Articles
Implementasi Blended learning Pada Mata Kuliah Matematika terapan Bagi Taruna Akademi Maritim Cirebon
Yosi Adiputra
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.898 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode blended learning pada perkuliahan matematika terapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara serta dokumen Ujian Akhir Semester (UAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan dengan metode blended learning belum berjalan secara maksimal dikarenakan jaringan yang belum merata serta sarana dan prasarana yang dimiliki dosen serta mahasiswa belum memadai. Selain itu, berdasarkan uji perbedaan dua rata-rata diperoleh hasil bahwa perkuliahan dengan metode blended learning tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan perkuliahan tatap muka.
Deskripsi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Mahasiswa Pada Mata Kuliah Matematika Terapan
Adiputra, Yosi;
Eka Putri, Handayani
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa pada mata kuliah matematika terapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri ditambah instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematis yang terdiri dari 4 butir soal dengan bentuk uraian. Analisis data kualitatif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di Akademi Maritim Cirebon, dengan subjek sebanyak 40 mahasiswa. Skor dari seluruh subjek kemudian dikelompokkan ke dalam 3 kelompok yaitu kelompok atas, menengah, dan bawah. Dari masing-masing kelompok diambil satu subjek untuk dilakukan analisis jawaban. Hasil penelitian ini adalah mahasiswa dapat berpikir lancar pada saat memecahkan masalah terkait mata kuliah matematika terapan, akan tetapi mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam berpikir originality. Sedangkan mahasiswa sudah cukup baik dalam berpikir luwes serta elaborasi.
Penerapan Single Truck Identification Data (STID) Untuk Menunjang Produktivitas Truk Pengangkut Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Priok
Qornita, Dwy;
Adiputra, Yosi
Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kemaritiman Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Maritim Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pelakasanaan single truck identification data di Pelabuhan tanjung priok. Proses penelitian ini telah dilaksanakan dilapangan dalam waktu 2 bulan , dengan bentuk observasi dan wawancara alamiah dengan partisipasi serta mengumpulkan dokumen atau dokumentasi. Dampak yang terjadi setelah diberlakukan Single Truck Identification Data (STID) di Pelabuhan Tanjung Priok adalah kendaraan bongkar muat khususnya trucking bisa lebih terorganisir dengan baik
Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Untuk Siswa SMK Pada Materi Statistika
Yosi Adiputra;
Handayani Eka Putri
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 6 No 2 (2020): Edisi Vol. 6 No. 2 Nopember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v6i2.1135
Menumbuhkembangkan kreatifitas perlu dilakukan karena kemampuan ini merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan pada zaman ini. Kemampuan berpikir kreatif juga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga dapat menghantarkan negara ke dalam posisi terkemuka atau paling tidak sejajar dengan negara-negara lain. Oleh karena itu, Pembelajaran perlu dirancang sedemikian rupa untuk memunculkan potensi kreatifitas siswa, termasuk pembelajaran matematika. Untuk mengetahui potensi tersebut diperlukan suatu alat ukur yang tepat. Pengembangan kemampuan berpikir kreatif perlu dilakukan sejalan dengan pengembangan cara mengukurnya. Tes kemampuan berpikir kreatif matematis (TKBKM) telah disusun dan divalidasi dari segi muka dan isi, serta memiliki koefisien validitas dan reliabilitas yang tinggi. Tes tesebut juga memiliki daya pembeda (DP) yang baik dan memiliki tingkat kesukaran (TK) yang sedang. Dengan demikian butir soal tes Kemampuan berpikir kreatif matematis (KBKM) ini dapat gigunakan dalam pengumpulan data. penelitian.
