Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Integritas Akademik dan Data: Memahami, Menghindari, dan Mencegah Plagiarisme dalam Penulisan Akademik Arnila Pili; Alda Khafifah; Eveline Stephani; Taestin G Siboro; Nazwa Gadisa; Tri Indah Prasasti; Sri Ulina Br Sembiring
Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpkp.v1i2.7229

Abstract

Plagiarisme telah menjadi masalah krusial yang dapat merusak kepercayaan dan reputasi lembaga pendidikan. Makalah ini bertujuan untuk membahas permasalahan tersebut dengan mengeksplorasi risiko yang terkait dengan plagiarisme serta menguraikan strategi untuk memperkuat integritas akademik. Tujuan penelitian ini adalah menekankan tanggung jawab baik institusi maupun individu dalam mencegah praktik menulis yang tidak etis.Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis buku, jurnal, dan laporan resmi yang membahas plagiarisme serta etika ilmiah. Melalui metode ini, penelitian mengidentifikasi tidak hanya tantangan dalam menjaga keaslian karya, tetapi juga alat dan upaya edukatif yang diperlukan untuk meminimalkan plagiarisme. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran dan penyediaan panduan yang jelas merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik.Langkah efektif termasuk mengintegrasikan pelajaran tentang etika menulis ke dalam kurikulum, mendorong penggunaan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, serta membangun budaya yang menghargai orisinalitas dan kejujuran intelektual. Selain peraturan institusi, komitmen pribadi memiliki peran menentukan dalam memastikan karya akademik tetap autentik. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan bahwa membangun integritas akademik membutuhkan upaya yang seimbang: institusi harus menyediakan kebijakan dan sumber daya yang mendukung, sementara individu harus tetap bertanggung jawab atas tulisan mereka. Wawasan ini dimaksudkan sebagai panduan praktis bagi universitas dan peneliti dalam mengembangkan strategi pencegahan plagiarisme yang efektif serta meningkatkan kredibilitas karya akademik secara keseluruhan.
The phenomenon of begging in the comment columns of public figures’ Instagram account viewed by the lens of Media Ecology Theory Rafiqah Yusna Siregar; Mazdalifah Mazdalifah; Sri Ulina Br Sembiring
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i9.556

Abstract

The phenomenon of digital begging in Instagram comments by public figures reflects changing patterns of social interaction influenced by digital media. This study aims to analyze the practice of openly asking for help on social media through the lens of McLuhan's media ecology theory. Using a descriptive qualitative approach, this study combines thematic and critical discourse analyses of netizen comments directed at seven Indonesian public figures with a luxurious lifestyle. The analysis shows that these comments form a discourse pattern that emphasizes the glorification of wealth, emotional dependence, representations of suffering, and the legitimacy of public pleas. Media, in this case, Instagram, functions as a symbolic environment that shapes perceptions, behaviors, and social values. This study offers novelty by revealing the dark side of social media as a mediating space for economic hope and parasocial interaction while also highlighting the changing power relations between public figures and digital society. These findings broaden our understanding of the impact of media ecology on shaping communication culture in the platform era.