Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH KABUPATEN KENDAL BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN Yeni Selfia
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 2 No 2 (2020): JPS Volume 2 Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah agar perekonomian masyarakat meningkat adalah dengan cara mengembangkan komoditas unggulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komoditas unggulan pertanian tanaman pangan di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal dan mengetahui strategi pengembangan komoditas unggulan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Kendal. Komoditas unggulan didapatkan dengan analisis LQ (Location Quotient) dan strategi pengembangan komoditas unggulan pertanian tanaman pangan dengan analisis A’WOT yaitu kombinasi analisis antara metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil analisis LQ komoditas unggulan pertanian tanaman pangan yang paling unggul di 10 wilayah kecamatan di Kabupaten Kendal yaitu padi sawah. Terdapat pula 10 kecamatan yang hanya memiliki satu komoditas unggulan ditetapkan sebagai komoditas unggulan utama. Kecamatan Limbangan adalah kecamatan yang paling banyak memiliki jenis komoditas unggulan tanaman pangan yaitu padi sawah, padi gogo, ubi kayu, dan ubi jalar. Pengembangan komoditas unggulan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Kendal berada pada posisi yang relatif kurang menguntungkan sehingga strategi yang harus dilakukan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia setempat melalui pelatihan-pelatihan dan sosialisasi, introduksi teknologi pertanian tepat guna, agar praktek pertanian lebih efektif dan efisien, melaksanakan operasi pasar secara berkala dan memutus rantai distribusi yang terlalu panjang dan meningkatkan sistem dan tatakelola air yang baik.
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO Yeni Selfia; Jihan Pradesi; Hajizah Azmi Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2022): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v5i1.1485

Abstract

ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village does not yet have a Temporary Shelter (TPS) so that garbage is disposed of in any place. The lack of public understanding, especially for housewives, regarding the methods of sorting waste, storing waste, transporting waste to processing household waste, causes the need to disseminate public understanding of household waste management in Truko Village. The purpose of this activity is to provide understanding, especially to housewives, about how to manage household waste. The implementation of this activity goes through 3 stages, namely (1) lectures to explain the study material, (2) questions and answers to determine the level of public understanding of the material presented, and (3) simulations to give direct examples of how to sort, store, transport and treat waste in accordance with with the type. This activity has a positive impact on increasing the knowledge of housewives regarding the definition of waste, types of waste namely organic, inorganic, and B3 (Dangerous and Toxic Waste), waste management starting from waste sorting, waste storage, waste transportation to waste processing, and understanding the impact indiscriminate disposal of waste both on health, the environment and socio-economic.Keywords: Waste Processing, Household Waste. ABSTRAKSalah satu masalah yang ada di Desa Truko adalah masalah sampah. Berdasarkan hasil pengamatan sampah tersebut bersumber dari sampah rumah tangga, baik itu sampah organik maupun anorganik. Desa Truko belum memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) sehingga sampah dibuang sembarangan tempat. Kurangnya pemahaman masyarakat terutama bagi ibu rumah tangga mengenai cara pemilahan sampah, pewadahan sampah, pengangkutan sampah hingga pengolahan sampah rumah tangga menyebabkan perlu dilakukannya sosialisasi pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Truko. Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman khususnya kepada ibu rumah tangga mengenai cara pengelolaan sampah rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan ini melalui 3 tahap yaitu (1) ceramah untuk memaparkan materi kajian, (2) tanya jawab untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat mengenai materi yang disampaikan, dan (3) simulasi untuk mencontohkan secara langsung cara pemilahan, pewadahan, pengangkutan dan pengolahan sampah sesuai dengan jenisnya. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga mengenai pengertian sampah, jenis sampah yaitu organik, anorganik, dan B3 (Buangan Berbahaya dan Beracun), pengelolaan sampah mulai dari cara pemilahan sampah, pewadahan sampah, pengangkutan sampah hingga pengolahan sampah, dan memahami dampak pembuangan sampah sembarangan baik itu terhadap kesehatan, lingkungan maupun sosial ekonomi.Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Sampah Rumah Tangga.
SOSIALISASI PRAKTIK PENGGUNAAN PESAWAT TANPA AWAK (DRONE) DI LINGKUNGAN PONDOK MODERN SELAMAT KENDAL Yeni Selfia; Abdul Majid; Dewi Bussaina Ghassani; Nanik Hidayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.8191

