Sri Rejeki Laku Utami
Universitas Selamat Sri

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Reviews in Civil Engineering

ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENATAAN LAHAN PARKIR DI PASAR PEGANDON, KABUPATEN KENDAL Puriyadi Argo Putrato; Sri Rejeki Laku Utami; Muhammad Bagus Setiawan
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 1 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i1.3770

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan rumus Z, analisis uji anova one way, dan mendeskripsikan kesadaran masyarakat terhadap penataan lahan parkir untuk mengetahui keadaan aktual di lapangan. Luas lahan parkir di pasar Pegandon untuk sepeda motor memiliki luas 300m² dengan satuan ruang parkir 0.75 meter x 2 meter dengan 200 petak parkir, sedangkan untuk lahan parkir mobil  seluas 300m², satuan ruang parkir 2.5 meter x 5 meter dengan 24 petak parkir. Jumlah keseluruhan lahan parkir di Pasar Pegandon 600m². Sehingga kurangnya kebutuhan lahan parkir di area pasar pegandon dalam penelitian selama satu minggu di area parkir sepeda motor yaitu sebesar  44 kendaraan, sedangkan untuk kurangnya kebutuhan lahan parkir mobil dalam penelitian di area parkir pasar Pegandon selama satu minggu di area parkir sepeda motor yaitu sebesar 10 kendaraan. Masyarakat yang menggunakan tempat parkir yang berada di Pasar Pegandon memiliki kesadaran yang kurang, karena belum mampu untuk melaksanakan kebijakan penataan area parkir di Pasar Pegandon. Faktor tersebut menjadi penghambat terealisasinya kebijakan suatu penerapan kebutuhan parkir di area pasar Pegandon, maka perlu diberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya penataan parkir. Dari hasil uji anova didapatkan nilai signifikan 0.035 yang lebih kecil daripada 0.05 yang berarti ada pengaruh kebutuhan lahan parkir terhadap penataan lahan parkir.
EVALUASI PERILAKU LALU LINTAS TERHADAP SELA KRITIS ARUS LALU LINTAS PADA SIMPANG TIGA DI JALAN SOEKARNO – HATTA KENDAL Sri Rejeki Laku Utami
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 1 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i1.3722

Abstract

Perilaku lalu lintas dari pengguna jalan maupun geometrik jalan juga menjadi faktor penunjang kelancaran arus lalu lintas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengoptimalan kinerja, karakteristik dan kapasitas lalu lintas, kuantitas untuk simpang 3 jalan Soekarno-Hatta Kendal arah perum Purin menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Pengambilan data dilakukan selama 3 minggu. Dalam sehari diambil 3 waktu pada saat jam sibuk, yaitu pukul 06.00-07.30, 11.00-12.30, 14.30-16.00. Pengolahan data menggunakan MKJI (1997) yang ditentukan berdasarkan kapasitas dan geometrik jalan pada simpang 3 jalan Soekarno-Hatta arah Purin. Pada simpang tersebut dibagi menjadi 3 golongan, yaitu Segmen A (dari Barat), Segmen B (dari Timur), Segmen C (dari Selatan).Karakteristik lalu lintas dan arus lalu lintas dari simpang tiga jalan Soekarno-Hatta Kendal arah Purin merupakan tipe jalan 4 lajur terbagi 4/2 D dengan kelas hambatan samping rendah dengan nilai FCSf = 0,94 berdasarkan lebar bahu 0,5 m. Faktor penyesuaian hambatan samping dan lebar bahu dengan maks. 0,5 m – 2 m. Pada simpang tiga jalan Soekarno-Hatta lebar jalur lalu lintas > 3,75 m, maka nilai FCW pada penyesuaian  kapasitasnya adalah 1,03.Hasil penelitian diperoleh data kondisi pada ruas jalan Segmen A, dengan volume = 3999,3 smp/jam, DS = 1,3, ITP = F. Kemudian pada Segmen B diperoleh volume = 2743,6 smp/jam, DS = 0,91, ITP = D, sedangkan pada Segmen C nilai volume = 249,9 smp/jam, untuk DS = 0,08, nilai ITP = A. Arus lalu lintas yang paling padat kendaraan terjadi pada hari Selasa dikarenakan volume arus lalu lintas mencapai 3999,3 dengan DS = 1,3, ITP = F. Dapat disimpulkan volume arus lalu lintas buruk, dikarenakan awal hari masuk kerja dan aktifitas minggu. Arus lalu lintas terpadat terjadi pada Segmen A dan Segmen B, yang menyebabkan pemberian kesempatan sela tolak-terima bagi pengguna jalan dari Segmen C harus seimbang guna mengendalikan dan mengurangi konflik pada simpang tiga jalan Soekarno-Hatta Kendal dengan cara pemberian petunjuk jalan yang jelas seperti traffic light bagi Segmen C.