Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendampingan Manajemen Keuangan UMKM: Penerapan Sistem Pembukuan untuk Menunjang Kinerja Keuangan Cafe Mon Kopi Sukoharjo Hadi Samanto; Tira Nur Fitria; Muhammad Cholis; Dewi Muliasari; Hetining Setyowati; Agus Marimin; Sri Laksmi Pardanawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19179

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Cafe Mon Kopi yang dilaksanakan pada bulan Maret 2025 untuk meningkatkan pengelolaan keuangan melalui penerapan sistem pembukuan yang lebih efisien dan terstruktur. Sasaran kegiatan mencakup pemilik dan manajemen Mon Kopi, karyawan yang terlibat dalam operasional harian, dosen dan mahasiswa sebagai pelaksana, serta masyarakat sekitar yang merasakan dampak tidak langsung dari peningkatan kualitas layanan dan produk. Kegiatan ini meliputi pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, survei, dan analisis laporan keuangan terdahulu sebagai dasar perancangan sistem pembukuan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Mon Kopi, beberapa kendala ditemukan, seperti kurangnya pemahaman pemilik dan karyawan mengenai akuntansi dan pembukuan, keterbatasan waktu untuk adaptasi terhadap sistem baru, rendahnya keterampilan dalam menyusun laporan keuangan, serta ketidakpastian dalam pemantauan keberlanjutan sistem pembukuan. Semua kendala ini diatasi melalui penyuluhan, pendampingan langsung, pendekatan bertahap dalam penerapan sistem, pelatihan lanjutan, penyediaan template Excel, serta monitoring dan mekanisme umpan balik berkala untuk memastikan keberlanjutan penerapan sistem pembukuan yang efisien. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan persiapan, sosialisasi dan penyuluhan, implementasi sistem pembukuan digital menggunakan Microsoft Excel, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan akhir dan rekomendasi. Seluruh proses didokumentasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat sekitar untuk memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Dengan penerapan sistem pembukuan yang lebih terstruktur, Mon Kopi diharapkan mampu meningkatkan akurasi laporan keuangan, mengurangi kesalahan pencatatan, mengelola arus kas lebih efisien, serta mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem pembukuan berbasis Microsoft Excel, disertai pelatihan dan pendampingan, berhasil meningkatkan pemahaman pemilik dan karyawan mengenai akuntansi dasar, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan keuangan secara akurat. Sistem ini membantu memantau arus kas, mengendalikan biaya, dan menyusun laporan laba rugi, neraca, serta arus kas secara tepat waktu. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan keuangan Mon Kopi, sekaligus menjadi pengalaman praktis bagi peserta kegiatan dalam menerapkan ilmu akuntansi dan ekonomi secara nyata.
USAHA TERINTEGRASI ANTARA TERNAK SAPI, KEBUN PISANG CAVENDISH, TERNAK LELE BERBASIS LIMBAH LOKAL UNTUK PENGUATAN UMKM DI DESA PALUR KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Darmanto; Yusup Hari Subagia; Wikan Budi Utami; Budiyono; Hadi Samanto; Sri Laksmi Pardanawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20596

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk UMKM di Kampung Karanganyar Desa Palur Kecamaan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. UMKM pertanian-peternakan di kampung ini masalah biaya pakan dan pupuk tinggi serta fluktuasi harga komoditas. Pengabdian ini bertujuan menerapkan usaha terintegrasi ternak sapi dengan pakan kulit ari kedelai, kebun pisang Cavendish dengan pupuk kotoran sapi dan air kolam lele, serta ternak lele dengan pakan kayu apu. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal dan demonstrasi plot pada lahan 100m² untuk kolam lele, 200 m2 kandang sapi dan 300 m2 untuk kebun pisang. Hasil menunjukkan usaha integrasi mampu menghemat biaya pakan sapi 60%, biaya pupuk pisang 80%, dan biaya pakan lele 50%. Keuntungan bersih UMKM Rp24 juta/tahun untuk lele, 20 jt untuk sapi dan 4 jt untuk pisang. Model ternak-tani-kolam terpadu berbasis limbah lokal layak diterapkan untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan ekonomi UMKM di desa ini. Kata kunci: integrasi pertanian, kulit ari kedelai, pisang Cavendish, kayu apu, UMKM ABSTRACT Rural MSMEs in agriculture-livestock sector face high feed and fertilizer costs and single commodity price fluctuations. This community service aims to apply an integrated system of beef cattle farming using soybean hull feed, Cavendish banana plantation fertilized with cattle manure and catfish pond water, and catfish farming using duckweed feed. The method used was Participatory Rural Appraisal and demonstration plot on 200m² land for 6 months. Results show the integration system can save 60% cattle feed cost, 80% banana fertilizer cost, and 50% catfish feed cost. MSMEs net profit increases by IDR 24 million/year with R/C ratio 5.83. In conclusion, the integrated crop-livestock-fish system based on local waste is feasible to improve MSMEs independence and economic resilience. Keywords: integrated farming, soybean hull, Cavendish banana, duckweed, MSMEs
ANALYSIS OF THE EFFECT OF PROMOTION, DISCOUNT, AND BRAND TRUST ON PERFUME PRODUCT PURCHASE DECISIONS IN SURAKARTA Ellyco Onny Pamungkas; Suhesti Ningsih; Muhammad Cholis; Hadi Samanto
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 10 No 2 (2026): IJEBAR: Vol. 10, Issue 2, June 2026
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v10i2.20031