Abstract

ABSTRAKPondok Modern Selamat berbasis lembaga pendidikan formal disertai pendidikan agama dengan salah satu tujuan yaitu membentuk anak didik yang berakhlakul karimah yang dapat hidup di tengah laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu inovasi teknologi dalam dunia penerbangan adalah pesawat udara tanpa awak (drone) yang sudah mulai dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan seperti di bidang pemerintahan, pendidikan, bisnis, logistik, dan industri. Hal inilah yang menyebabkan perlu dilakukannya sosialisasi praktik penggunaan drone di lingkungan Pondok Modern Selamat. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman khususnya kepada santri, pendidik dan pengelola Pondok Modern Selamat tentang fungsi sekaligus cara pengoperasian drone. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pertemuan langsung untuk penyampaian materi oleh narasumber kepada santri tingkat SMA kelas 1, pendidik dan pengelola pondok Modern Selamat. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 50 orang. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan para santri, pendidik dan pengelola pesantren mengenai fungsi dan cara menggunakan drone. Teknologi drone merupakan salah satu teknologi terbaru yang perlu diperkenalkan kepada para santri, salah satu manfaat mempelajari drone yaitu drone berkontribusi sebagai media pembelajaran dalam kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan Pondok Modern Selamat. Kata kunci: drone; pondok modern selamat; kendal. ABSTRACTPondok Modern Selamat is based on formal educational institutions accompanied by religious education with one goal, namely to form students with good morals who can live in the midst of the rapid development of science and technology. One of the technological innovations in the world of aviation is unmanned aircraft (drone) which has begun to be used for various purposes such as in the fields of government, education, business, logistics, and industry. This is what causes the need to socialize the practice of using drones in the Pondok Modern Selamat environment. The purpose of this activity is to increase understanding, especially for students, educators and managers of Pondok Modern Selamat about the functions as well as how to operate drones. The method of implementing this activity is a direct meeting for the delivery of material by the resource person to the 1st grade high school students, educators and managers of the Modern Selamat boarding school. There were 50 participants involved in this activity. This activity has increased the knowledge of students, educators and pesantren managers regarding the functions and how to use drones.technology Drone is one of the newest technologies that needs to be introduced to students, one of the benefits of studying drones is that drones contribute as learning media in extracurricular activities in the Pondok Modern Selamat environment. Keywords: drone; pondok modern selamat; kendal.
Dampak Tumpang Tindih Keberadaan BRT Trans-Jateng (Mangkang -Weleri) terhadap Angkutan Umum Daerah di Kabupaten Kendal Sri Rejeki Laku Utami; Adib Wahyu Hidayat; Achmad Shochih; Yeni Selfia
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.917 KB) | DOI: 10.31284/j.jts.2021.v2i1.1780

Abstract

Transportation is a transfer from one place to another with a mode of transportation both land, sea and air. Public transportation is a mode of public service transportation that has a function in providing transportation services in the form of passenger comfort, very affordable fares and a sense of security for public transportation passengers.. This study was conducted to determine the overlap of the existence of BRT Trans Jateng (Mangkang-Weleri) on Regional Public Transportation in Kendal Regency as a solution or alternative policy that can be done to overcome the impact of the overlap. In this study using quantitative methods with observation techniques in the field, interview methods, questionnaires and documentation. The result of this study is the analysis of data that has been conducted field observations as well as the dissemination of questionnaires on the situation of BRT Trans Jateng passengers (Makang –Weleri) as a descriptive analysis. The results of this research data analysis showed the impact of overlap in BRT Trans Jateng (Mangkang-Weleri) on Regional Public Transportation in Kendal by 54.2%. Some alternative policies that can be done to reduce the impact of overlap such as scheduling the departure of public transportation BRT Trans Jateng (Mangkang-Weleri) can be conditioned with regional public transportation. In addition, there is a cooperation between the Provincial Government of Central Java and The Government of Kendal and the owner of AUD (Regional Public Transport) in Kendal Regency related to the departure schedule of the BRT Trans-Jateng (Mangkang-Weleri) bus fleet with Regional Public Transport.