Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Modification of Workstation of Lipa Sabbe Weavers as an Effort to Reduce Musculoskeletal Disorders (MSDs) Muhammad Azrul Syamsul; Helmy Gani; Rizky Maharja; Arni Julian; Andi Tenriola Fittri Kessi; Sitti Fatimah Rahmansyah; Habibi
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 2 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i2.14818

Abstract

Work with more loads and equipment design that is not ergonomic results in the use of more energy and riskywork postures. Working in a sitting position basically can reduce stress on the feet, energy consumption,and circulation requirements. Ergonomic workstation is an example of the application of ergonomics whichaims to create a balance between various aspects of each work system and process carried out as an attemptto create a high quality of work and quality of life, as well as an effort to prevent occupational injuries anddiseases. This study aimed at modifying the workstation to reduce MSDs among lipa sabbe weavers. Thisis a quasi-experimental study with one-group pretest-posttest approach to analyze differences in the levelsof MSDs before and after the intervention through modification of ergonomic workstation designs. Theparticipant selection technique used purposive sampling. The research instruments used were Nordic BodyMap questionnaire, camera, and anthropometric measurement tools. Data were analyzed using WilcoxonSigned-Rank Test. The result showed that there is a difference in the level of complaints after modificationof the work media of lipa sabbe weavers. It indicates that modification of work media can reduce MSDsamong lipa sabbe weavers.
Analisis Faktor Penyebab Low Back Pain pada Pekerja Pandai Besi Pembuat Parang di Desa Bungaiya Kabupaten Kepulauan Selayar Muhammad Azrul Syamsul; Sitti Fatimah Rahmansyah; Adi Tira
Jurnal Ilmiah OHSE (Occupational Health Safety Environment) MEDIA Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah OHSE Media (Occupational Health Safety Environment)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah adalah nyeri yang dirasakan di daerah punggung bawah, di antara sudut iga paling bawah sampai sakrum yang bisa terasa sampai bokong dan paha yang dapat dipengaruhi oleh posisi kerja, masa kerja, lama kerja dan IMT. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab low back pain pada pekerja pandai besi pembuat parang di Desa Bungaiya, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 33 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara, kuesioner dan observasi yang di analisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara postur kerja (0,000), masa kerja (0,000) dan lama kerja (0,004) dengan keluhan low back pain. Hal ini dikarenakan kursi yang digunakan tidak ergonomis yang membuat tubuh pekerja sering mengalami ketegangan otot serta lama kerja yang tidak efektif membuat punggung menjadi nyeri dan keram pada bahu. Sedangkan IMT (0,089) tidak berpengaruh dengan keluhan low back pain dikarenakan rata-rata pekerja memiliki massa tubuh yang seimbang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara postur kerja, masa kerja, lama kerja dengan keluhan low back pain serta tidak ada pengaruh IMT dengan keluhan low back pain. Disarankan kepada pekerja agar memperbaiki postur kerjanya, pekerja dengan masa kerja yang lama sebaiknya mulai menjaga kesehatannya serta pekerja dengan lama kerja tidak efektif sebaiknya mulai mengurangi intensitas pekerjaanya dengan tidak lembur.