Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT DI RSUD Prof. Dr. H. M. ANWAR MAKKATUTU KABUPATEN BANTAENG Syamsul Ikhwan Jabbar; Hasmin Tamsah; Abu Bakar Betan
Jurnal Mirai Management Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.398 KB) | DOI: 10.37531/mirai.v2i2.65

Abstract

ABSTRAK Perawat merupakan tenaga profesional yang perannya tidak dapat dikesampingkan dari semua bentuk pelayanan rumah sakit. Peran ini disebabkan karena tugas perawat mengharuskan kontak paling lama dengan pasien. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng diantaranya faktor konflik peran ganda, stress kerja dan burnout. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan studi Cross Sectional Study. Penelitian ini akan dilaksanakan di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, rencana dilaksanakan mulai pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2016. Populasi adalah semua tenaga perawat wanita rumah sakit RSUD Prof. Dr. Anwar Makkatutu Kab. Bantaeng teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Dijadikan sampel berjumlah 130 orang. Data diperoleh dengan wawancara, observasi, dan kuesioner.Uji yang digunakan adalah uji Regresi Linear Sederhana dan Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan konflik peran ganda, stress kerja, burnout terhadap kinerja perawat wanita di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.Saran penelitian ini adalah Hasil penelitian ini diharapkan agar kiranya dapat meningkatkan kinerja perawat wanita dengan memperhatikan konflik peran ganda, stress kerja dan burnout di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng. Kata Kunci : Konflik Peran Ganda, Stress Kerja, Burnout, Kinerja Perawat. ABSTRACT Nurses are professionals whose role can not be excluded from all forms of hospital services. The role of nurses is due to task requires the longest contact with pasien. The aims of this study was to analyze the effect of factors on the performance of nurses in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency among others the double role conflict, job stress and burnout. The design study is an observational study using cross sectional study approach. This study was carried out in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency, the plan was conducted from October to December 2016. The population was all female hospital nurses Hospital Prof. Dr. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency sampling technique using simple random sampling technique. Sampled amounted to 130 people. Data collected from interviews, observations, and quationare used is a simple linear regression test and Chi-Square with significance level α = 0.05. The results showed that There is a significant influence dual role conflict, job stress, burnout on the performance of nurses in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng RegencyThe suggestion of this research is expected that results of this study would be able to improve the performance of female nurses by taking into account the dual role conflict, job stress and burnout in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency. Keywords: Dual Role Conflict, Job Stress, Burnout, Nurse Performance
PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP TERHADAP MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DARA’ KABUPATEN POLEWALI MANDAR Reskiana Amelia; Hamziah Hamsah; Abu Bakar Betan
Journal of Islamic Nursing Vol 1 No 2 (2016): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.82 KB) | DOI: 10.24252/join.v1i2.3973

Abstract

Dewasa ini masalah kesehatan telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat, maka semakin meningkat pula tuntutan masyarakat akan kualitas kesehatan. Hal ini menuntut penyedia jasa pelayanan kesehatan seperti rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik, tidak hanya pelayanan yang bersifat penyembuhan penyakit tetapi juga mencakup pelayanan yang bersifat pencegahan (preventif)untuk meningkatkan kualitas hidup serta memberikan kepuasan bagi konsumen selaku pengguna jasa kesehatan.Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan sesuai dengan tingkat kepentingan rata-rata pasien serta penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Dua unsur penting dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan adalah tingkat kepentingan pasien sebagai pengguna jasa dan pemenuhan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.Terdapat lima determinan mutu pelayanan menurut Kotler yaitu : Keandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empaty (kepedulian) dan berwujud (tangible). Desain penelitian adalah deskriptif kualitatif - kuantitaf dengan metode cross sectional. Dimana pasien rawat inap menjadi sampel, dengan jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 30 sampel. Hasil analisa uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan yang berarti antara penilaian harapan dan kenyataan yang diterima oleh pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dara’ Kab. Polman karena nilai significant level (2- tailed) lebih kecil dari 5%. Dan hasil analisa diagram kartesius menunjukkan bahwa pemberian informasi yang jelas dan mudah dimengerti dan pelayanan kepada pasien tanpa memandang status sosial dan lain - lain merupan hal yang perlu ditingkatkan pelaksanaannya oleh pihak rumah sakit.
PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP TERHADAP MUTU PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DARA’ KABUPATEN POLEWALI MANDAR Rezkiana Amelia; Abu Bakar Betan
Journal of Islamic Nursing Vol 1 No 2 (2016): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.82 KB) | DOI: 10.24252/join.v1i2.4963

Abstract

Dewasa ini masalah kesehatan telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat, maka semakin meningkat pula tuntutan masyarakat akan kualitas kesehatan. Hal ini menuntut penyedia jasa pelayanan kesehatan seperti rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik, tidak hanya pelayanan yang bersifat penyembuhan penyakit tetapi juga mencakup pelayanan yang bersifat pencegahan (preventif)untuk meningkatkan kualitas hidup serta memberikan kepuasan bagi konsumen selaku pengguna jasa kesehatan.Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan sesuai dengan tingkat kepentingan rata-rata pasien serta penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Dua unsur penting dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan adalah tingkat kepentingan pasien sebagai pengguna jasa dan pemenuhan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan.Terdapat lima determinan mutu pelayanan menurut Kotler yaitu : Keandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empaty (kepedulian) dan berwujud (tangible). Desain penelitian adalah deskriptif kualitatif - kuantitaf dengan metode cross sectional. Dimana pasien rawat inap menjadi sampel, dengan jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 30 sampel. Hasil analisa uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan yang berarti antara penilaian harapan dan kenyataan yang diterima oleh pasien rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dara’ Kab. Polman karena nilai significant level (2- tailed) lebih kecil dari 5%. Dan hasil analisa diagram kartesius menunjukkan bahwa pemberian informasi yang jelas dan mudah dimengerti dan pelayanan kepada pasien tanpa memandang status sosial dan lain - lain merupan hal yang perlu ditingkatkan pelaksanaannya oleh pihak rumah sakit.
Peranan Perawat dalam Tindakan Praktek Keperawatan Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien Care: Pengabdian Ikhsan Ibrahim; Musaidah; Warda M; Abu Bakar Betan; Rizki Andita Noviar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2272

Abstract

Pemenuhan kebutuhan spiritual merupakan komponen penting dalam memberikan pelayanan keperawatan yang bersifat holistik. Perawat memiliki peranan strategis dalam memberikan dukungan spiritual kepada pasien, baik melalui komunikasi terapeutik, doa, maupun pendampingan emosional. Namun, kenyataannya masih banyak perawat yang belum maksimal dalam mengintegrasikan spiritual care dalam praktik sehari-hari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran perawat dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perawat sebesar 35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta meningkatnya keterampilan praktis dan sikap empatik dalam memberikan spiritual care. Program ini diharapkan dapat menjadi model implementasi bagi rumah sakit dan institusi pendidikan keperawatan untuk mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan spiritual dalam standar pelayanan keperawatan.