunaan huruf kapital yang tidak tepat, penulisan imbuhan yang keliru, penggunaan kalimat tidak efektif, serta ketidaksesuaian penulisan istilah asing dan daftar pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi bahasa dan pembiasaan proofreading diperlukan untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik mahasiswa.
Analisis Kesalahan Tata Bahasa dan Ejaan dalam Buku Pendidikan Pancasila Berdasarkan Ejaan yang Disempurnakan Desta Friendty Romauli Sihombinga; Nurul Qadrina; Renata Pasaribu; Sazkia Amrina Haurissa; Shintia Monauli Sinurat; Yolani Erawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39377

Abstract

Pendidikan Pancasila adalah mata kuliah yang harus diambil di perguruan tinggi dan membutuhkan buku teks yang baik untuk membantu menyampaikan nilai-nilai yang ada. Namun, dalam pelaksanaannya, masih sering dijumpai buku teks yang mengandung kesalahan bahasa yang serius, sehingga bisa menyebabkan salah pengertian dalam ilmu pengetahuan dan mengurangi keabsahan akademis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, mengelompokkan, dan menganalisis jenis-jenis kesalahan bahasa yang terjadi di Tataran Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Ejaan dalam Buku Teks Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Alat penelitian ini adalah dokumen naskah digital buku teks yang telah diringkas menggunakan teknik menyimak dan mencatat untuk mengumpulkan kumpulan data tentang kesalahan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan ada 33 titik kesalahan bahasa yang utama. Kesalahan ini terjadi karena beberapa hal, seperti kesalahan ejaan atau ortografi yang disebabkan oleh kelalaian saat mengetik, kesalahan sintaksis yang membuat fungsi kata menjadi tidak logis, kesalahan morfologis yang berkaitan dengan afiksasi, dan fenomena orisinal yang muncul dari kesalahan transkripsi otomatis berbasis dikte (kesalahan speech-to-text). Hal ini menyebabkan penulisan tanda baca verbal seperti "titik" dan "koma" menjadi salah, menggantikan simbol grafik yang seharusnya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku panduan ini perlu melalui proses penyuntingan yang ketat setelah selesai diproduksi sebelum dibagikan secara luas. Penelitian ini disarankan sebagai panduan untuk para praktisi penerbitan, dosen, dan penulis buku ilmiah dalam meningkatkan standar penggunaan bahasa pada buku ajar nasional.
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia pada Artikel Ilmiah Pendidikan Fisika Universitas Negeri Medan : Kajian Morfologi, Sintaksis, dan Ejaan Shalsabilah Indah Ramadhani; Nanda Sawitri Silaen; Fadhiah As-Shifah Parinduri; Agustina Maylani Sianipar; Jesayas Sihombing; Yolani Erawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa pada artikel ilmiah pendidikan fisika dalam jurnal INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Universitas Negeri Medan yang mencakup aspek morfologi, sintaksis, dan ejaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa sebelas artikel ilmiah dalam jurnal INPAFI. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan teknik catat, kemudian dianalisis berdasarkan kaidah tata bahasa Indonesia dan Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesalahan berbahasa pada aspek morfologi, sintaksis, dan ejaan. Kesalahan morfologi meliputi penggunaan kata tidak baku dan kesalahan afiksasi. Kesalahan sintaksis meliputi penggunaan kalimat tidak efektif, pemborosan kata, dan penggunaan konjungsi yang tidak tepat. Kesalahan ejaan meliputi penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan kata depan. Berdasarkan hasil penelitian, kesalahan ejaan merupakan jenis kesalahan yang paling dominan ditemukan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia akademik dalam artikel ilmiah masih perlu ditingkatkan agar sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku.
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Teks Akademik Berdasarkan Kaidah EYD Edisi V Dyna Ester Gracetyna Ermawan Br Purba; Nurmaretta Tambunan; Aldi Hutagaol; Andini Rizki Vany Sinaga; Reynaldi Pakpahan; Yolani Erawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam teks akademik berdasarkan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia Edisi V. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dua artikel jurnal ilmiah bidang pendidikan fisika yang diterbitkan pada tahun 2020 dan 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca dan mencatat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi kesalahan berbahasa. Analisis mengacu pada teori kesalahan berbahasa serta ketentuan ejaan bahasa Indonesia yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 kesalahan berbahasa yang meliputi kesalahan ejaan, morfologi, sintaksis, tanda baca, diksi, semantik, dan konsistensi istilah. Kesalahan ejaan merupakan jenis kesalahan yang paling dominan dengan persentase 32,6%, sedangkan kesalahan semantik merupakan jenis kesalahan yang paling sedikit ditemukan dengan persentase 4,3%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan kaidah EYD Edisi V dalam penulisan artikel ilmiah masih perlu ditingkatkan melalui penyuntingan dan pemeriksaan naskah yang lebih cermat.
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Skripsi Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Berjudul "Pemanfaatan Cesium-137 sebagai Sumber Standar Kalibrasi pada Alat Ukur Radiasi Pen Dosimeter Type DMC 3000 SN.01A0734C” Elga Riani Pratiwi; Winda Sari Siregar; Florezita Pardede; Ardianis Waruwu; April Hamonangan Purba; Yolani Erawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39551

