p-Index From 2021 - 2026
1.452
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inkofar
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN JOB SHEET BERBASIS ASSESMENT CHECKLIST PRAKTIKUM KERJA BANGKU MATA KULIAH PROSES MANUFAKTUR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI REGULER A ANGKATAN 2018 Agus Widodo
Jurnal Inkofar Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.788 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i1.149

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa pada praktek kerja bangku mata kuliah Proses Manufaktur dengan menerapkan job sheet berbasis assesment checklist. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Teknik Industri Reguler A tahun 2018 dengan jumlah mahasiswa 12 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Proses untuk meningkatkan motivasi mahasiswa dengan menggunakan job sheet barbasis assesment checklis dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam praktek kerja bangku. Dalam hal ini mahasiswa dituntut dapat memiliki motivasi tersendiri untuk bisa mengerjakan praktek  tersebut dari hasil yang diamati dari siklus 1 mahasiswa mengalami peningkatan sebelum melakukan praktek ada beberapa mahasiswa yang bertanya kepada dosen setelah dosen menjelaskan cara pengerjaannya, sebagian besar mahasiswa memperhatikan dosen menjelaskan dengan penerapan job sheet assesment checklist, mahasiswa lebih teliti dalam praktek kerja bangku. 2) Metode pembelajaran dengan menerapkan job sheet assesment checklist dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan mahasiswa serta mahasiswa lebih teliti dalam pengerjaan benda kerja selama proses pembelajaran praktik kerja bangku berlangsung meliputi: a) motivasi, b) tanggung jawab, c) hasil praktek kerja bangku. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menerapkan job sheet assesment checklist dapat meningkatkan motivasi keaktifan mahasiswa dalam praktek kerja bangku pada mata kuliah proses manufaktur .Kata kunci : jobsheet, assessment checklist, manufaktur, mahasiswa, praktik
MANFAAT METODE INQUIRY TERHADAP PENGAMATAN HASIL PRAKTIKUM LAS LISTRIK DI LABORATORIUM MANUFAKTUR POLITEKNIK META INDUSTRI CIKARANG Agus Widodo; Merdieco Rivandi
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.676 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.198

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine student achievement in the manufacturing process subject before giving treatment, to determine student achievement in the manufacturing process course after treatment, to determine whether there was an effect of the inquiry method on student achievement in the manufacturing process course and to find out whether there is a difference in learning achievement after treatment on the use of the inquiry method and the demonstration method. The type of research conducted by the researcher is Quasi Experiment. The research design used is Non Equivalent Control Group Design. The subjects of this study were third semester students (Industrial Engineering) at the Cikarang Industrial META Polytechnic. Data collection techniques were carried out through objective tests, observations of the welding process and assessment of welding results with performance. The results showed that the learning achievement of electric arc welding subjects before being given treatment in the control group and the experimental group had the same initial ability and the data results showed that there were still many students who had not finished. Learning achievement after being given treatment increased in both the control group and the experimental group. After learning with the inquiry method there is an influence on student learning achievement. Besides the effect, there are also differences in learning achievement after being given treatment, namely by comparing the results of the pretest and post-test, after the application of the demonstration method the test results have a significant percentage difference. Keywords: Inquiry Method, Learning Achievement, Electric Arc Welding  ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah proses manufaktur sebelum pemberian perlakuan, mengetahui prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah proses manufaktur setelah pemberian perlakuan, mengetahui ada tidaknya pengaruh metode inquiry terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata mata kulaih proses manufaktur dan mengetahui ada tidaknya perbedaan prestasi belajar setelah perlakuan pada penggunaan metode inquiry dan metode demonstrasi. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Quasi Eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III (Teknik Industri) di Politeknik META Industri Cikarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif, observasi terhadap proses pengelasan dan penilaian hasil las dengan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar mata pelajaran las busur listrik sebelum diberikan perlakuan pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen memiliki kemampuan awal yang setara dan hasil data menunjukkan masih banyak mahasiswa yang belum tuntas. Prestasi belajar setelah diberikan perlakuan mengalami kenaikan baik pada kelompok kontrol maupun kelompok eksperimen. Setelah pembelajaran dengan metode inquiry terdapat pengaruh pada prestasi belajar mahasiswa. Selain pengaruh terdapat juga perbedaan prestasi belajar setelah diberikan perlakuan yaitu dengan membandingkan hasil pretest dan post-test, setelah penerapan metode demonstrasi hasil tes memiliki persentase perbedaan yang cukup berarti .Kata kunci: Metode Inquiry, Prestasi Belajar, Las Busur Listrik
PERANCANGAN WELDING JIG UNTUK 2 JENIS KNALPOT DENGAN METODE VDI 222 DI PT. RC UNGGUL DAIHEN INDONESIA Agus Widodo; Fransisca Omega Putri
Jurnal Inkofar Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v6i2.220

