Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN DAERAH (SIMDA) DALAM PENGELOLAAN RETRIBUSI DAERAH PADA BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA MATARAM Ade Lestari; Baiq Anggun Hilendri Lestari; Lalu Takdir Jumaidi
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, Maret 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risma.v2i1.180

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan retribusi sebelum dan setelah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) serta kendala maupun solusi dari Badan Keuangan Daerah Kota Mataram terhadap pengelolaan retribusi daerah menggunakan SIMDA. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Adapun prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya SIMDA Keuangan pengerjaan penglolaan keuangan daerah mulai dari pengklasifikasian, pengikhtisaran hingga akhirnya terbentuk laporan keuangan dikerjakan secara otomatis dengan menggunakan sistem sehingga tentunya cukup baik karena memiliki ketepatan waktu, andal dan relevan.
SISTEM PENGENDALIAN INTERN PENERIMAAN KAS PD BPR NTB CABANG SELONG LOMBOK TIMUR Baiq Nini Ifani Rahayu; Baiq Anggun Hilendri Lestari; Lalu Takdir Jumaidi
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, Maret 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risma.v2i1.185

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi penerapan sistem pengendalian internal PD BPR NTB Lombok Timur khususnya mengenai penerimaan kas. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi terkait dengan sistem pengendalian intern penerimaan kas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PD BPR NTB Lombok Timur telah cukup baik dalam melaksanakan sistem pengendalian intern terkait dengan penerimaan kas baik dari pemisahan tugas, pemberian wewenang, pengamanan asset dan dokumen penting serta catatan dan dokumen yang digunakan telah memadai. Namun masih kurangnya perputaran jabatan atau posisi terkait di bagian penerimaan kas seperti kasir sehingga jika terjadi perputaran jabatan, maka dapat mengurangi potensi kecurangan, penyalah gunaan dokumen terkait kas.
PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PENYALURAN KREDIT DALAM HAL MENCEGAH TERJADINYA KREDIT MACET PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) KARYA SEJATI, DESA SUKARARA, KECAMATAN JONGGAT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Muh Rizaldi Primanandi; Baiq Anggun Hilendri Lestari; Lalu Takdir Jumaidi
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, Maret 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risma.v2i1.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengendalian internal penyaluran kredit dalam hal mencegah terjadinya kredit macet pada badan usaha milik desa (BUMDes) Karya Sejati. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Badan usaha milik desa Karya Sejati Desa Sukarara. Objek penelitian ini adalah komponen yang terkait sistem pengendalian intern penyaluran kredit, masalah yang dialami dalam pelaksanaannya dan solusi yang diambil dalam menanggulangi sistem pengendalian intern pemberian kredit. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan sistem pengendalian internal penyaluran kredit dalam hal mencagah terjadinya kredit macet pada BUMDes Karya Sejati Desa Sukarara telah berjalan dengan baik, (2) Permasalahan yang ditemukan pada yaitu terjadinya pembengkakan kredit yang disebabkan oleh tidak adanya aturan yang mengatur batasan maksimal penyaluran kredit, tidak adanya surat permohonan kredit dan survei nasabah yang dilakukan kurang optimal karena tanpa menggunakan formulir analisis kredit, (3) solusi yang dapat diambil yaitu BUMDes Karya Sejati membuat aturan mengenai batasan maksimal penyaluran kredit dan juga diharapkan menyediakan surat permohonan kredit serta dokumen verifikasi usulan kredit yang bertujuan untuk mempermudah dalam menentukan kelayakan calon nasabah dan dalam menentukan jumlah plafon yang dapat diberikan.
Analisis Rantai Nilai Produk Telur Asin Johanul Arifin; Animah; Lalu Takdir Jumaidi
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, Desember 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risma.v3i4.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep rantai nilai pada produksi telur asin di "Bersahabat Farm" yang mengaplikasikan konsep rantai nilai Porter Value Chain Framework dalam operasinya, memulai dari pemeliharaan bebek petelur hingga tahap penyimpanan, pengolahan, pencucian, penyortiran, dan pengemasan telur untuk memperpanjang masa simpan produk, meningkatkan harga jual, dan mengoptimalkan profitabilitas. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus untuk menganalisis penerapan rantai nilai dan nilai tambah pada produk telur asin di “Bersahabat Farm”. Peneliti melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan rantai nilai pada “Bersahabat Farm” dimulai dari proses inbound logistics berupa pengadaan telur bebek melalui pemeliharaan sendiri yang mencakup pembuatan kandang, perolehan bibit bebek, pemberian pakan, dan pengumpulan telur. Proses operations melibatkan pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Outbound logistics, yaitu distribusi produk ke konsumen. Marketing and sales dilakukan dengan opsi Cash on Delivery. Hasil penelitian menunjukan dengan analisis rantai nilai dapat ditemukan bahwa pengadaan bahan baku sendiri menghasilkan keuntungan Rp1.233.808 (45,01%), sedangkan pembelian dari supplier lain menghasilkan keuntungan Rp462.600 (14,03%). Perbedaan signifikan disebabkan kemampuan pemeliharaan sendiri mengendalikan biaya bahan baku