Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Teknologika

ANALISIS KEGAGALAN PRODUK PRESERED CONCRETE GIRDER I AKIBAT DEFORMASI CETAKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Eko Teguh Fiji Santoso; Choirul Anwar; Ghani Heryana
Jurnal Teknologika Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1267.688 KB) | DOI: 10.51132/teknologika.v10i2.79

Abstract

Presered concret I girder merupakan desain bentuk girder yang paling banyak digunakan pada bangunan struktur jembatan dan flyover di Indonesia, Untuk produksi PCI Girder memerlukan cetakan yang cukup kuat untuk menahan tekanan yang terjadi. Namun dalam kondisi aktual cetakan tidak mampu menahan tekanan beton dan getaran vibrator sehingga terjadi deformasi cetakan yang mengakibatkan dimensi produk berubah dari desain awal. Oleh karena itu untuk menganalisis masalah deformasi cetakan perlu dilakukan pengumpulan data aktual kemudian melakukan analisis yang terjadi pada cetakan.Salah satu metode yang dapat dipakai untuk menganalisis pergeseran cetakan yaitu dengan metode elemen hingga. Dari analisis metode elemen hingga yang dilakukan dengan menggunakan Solidworks, dari hasil analisis maka didapatkan tegangan maksimal yang terjadi 477200000 ????/????2 nilai tersebut melebihi yield strength matrial 206807000????/????2 sehingga cetakan mengalami lendutan 2,25mm serta pengaruh dari getaran vibrator dengan nilai lendutan sebesar 0,074 mm.Setelah analisis dilakukan maka tindakan rekomendasi dilakukan dengan cara menambah rangka dengan baja jenis UNP atau clamping untuk dudukan bracing dibagian tengah cetakan, kemudian dilakukan analisis statis sehingga nilai von mises dari cetakan berubah menjani nilai maksimal : 329800000 N/m^2 dan lendutan berkurang menjadi 0,952cm.
Pemilihan Desain Penutup Pintu Menggunakan Metode Pugh TB. U. Adi Subekhi; Fahad Zaqi Mukmin; Choirul Anwar
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.227

Abstract

Abstract The door is the main access to enter a room, which can also affect the effectiveness and safety of users. This research contains 3 design concepts regarding door closings using the principle of a pure 4 rod mechanism. Of the 3 design concepts, the most superior concept was selected using the Pugh method. Several parameters used in the selection of the Pugh method are mass, ease of processing, kinematic mobility, and yield strength of the system for each concept. A superior concept is a concept that has a small mass and yield strength system but has a large safety factor. Based on the analysis and design concept conclusions, the yield strength of the connecting rod system is 204 MPa and the yield strength of the slider rail system is 27.6 MPa. And the yield strength that occurs does not exceed/exceed the yield strength of the material used. The yield strength of galvanized is 300 MPa and the yield strength of aluminum is 276 MPa. While the safety factor on the connecting rod = 300 / 204 = 1.4. and Safety factor on the slider rail = 276 / 27.6 = 10.