Abstract

Kesalahan berbahasa dalam skripsi berjudul Pemanfaatan Cesium-137 sebagai Sumber Standar Kalibrasi pada Alat Ukur Radiasi Pen Dosimeter Type DMC 3000 SN.01A0734C dideskripsikan dan dianalisis dalam penelitian ini. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan deskriptif. Naskah skripsi yang digunakan sebagai sumber data penelitian dipelajari dengan mempertimbangkan ejaan, morfologi, sintaksis, diksi, dan penggunaan istilah asing dan penulisan referensi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan simak-catat. Identifikasi, klasifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan adalah langkah-langkah yang digunakan dalam analisis data untuk mengidentifikasi kesalahan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73 kesalahan berbahasa ditemukan dalam 32 data (43,8%), kesalahan ejaan 9 (12,3%), kesalahan morfologi 9 (12,3%), kesalahan sintaksis 12 (16,4%), kesalahan diksi 11 (15,1%), dan kesalahan penggunaan istilah asing dan penulisan referensi 9 (12,3%). Jenis kesalahan yang paling sering ditemukan dalam skripsi ini adalah kesalahan ejaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia masih perlu diperhatikan dalam karya ilmiah mahasiswa. Ini terutama berlaku untuk penggunaan kaidah EYD, pemilihan kata, dan penyusunan kalimat ilmiah.
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Berdasarkan EYD dalam Penulisan Makalah Mahasiswa Pendidikan Fisika Elida Weny Rajagukguk; Enjelika Baringbing; Peronika Simamora; Santri Minarta; Zukhrufi Nahla; Yolani Erawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39560

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dalam makalah mahasiswa Pendidikan Fisika berdasarkan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia (EYD). Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap sepuluh makalah mahasiswa. Analisis dilakukan dengan mengkaji lima jenis kesalahan, yaitu ejaan, pemakaian tanda baca, huruf kapital, pilihan kata, serta keefektifan kalimat. Hasil penelitian memperlihatkan adanya 58 kesalahan yang tersebar pada seluruh kategori. Kesalahan ejaan merupakan yang paling banyak ditemukan, yakni 20 temuan (34%). Selanjutnya, kesalahan tanda baca sebanyak 16 temuan (28%), kesalahan huruf kapital 12 temuan (21%), disusul kesalahan diksi sebanyak 6 temuan (10%), dan kesalahan kalimat sebanyak 4 temuan (7%). Dominannya kesalahan yang bersifat mekanis menunjukkan bahwa mahasiswa masih belum menerapkan aturan penulisan sesuai EYD secara konsisten dan kurang melakukan penyuntingan terhadap tulisan mereka. Temuan ini menekankan perlunya penguatan kemampuan literasi kebahasaan, terutama terkait praktik penulisan dan penyuntingan teks ilmiah di perguruan tinggi. Peningkatan kompetensi kebahasaan diharapkan dapat mendukung kualitas penulisan ilmiah mahasiswa secara lebih optimal.