Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Pengaruh Campuran Batang Karet dengan Matriks Limbah Plastik (PP) pada Komposit Papan Partikel Terhadap Kekuatan Uji Tekan dan Uji Bending Dody Yulianto; Kurnia Hastuti; Hendra Suherman; Muhamad Mustaqim
Journal of Renewable Energy and Mechanics Vol. 1 No. 02 (2018): REM
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.707 KB) | DOI: 10.25299/rem.2018.1051

Abstract

Karet adalah tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat karena harga jual yang tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Akan tetapi beberapa fenomena yang terjadi belakangan ini menyebabkan harga jual karet menurun. Sehingga petani melakukan tindakan alih fungsi lahan perkebunan karet menjadi sawit. Karena adanya faktor ekonomi membuat petani beranggapan sawit lebih menguntungkan dibandingkan karet. Sehingga menghasilkan limbah batang karet yang begitu banyak , Maka penelitian ini mengunakan batang karet, Serta pengunaan matriks limbah plastik ( PP ) dalam pembuatan papan partikel. Tahapan penelitian dimulai dari penyaringan partikel batang karet dan pencacahan limbah plastik ( PP ), Pencampuran dan Pembentukan papan partikel, Sampai pada Pengujian. Untuk mengetahuai kekuatan papan partikel maka diperlukan pengujian mekanik seperti pengujian Tekan dan pengujian Bending sehingga dapat mengetahui nilai kekuatan tertinggi dari pencampuran partikel dan matriks. Adapun campuran yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 50% Partikel 50% Plastik , 60% Partikel 40% Plastik dan 70% Partikel 30% Plastik. Dari hasil pengujian yang dilakukan didapat kekuatan tekan tertinggi yaitu 6,48 MPa pada campuran 60% partikel 40% Plastik sedangkan untuk pengujian kekuatan tekan terendah yaitu 4,06 MPa pada campuran 70% Partikel 30% Plastik. Serta dalam pengujian bending didapat nilai tegangan tertinggi 7,71 MPa pada campuran 50% Partikel 50% Plastik sedangkan untuk pengujian bending terendah yaitu 5,10 MPa pada campuran 70% Partikel 30% Plastik. Dapat disimpulkan bahwa limbah batang karet dan plastik ( PP ) dapat digunakan dalam pembutan papan partikel sehingga menghasilkan suatu produk untuk kebutuhan masyarakat serta menggurangi dampak lingkungan yang tidak sehat, Diakibatkan menumpuknya Limbah Plastik dan Limbah batang Karet.
Efektivitas Regulasi Penyelenggaraan Praktik Penata Anestesi dengan STRPA dan SIPPA dalam Pelayanan Anestesiologi Perioperatif Rina Kumala; Hendra Suherman; Deaf Wahyuni
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.81459

Abstract

Dalam Pelayanan anestesiologi perioperatif Dokter Spesialis Anestesiologi perlu bermitrakerja dengan tenaga kesehatan yang dapat bersinergi secara kompeten, yaitu Penata anestesi yang dibuktikan dengan STRPA dan SIPPA. Saat ini masih banyak didapati penata anestesi yang berpraktik di Rumak Sakit negeri maupun swasta tanpa Surat Tanda Registrasi Penata Anestesi (STRPA) dan Surat Izin Praktik Penata Anestesi (SIPPA). Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa efektifitas regulasi tentang izin dan penyelenggaraan praktik penata anestesi. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan berlandaskan teori efektifitas hukum dan teori bekerjanya hukum dalam masyarakat. Hasilnya adalah regulasi sudah efektif ditinjau dari faktor undang-undangnya, namun belum efektif ditinjau dari faktor penegak hukum, sarana dan prasarana, masyarakat dan kebudayaannya. Adanya Penata Anestesi yang berpraktik tanpa STRPA dan SIPPA merupakan indikasi bahwa hukum tidak bekerja dalam masyarakat secara maksimal
EKSISTENSI KAJIAN AKADEMIK DALAM PEMBENTUKAN PERDA (STUDI PADA PEMBENTUKAN PERDA DI KABUAPTEN SOLOK SELATAN PERIODE 2004 – 2018) Dendi Kurniawan; Deaf Wahyuni Ramadhani; Hendra Suherman
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Edisi 3 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1778

Abstract

This study tries to find out how the existence of Academic Papers in the Formation of Regional Regulations in South Solok Regency, the mechanisms for preparing Academic Papers in the formation of Regional Regulations in South Solok Regency and what obstacles were faced by the formation of Regional Regulations in the preparation of Academic Papers in South Solok Regency (Period 2004 -2018).The research was carried out using descriptive juridical-normative and juridical-empirical research methods using statutory approaches (statute approach) and conceptual approaches (conceptual approach).The results of the study show that the existence of Academic Papers for the formation of Regional Regulations in Solok Regency from 2004 until the end of 2013 was not preceded by an Academic Study even though the laws and regulations ordered to include Academic Papers in the formation of Regional Regulations.Since 2014 the paradigm of the South Solok Regency Government has begun to change.Since 2014 until now the formation of (new) Regional Regulations has always even been obliged to be accompanied by Academic Papers.This shows that the current condition of the Regional Government of South Solok Regency views the position of Academic Papers in the formation of Regional Regulations as having a very important position.The mechanism for preparing Academic Manuscripts carried out in Solok Selatan Regency is not entirely in accordance with the provisions of the laws and regulations.Especially if the Academic Paper is prepared independently by SOPD without involving third parties.The obstacles faced in the preparation of Academic Papers were Juridical Constraints, namely obstacles that came from the uncertainty of the formulation of laws and regulations, and non-juridical obstacles, namely: lack of data, harmonization of time and quality of human resources owned by the Regional Government of South Solok Regency.