Abstract

 This study aims to meet customer demand for the manufacture of welding jigs for 2 exhaust types, namely VL20 types 1 and 2, with reference to the previous welding jig, namely rotary welding jig. Where the welding jig rotary process can only be done for the welding process 1 type of exhaust only. Therefore the customer asked for a welding jig that can be used for welding processes with 2 types of exhaust at once. This aims to reduce the production cost of welding jigs. This study uses the VDI 2222 method in the design process, which is divided into several stages, namely analysis, conceptualization, design and completion. The results obtained in this study are the costs of making welding jigs VL20 types 1 and 2 are more expensive than the costs of making rotary welding jigs with a cost difference of Rp. 19,809.992. However, if viewed from the function of the VL20 welding jig type 1 and 2, it is much cheaper than the rotary welding jig because it is used for 2 types of workpieces or 2 different types of exhausts, so if the previous welding jig system was applied to the manufacture of welding jigs for the VL20 type 1 exhaust. and 2 then the manufacture will cost 2 times the cost of a rotary welding jig, which is Rp. 94,547,568 x 2 = Rp.189,095,136. and other advantages, namely saving production area.  Keywords : Welding jig, VDI 222, fixture, Cost
UPAYA MENURUNKAN DEFECT SILVER STREAKS PROSES INJECTION PADA PART LENS REFLECTOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DI PT SANWA ENGINEERING Agus Widodo
Jurnal Inkofar Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v7i1.284

Abstract

Upaya perusahaan untuk menjaga kualitas dari produk yaitu dengan menjaga agar proses produksi berjalan lancar dan mengurangi kerugian produksi yang diakibatkan oleh defect produk. Masalah yang sering dihadapi oleh industri injection molding adalah terjadi defect pada sebuah produk dalam proses produksi. Yaitu defect silver streaks tersebut disebabkan oleh banyak hal misalnya saja karena terjadi masalah saat proses produksi atau ada metode yang kurang tepat dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan ini adalah dengan melakukan observasi, studi literatur dari berbagai sumber mengenai defect pada mesin injection molding dan proses produksi dalam sebuah perusahaan dengan menggunakan metode seven tools dimana dengan metode ini dapat menganalisa serta mengetahui solusi yang dapat diterapkan untuk menurunkan defect silver streaks. Hasil dari penelitian ini adalah menurunnya defect silver streaks dari 327 pcs menjadi 137 pcs, apabila di persentasikan yaitu sebesar 2,56% dari total produksi sebesar 12.573. Setelah perbaikan turun menjadi 0,82% dari total produksi sebesar 16.626 selama tiga bulan.Kata Kunci: Defect Silver Streaks, Injection molding, Seven Tools.
PERANCANGAN JIG UNTUK PRODUKSI BRACKET DI PT PRO MECHANIC INDONESIA Widodo, Agus
Jurnal Inkofar Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v8i1.351

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah pemasangan produk yang sulit untuk dikerjakan dalam proses machining dikarenakan bentuk yang tidak beraturan dan permukaan yang tidak rata. Pengerjaan produk dalam jumlah banyak akan memakan waktu produksi yang lama apabila setiap produk dilakukan proses penyettingan berulang-ulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara observasi dan studi literatur dari berbagai sumber mengenai pembuatan jig and fixture. Pembuatan jig and fixture sangat berguna untuk proses produk dengan jumlah yang sangat banyak. Proses desain jig and fixture menggunakan aplikasi SolidWorks 2014 karena mudah digunakan, penggambaran 3D sangat baik dan realistis, penggambaran detail drawing 2D, annotation, section, thickness, dan 3D View cukup mudah dan secara otomatis dapat dilakukan tanpa membuat lagi satu demi satu. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui proses machining dan cara membuat desain jig and fixture dengan menggunakan aplikasi SolidWorks 2014. Penggunaan jig and fixture lebih efektif dilihat dari segi setting, waktu pengerjaan dan kemudahan dalam proses machining. Kata Kunci: jig and fixture, SolidWorks, desain, machining
ANALISIS NILAI MECHANICAL PROPERTIES GAS TUNGSTEN ARC WELDING (GTAW) PADA MATERIAL STAINLESS STEEL 304 DENGAN VARIASI HEAT INPUT MENGGUNAKAN METODE NDT Widodo, Agus; Rivandi, Merdieco; Prasetiyo, Joko
Jurnal Inkofar Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v7i2.302