Pengaruh Strategi Konflik Kognitif Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Taruna Teknika Akademi Maritim Cirebon
Handayani Eka Putri Puput;
Yosi Adiputra
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 6 No 2 (2020): Edisi Vol. 6 No. 2 Nopember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v6i2.1141
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi konflik kognitif terhadap kemampuan pemahaman matematis taruna Akademi Maritim Cirebon. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh taruna tingkat I Akademi Maritim Cirebon Tahun Akademik 2020/2021. Sedangkan sampel penelitiannya adalah taruna Teknika tingkat I Akademi Maritim Cirebon sebanyak dua kelas. Kelas eksperimen adalah kelas yang mendapatkan perlakuan perkuliahan dengan menggunakan strategi Konflik Kognitif. Kelas kontrol adalah kelas yang mendapatkan perlakuan perkuliahan matematika konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman matematis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji nonparametrik Mann Whitney. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Rata-rata kemampuan pemahaman matematis taruna yang menggunakan strategi konflik kognitif lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemahaman matematis taruna yang menggunakan metode konvensional.
Pengaruh Teknik Think-Pair-Share Dalam Strategi Konflik Kognitif Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Handayani Eka Putri;
Yosi Adiputra
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 7 No 2 (2021): JUMLAHKU Vol. 7 No.2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/jumlahku.v7i2.1489
Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi geometri SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh teknik think-pair-share dalam strategi konflik kognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA Binaul Ummah Kabupaten Kuningan tahun pelajaran 2021-2022. Pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling dan didapat 2 kelompok dengan jumlah 58 siswa. Data yang diperoleh diambil dari jawaban soal tes kemampuan pemecahan masalah matemais berupa soal uraian sebanyak 5 butir soal yang valid dan reliabel. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai signifikansi (0,002) < α (0,05) artinya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol. Selain itu, diperoleh nilai Effect Size sebesar 0,45 yang menunjukkan bahwa teknik think-pair-share memberikan efek sedang pada strategi konflik kognitif Kata Kunci : Konflik Kognitif, think-pair-share, pemecahan masalah matematis AbstractThe Background of this research is low ability of mathematical problem solving on geometry material in high school. The aims of This research is to determine the effect of think-pair-share technique in cognitive conflict strategies to improve students' mathematical problem solving abilities. This research belongs to the type of quasi-experimental research. The population in this research are all class XII students of SMA Binaul Ummah, Kuningan, for the academic year 2021-2022. The research sample was taken using purposive sampling and obtained 2 groups with a total of 58 students. The data obtained were taken from the answers to the mathematical problem-solving ability test which consist of 5 question and it has valid and reliable. Quantitative data analysis was performed using the independent sample t-test. The results showed that the significance value (0.002) < (0.05) means that the increase in students' mathematical problem solving abilities in the experimental class is better than the control class. In addition, an Effect Size value of 0.45 was obtained, which indicates that the think-pair-share technique has a moderate effect on cognitive conflict strategies Keywords: Cognitive Conflict, think-pair-share, mathematical problem solving
Penerapan Model Problem Based Learning Berbasis Budaya Industri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMK
Yosi, Yosi Adiputra;
Puput, Handayani Eka Putri
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v3i2.2720
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya lulusan SMK yang tidak bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara kelompok yang mendapatkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbasis Budaya Industri (PBL-BI) dengan kelompok yang memperoleh pembelajaran biasa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Equivalent Pretest-Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK Teknologi Manufaktur Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak dua kelas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Independen Sample T-Test. Hasil dari penelitian ini adalah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model problem based learning berbasis budaya industri lebih baik dibandikan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran biasa. Kata Kunci : Problem Based Learning, Budaya Industri, Kreatif Matematis Abstract The purpose of this research was to examine the improvement of mathematical creative thinking skills between students who received learning with problem based learning model based on industrial culture and the students who received conventional learning. This research Non Equivalent Pretest-Postest Control Group Design. The population of this research is all students of class XII SMK Teknologi Manufaktur Indonesia using purposive sampling technique. Data were analysis by using Independent Sample T-Test. The result of this research are the improvement of mathematical creative thinking skills from students who get learning with the industrial culture-based problem-based learning model is significantly better than students who get conventional learning. Keywords : Problem Based Learning, Industrial Culture, Mathematical Creative