Abstract

This study aims to analyze the influence of promotion, discounts, and brand trust on purchasing decisions for perfume products in Surakarta. The background of this research is based on the increasingly competitive perfume industry, where businesses are required to implement effective marketing strategies to attract consumers and maintain market competitiveness. This research employed a quantitative approach using a survey method. Primary data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents who had previously purchased perfume products in Surakarta. The sampling technique applied in this study was accidental sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression. Among the three independent variables, brand trust was identified as the most dominant factor influencing purchasing decisions, with the highest regression coefficient value of 0.56. Several statistical tests were also carried out, including classical assumption tests, partial t-tests, and coefficient of determination tests. The results of the study indicate that promotion, discounts, and brand trust each have a positive and significant effect on purchasing decisions. Furthermore, the coefficient of determination test showed an Adjusted R Square value of 0.885, which means that 88.5% of the variation in purchasing decisions can be explained by promotion, discounts, and brand trust, while the remaining 11.5% is influenced by other factors outside the scope of this study. In conclusion, promotion, discounts, and brand trust are important factors that should be considered by perfume business owners in developing effective marketing strategies to improve consumer purchasing decisions in Surakarta.
MEMBANGUN ORGANISASI KEREMAJAAN DAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN TEMPAT IBADAH DI DUSUN ASRIMULYO DESA KEYONGAN BOYOLALI Muhammad Cholis; Hadi Samanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20873

Abstract

Masjid sebagai tempat ibadah dan juga sebagai tempat kegiatan sosial kemasyarakatan. Masjid memiliki sumber dana dari masyarakat dan jama’ah seperti zakat, infaq, dan shodaqoh. Untuk itu masjid sudah seharusnya menerapkan sistem tata kelola yang terstruktur dan transparan. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk dapat mewujudkan fungsi masjid sebagaimana telah disebutkan dengan cara membentuk organisasi takmir masjid dan menyelenggarakan pelaporan keuangan masjid secara transparan. Lokasi kegiatan adalah Masjid An Nur, yang merupakan pengembangan dari Mushola An Nur, yang berlokasi di Dusun Asrimulyo, Desa Keyongan Kabupaten Boyolali. Dengan menggunakan metode pendampingan secara langsung atau On The Job Training, melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pengesahan, dan pelaksanaan. Diperoleh hasil kegiatan yaitu Masjid An Nur telah membentuk kepengurusan dalam struktur organisasi takmir Masjid An Nur. Dengan adanya takmir maka kegiatan yang dilaksanakan di Masjid An Nur dapat direncanakan dan dikoordinasikan dengan baik kepada semua pihak yang berkepentingan. Selain itu, Masjid An Nur juga menerapkan transparansi informasi keuangan. Yaitu dengan membuat papan informasi keuangan. Yang bertujuan memberikan informasi sisa dana, pemasukan, dan pengeluaran keuangan Masjid kepada masyarakat. Dengan demikian diharapkan Masjid An Nur dan masyarakat sekitar dapat berkembang bersama secara harmonis dari sisi religi dan juga ekonomi. Kata Kunci: Takmir, Transparansi, Tata Kelola Masjid.
Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Penerapan Akuntansi Sektor Publik, Pengendalian Akuntansi Terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Desa (Studi Kasus Pada Pemerintahan Desa di Kecamatan Banyudono) Retno Putri Hastuti; Hadi Samanto; Yuwita Ariessa Pravasanti
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol. 27 No. 1 (2026): JAP, Vol. 27, No. 01, Februari - Juli 2026
Publisher : ITB AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v27i1.20023

Abstract

This study aims to analyze the effect of budget target clarity, public sector accounting implementation, and accounting control on the performance accountability of village government agencies in Banyudono District. The method used in this study is quantitative. Data were obtained from distributing questionnaires to predetermined respondents using saturated sampling techniques. Data analysis techniques used in this study include descriptive statistics of respondents, validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The results of the study indicate that budget target clarity has a negative and significant effect on the performance accountability of government agencies with a calculated t of -4.655 which is absolutely greater than the t table of 1.658 and a significance of 0.000 <0.05. The application of public sector accounting has a significant effect on the performance accountability of government agencies with a calculated t value of 5.640 > t table of 1.658 and a significance of 0.000 <0.05. Accounting control has a significant influence on the performance accountability of government agencies, with a calculated t-value of 8.912 > t-table 1.658 and a significance level of 0.000 < 0.05). Keywords: Accountability, Accounting Control, Budget Target Clarity, Implementation of Public Sector Accounting, Village Government