Abstract

 ABSTRACTPT. XYZ is a company engaged in industrial gas, gas installation, tank / iso tank service, and various kinds of equipment related to industrial gas. Based on the source of the report data from thesection, workshop there is a fabrication process for industrial gas installations which often occurs in defects in the welding process which often results in failure in welding tests. The cause of welding defects can be due to incorrect welding procedures, inadequate preparation and can also be caused by equipment and consumables that do not meet standards. So, based on this, a research with the title. "Analysis of Mechanical Properties of Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) onMaterial Stainlees Steel 304 with Variation of Heat Input using themethod NDT at PT. XYZ. The test method that is often carried out at PT CYZ is themethod non-destructive test (NDT) using dye penetrant. Therefore, the method used in this research is the dye penetrant test. This welding test will not damage the results of the weld so that the welding defects that occur can be seen clearly and can be repaired. The purpose of NDT activities include detecting defects or discontinuity (above the surface, below the surface, and within a material), to measure the geometry of objects, and determine the chemical composition of the material. The result of this research is that the heat input of each specimen is influenced by the factors of current, voltage and welding speed. This is related to the welding speed on each specimen, where the welding speed is influenced by the welding time. Specimens given the highest current input have less welding time, this is because the process of melting filler metal and base matal is faster when compared to giving a low current input. It can be seen in specimens A and C in this study that welding defects have occurred, this occurs because the welding current welding process must be adjusted to what stages will be carried out, because each welding stage has a different seam thickness.  Keyword: Stainless steel 304, GTAW, Heat Input, NDT Dye Pentrant Test
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN JIG AND FIXTURE DENGAN MESIN COMPUTER NUMERICAL CONTROL (CNC) MILLING DI PT PRIMA ANUGRAH TEKNIK Widodo, Agus; Prasetiyo, Joko
Jurnal Inkofar Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v9i1.416

Abstract

ABSTRAK Perusahaan industri salah satunya yaitu industri manufaktur, dapat membantu di bidang perkembangan industri. Industri manufaktur menjadi salah satu yang berperan penting di dalam perkenomoian Indonesia . Kemampuan industri manufaktur untuk menghasilkan suatu produk yang dapat diperdagangkan dan menciptakan bagi banyak orang merupakan hal yang menjadi penyebab utama untuk perekonomian Indonesia. Perdagangan sektor industri manufaktur yaitu dengan melakukan ekspor ke luar negeri menjadi pengaruh besar. Hal ini membuat industri manufaktur Indonesia terus berkembang dan meningkatkan produktivitas dalam pembuatan produk yang dihasilkan agar lebih kompetitif di pasar global . Adapun produk yang dihasilkan oleh PT Prima Anugrah Teknik salah satunya yaitu produk NJUT6 Knuckle Joint. Produk-produk yang akan dibuat membutuhkan proses pengolahan dengan tingkat kesulitan yang berbeda dalam proses machining. Produk NJUT6 Knuckle Joint yang terbuat dari bahan stainless steel dengan proses pemesinan menggunakan CNC Milliing dan menggunakan Ragum Hidrolik. Produk ini diproduksi sebanyak 520 pcs pada bulan mei. Berdasarkan data hasil perusahaan pada proses produksi, dalam pembuatan awal tidak mendapatkan hasil 520 pcs dalam 1 bulan, yang dihasilkan hanya 416 pcs pada bulan mei. Oleh karena itu, diperlukan jig and fixture untuk mempermudah proses pembuatan suatu produk yang diproduksi. Jig and fixture dapat menjadi solusi yang dibutuhkan untuk proses produksi, karena produk yang dihasilkan dengan menggunakan ragum manual seringkali mengalami cacat produksi atau tidak sesuainya ukuran pada saat proses machining. Dalam proses pembuatannya memerlukan alat bantu jig and fixture, untuk mempermudah proses pembuatan njut6, ada beberapa langkah-langkah dalam pembuatan jig and fixture yaitu, design gambar jig and fixture yang dikerjakan di aplikasi solidwork 2018, selanjutnya proses machining proses pembuatan jig and fixture menggunakan aplikasi master cam dan cimco, kemudian masuk ke bagian perakitan yang akan di satukan dengan cara pengelasan, setelah selesai di rakit langkah selanjutnya akan dilakukan pengecekan serta di uji di mesin CNC milling untuk membuat njut6, apakah sudah sesuai dengan gambar kerja njut6, setelah selesai dari proses pengecekan, kemudian waktu yang dibutuhkan pada saat proses pembuatan njut6 menggunakan jig and fixture adalah 18 menit untuk setiap 4 pcs njut6, dengan waktu 18 menit dalam pembuatan sudah mengalami peningkatan kecepatan waktu dalam proses pengerjaan njut6, yang terakhir dalam proses pemasangan njut6 lebih mudah dan cepat dari pada menggunakan ragum Kata Kunci : Jig and Fixture, CNC Milling, solidwork, Produk, njut6