Penerapan Strategi Konflik Kognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Taruna Akademi Maritim Cirebon
Puput, Handayani Eka Putri;
Yosi Adiputra
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v3i2.2722
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara kelompok eksperimen yang mendapatkan perkuliahan dengan strategi konflik kognitif dengan kelompok kontrol yang mendapatkan perkuliahan biasa. Penelitian ini termasuk kedalam jenis kuasi eksperimen dengan desain Non Equivalent Pretest-Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa/taruna tingkat 1 Akademi Maritim Cirebon tahun pelajaran 2020/2021. Pengambilan sampel sebanyak 2 kelas dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan pemahaman matematis antara taruna yang mendapatkan perkuliahan dengan strategi konflik kognitif dengan taruna yang mendapatkan perkuliahan biasa. Kata Kunci : Strategi Konflik Kognitif, Pemahaman Matematis. Abstract The purpose of this research was to examine the improvement in mathematical understanding skills between experimental group who received lectures with cognitive conflict strategies and control group who received regular lectures. This research is a quasi-experimental type with a Non Equivalent Pretest-Postest Control Group Design. The population in this research were all level 1 students of Akademi Maritim Cirebon for the 2020/2021 academic year. Sampling of 2 classes was taken by using purposive sampling technique. Data analysis was performed by using Mann-Whitney test. The result of this research is there is a difference of improvement in mathematical understanding skills between students who get lectures with cognitive conflict strategies with students who receive regular lectures. Keywords : Cognitive Conflict Strategies, Mathematical Understanding
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA pada Materi Trigonometri
Putri, Handayani Eka;
Yosi Adiputra
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/gauss.v5i2.5559
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui deskripsi kemampuan koneksi matematis siswa SMA pada materi trigonometri serta kesalahan yang muncul dalam menyelesaikan soal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes kemampuan koneksi matematis yang terdiri dari 3 butir soal dengan bentuk uraian. Analisis data kualitatif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA di Kabupaten Cirebon, dengan mengambil sampel 3 siswa dengan kemampuan koneksi matematis tinggi, sedang, dan rendah masing-masing satu siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Siswa dengan kemampuan koneksi matematis (KKM) tinggi dan sedang secara bersama-sama mampu menyelesaikan soal koneksi matematis yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, akan tetapi siswa dengan KKM sedang belum mampu dengan sempurna dalam menyelesaikan soal yang memerlukan hubungan antar gagasan dalam matematika. Selain itu, siswa dengan KKM rendah belum mampu menyelesaikan soal instrument KKM dengan baik (2) Kesalahan yang sangat mendasar terlihat dalam melakukan operasi hitung pada pembagian, dimana pada pembilang dan penyebutnya terdapat operasi penjumlahan dan pengurangan. Kata Kunci: Koneksi Matematis, Trigonometri, Deskriptif
Korelasi antara Kemampuan Membaca dengan Kemampuan Komunikasi Matematis Taruna Akademi Maritim Cirebon
Yosi Adiputra;
Handayani Eka Putri;
Fathul Hidayati
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36312/10.36312/vol7iss2pp420-428
This research aims to determine the extent of the relationship between reading ability and mathematical communication skills among cadets at the Cirebon Maritime Academy. The method used in this study is a quantitative approach with a correlational research design. The sample consisted of 35 cadets majoring in nautical sciences who were selected as research participants. Data were collected through two different instruments, namely a reading ability test and a mathematical communication ability test, which were administered at separate times to avoid bias. The obtained data were then analyzed using a correlation formula to examine the relationship between the two variables. The results of the data analysis showed a correlation coefficient of 0.722. Based on the interpretation criteria of correlation coefficients, this value falls into the high category. These findings indicate a strong positive relationship between reading ability and mathematical communication skills, meaning that cadets with higher reading ability tend to demonstrate better mathematical communication skills